Minggu, Mei 10, 2026
spot_img

Pemkot Bekasi Naikan Honor RT Jadi Rp 750 Ribu dan RW Jadi Rp 1,25 Juta/bulan

KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi bersamaDPRD resmi menandatangani Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun 2025.

Dalam kesepakatan tersebut, pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp 7,244 triliun, sementara belanja daerah mencapai Rp 7,545 triliun.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjelaskan salah satu poin penting dari perubahan anggaran itu adalah kenaikan honorarium bagi ketua RT dan RW.

Mulai 2025, honor ketua RT naik dari Rp 500.000 menjadi Rp 750 ribu per bulan. Sementara itu, honor ketua RW meningkat dari Rp 750.000 menjadi Rp 1,25 juta per bulan.

Berita Lainnya  Menkeu Purbaya Minta Program MBG Lebih Efisien

Menurut Tri, kenaikan honor tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi RT dan RW dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.

Hal itu terbukti saat Kota Bekasi dilanda kerusuhan oleh sekelompok orang tak dikenal pada Minggu (31/8/2025) malam hingga Senin (1/9/2025) dini hari.

“Karena mereka sudah berkontribusi, apalagi mereka tunjukkan kemarin bagaimana mereka ikut bersama-sama menjaga Kota Bekasi,” ucap Tri saat ditemui di Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Rabu (3/9/2025).

Berita Lainnya  Bupati Aep: Karawang Perkuat Identitas sebagai Lumpung Pangan Nasional

Tri menambahkan, RT dan RW merupakan unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan di tingkat paling dasar.

“Karena bagaimanapun juga motor penggeraknya pemerintahan itu ada di level yang terkecil yaitu RT dan RW,” jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pemkot Bekasi Naikkan Honor Ketua RT dan RW Rp 500.000 Per Bulan”, Klik untuk baca: https://megapolitan.kompas.com/read/2025/09/03/10133581/pemkot-bekasi-naikkan-honor-ketua-rt-dan-rw-rp-500000-per-bulan.

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan