Rabu, Agustus 12, 2026
spot_img

Layanan Pak Haji, Warga Bisa Lapor Masalah Apapun Hanya Lewat WhatsApp

100 hari masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh – H. Maslani, Pemkab Karawang – Jawa Barat meluncurkan program call center ‘Layanan Pak Haji’.

Hanya melalui pesan WhastApp (WA) ke nomor 0811-1409-1409, warga Karawang bisa melaporkan atau bertanya apapun berkait dengan pelayanan publik pemerintahan Karawang.

Yaitu dari mulai layanan kependudukan, pajak daerah, kedaruratan, kesehatan, ketenagakerjaan, pelayanan publik, perizinan, hingga seputar hal apapun tentang informasi Karawang.

Menanggapi program layanan call center ini, pemerhati pemerintahan Sony Adiputra SH mengpresiasi langkah Pemkab Karawang untuk terus memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat.

Berita Lainnya  Protes Pemadaman Listrik Bergilir, Pendemo Tumpahkan Bangkai Ayam

Namun demikian, Sony menilai jika program ‘Layanan Pak Haji’ ini kurang sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga baru segelintir masyarakat yang mengetahui layanan call center ini.

“Terobosan programnya saya acungi jempol. Karena program ini memberikan kemudahan informasi kepada masyarakat untuk mengetahui layanan publik, tanpa harus jauh-jauh datang ke kantor dinas tertentu. Hanya masalahnya kurang sosialisasi saja,” katanya.

Faktor lainnya, kata Sony, layanan call center ini masih belum menyebar di masyarakat karena kemungkinan pemilihan nama programnya yang kurang familiar.

Berita Lainnya  Sengketa Catut Nama Apoteker Melasuka Karawang Berujung Laporan Pidana

Berbeda dengan program call center ‘Lapor Pak Kapolres’ yang nama programnya familiar dan mudah dicerna masyarakat.

“Kalau layanan call center Lapor Pak Kapolres, masyarakat begitu baca langsung bisa paham. Tapi kalau layanan Lapor Pak Haji, orang masih menerka-nerka dan harus mencari informasinya lebih lanjut,” katanya.

Namun demikian apapun kekurangannya, Sony mengapresiasi atas terobosan program Pemkab Karawang ini.

“Ya berarti sekarang PR-nya tinggal gencarkan sosialisasi saja, baik lewat medsos maupun melalui rapat minggon kecamatan dan desa. Agar masyarakat lebih mengetahui mengenai program layanan Lapor Pak Haji ini,” tandasnya.***

Berita Lainnya  Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Siswa SMA Tewas Tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu – Tanggerang Selatan

TANGGERANG - Terjadi kecelakaan di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2026), setelah seorang pelajar SMA tewas tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL). Peristiwa yang terjadi sekitar...

Dugaan Korupsi KPR BTN, Manajemen PT. BAS Janji Koperatif dan Selesaikan Sengketa Konsumen

KARAWANG - Terkait dugaan korupsi KPR Bank BTN yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Karawang, Manajemen PT. Bumi Artha Sedayu (BAS) akhirnya angkat bicara. Plt. Direktur...

Bentuk Protes Harga Telur Terus Anjlok, Peternak di Yogyakarta Bagikan Ribuan Ekor Ayam

JOGJA - Ratusan peternak di DIY mendatangi kantor DPRD DIY, Senin (10/08/2026). Sebelum masuk ke gedung wakil rakyat tersebut, mereka terlebih dahulu membagi-bagikan ayam...

3 Kali Mangkir Panggilan, Kejari Bekasi Tahan Mantan Dirus Perumda Tirta Bhagasasi

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menahan mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi berinisial AEZ (35) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan...

2 Tahun Misteri Hilangnya Paramitha Titania Akhirnya Terungkap, Tulang Belulang Korban Ditemukan di Jurang

MOROWALI - Tulang belulang Paramitha Titania Anggelica (28), yang hilang sejak Juli 2024, ditemukan di dalam jurang Desa Kalono, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan