Rabu, April 15, 2026
spot_img

Santri Yatim Dicabuli Pria yang Ngaku Anggota TNI

KOTA BEKASI – Seorang pria berinsial RBP yang mengaku sebagai anggota TNI diduga melakukan aksi pencabulan terhadap santri yang masih berusia 15 tahun. Terduga pelaku bukan merupakan pengurus pondok pesantren (ponpes).

Kasus ini sudah dilaporkan kepada Polres Metro Bekasi Kota pada Rabu , 11 Februari 2026, dengan nomor laporan polisi (LP) LP/B/506/II/2026/SPKT/POLRES METRO BEKASI KOTA/POLDA METRO JAYA.

“Memang pelaku seakan-akan menyampaikan ke pihak pengurus bahwa dia mengaku anggota TNI, seakan-akan donatur, jadi bisa lebih dekat dengan anak santri, jadi begitu modusnya. Adapun pengakuannya, yang bersangkutan Komcad namun sudah dipecat,” ujar tutur Kuasa Hukum Korban, Mohammad, Senin 23 Februari 2026.

Berita Lainnya  SC Muskab KADIN Jawab Isu 'Cawe-cawe', Bupati Aep : Semua Calon Orang-orang Terbaik dan Berintegritas

RBP beberapa kali melakukan kekerasan seksual terhadap korban dalam kurun waktu tiga bulan. Korban diketahui merupakan anak yatim. Pelaku juga selalu melakukan pencabulan di halaman parkiran sebuah mal di Jalan Alternatif Cibubur, Kota Bekasi.

“Kejadian 10 kali semuanya terjadi di parkiran mal dari Oktober-Desember 2025,” kata dia.

Untuk menutupi aksi bejatnya, pelaku juga kerap memberikan sejumlah uang dan bahkan memberikan handphone kepada korbannya, seolah-olah memberi kesan pelaku peduli terhadap korban.

Berita Lainnya  KPK Sita 250 Juta di Rumah Ono Surono, Kuasa Hukum : itu Uang Arisan Keluarga

“Pertama, korban merasa takut karena pelaku mengaku sebagai anggota TNI. Si pelaku masuk seakan-akan sebagai sosok ayah, makanya dikasih HP, dibelikan baju, diajak ke tempat makan mewah, setelah itu dilakukan perkosaan, jadi seperti itu modusnya,” jelas dia

Mohammad mengaku, bahwa korban dan juga pelaku awal bertemu tidak disengaja di depan rumah tahfidz yang tidak jauh dari ponpes.

Pintu masuknya, korban diberikan uang jajan, pada akhirnya diajak ke mal dibelikan baju, makanan. Kemudian, terjadi perkosaan di parkiran mal,” tegas dia.

Berita Lainnya  Viral Guru Ngaji Diamuk Massa karena Selingkuh dengan Istri Orang

Kasus ini terkuak saat pengurus pondok pesantren (ponpes) menaruh kecurigaan terhadap kondisi korban. Setelah itu, korban mengungkap perbuatan pelaku.

“Jadi, ketahuannya ialah saat pengurus pesantren ada kecurigaan dengan tingkah laku korban. Akhirnya pihak pesantren meminta HP dan ditemukan chat pelaku yang ada rasa sayang ke korban,” ujar dia. ***

Sumber : pojoksatu.id
Foto : ilustrasi net

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

JAKARTA - KPK kembali memanggil staf legal Lippo Cikarang, Ruri (RR), dalam perkara suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Ruri dipanggil...

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan