Senin, Agustus 10, 2026
spot_img

Menghidupkan Kembali Ideologi Bung Karno : Marhaenisme, Nasionalisme dan Trisakti

KARAWANG – Menutup rangkaian kegiatan Haul Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Karawang – Jawa Barat menggelar kegiatan ‘Dialog Kebangsaan’ secara terbuka untuk masyarakat umum, Senin (30/6/2025).

Dengan tema kegiatan ‘Warisi Apinya, Bukan Abunya’, PDI-P Karawang berharap semua elemen bangsa bisa kembali menghidupkan ideologi Sang Proklamator, didalam mengisi sendi-sendi kemerdekaan bangsa saat ini.

Politisi PDI-P Karawang, Dr. Anwar Hidayat SH.MH menyampaikan, paling tidak ada tiga hal yang menjadi ciri khas ideologi Bung Karno. Yaitu Marhaenisme, Nasionalisme dan Trisakti.

Berita Lainnya  Kang Jimmy 'Blak-blakan' Mesra Lagi dengan PKB

Menurutnya, Marhaenisme menekankan kepada ideologi kerakyatan yang berakar pada gerakan sosialisme dan anti-penindasan. Sementara Nasionalisme menekankan persatuan bangsa.

Dan Trisakti adalah sikap setiap individu atau negara yang berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

“Ya, sesuai dengan tema kegiatan kita hari ini, Warisi Apinya, Bukan Abunya, kita berharap semua elemen bangsa bisa kembali menghidupkan idelogi Bung Karno untuk mengisi sendi-sendi kemerdekaan,” tuturnya.

Anggota DPRD Karawang yang akrab disama Doktor Dede Anwar ini juga kembali mengingatkan tentang tujuan Proklamasi yang tidak hanya sekedar menjadi formalitas kemerdekaan bangsa terhadap penjajahan.

Berita Lainnya  Bukan Hanya Sekedar Masuk Senayan, PSI Miliki Target Besar di Pemilu 2029

Lebih dari itu, proklamasi juga menekankan kepada pentingnya kedaulatan dan kemandirian bangsa ditengah persaingan politik dan ekonomi global.

“Hari ini setiap individu negara harus kembali melakukan introspeksi diri, apakah SDM kita sudah siap bersaing di dunia globalisasi dan digitalisasi?,” kata Dede Anwar.

“Karena makna dan tujuan proklamasi tidak sekdar membebaskan kita dari penjajahan. Tetapi juga harus siap menyongsong kehidupan bangsa dan bernegara yang lebih baik dan bermartabat,” tutup Dosen di salah perguruan tinggi swasta Karawang ini.***

Berita Lainnya  Spektakuler! Survei LSI Sebut Tingkat Kepuasan Publik Atas Kinerja KDM Tembus 95,4%

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

‘Drag Race Maut’, 6 Penonton Meninggal, 11 Lainnya Luka-luka

SULAWESI - Sebanyak enam orang meninggal dunia dan 11 korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan, dalam insiden 'Drag Race Maut' pada ajang...

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan