Minggu, Mei 10, 2026
spot_img

Layanan Pak Haji, Warga Bisa Lapor Masalah Apapun Hanya Lewat WhatsApp

100 hari masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh – H. Maslani, Pemkab Karawang – Jawa Barat meluncurkan program call center ‘Layanan Pak Haji’.

Hanya melalui pesan WhastApp (WA) ke nomor 0811-1409-1409, warga Karawang bisa melaporkan atau bertanya apapun berkait dengan pelayanan publik pemerintahan Karawang.

Yaitu dari mulai layanan kependudukan, pajak daerah, kedaruratan, kesehatan, ketenagakerjaan, pelayanan publik, perizinan, hingga seputar hal apapun tentang informasi Karawang.

Menanggapi program layanan call center ini, pemerhati pemerintahan Sony Adiputra SH mengpresiasi langkah Pemkab Karawang untuk terus memberikan pelayanan publik terbaik kepada masyarakat.

Berita Lainnya  Dugaan Korupsi Dinas PUTR Purwakarta, Oknum Pejabat Sodorkan 'Amplop Putih' ke Wartawan

Namun demikian, Sony menilai jika program ‘Layanan Pak Haji’ ini kurang sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga baru segelintir masyarakat yang mengetahui layanan call center ini.

“Terobosan programnya saya acungi jempol. Karena program ini memberikan kemudahan informasi kepada masyarakat untuk mengetahui layanan publik, tanpa harus jauh-jauh datang ke kantor dinas tertentu. Hanya masalahnya kurang sosialisasi saja,” katanya.

Faktor lainnya, kata Sony, layanan call center ini masih belum menyebar di masyarakat karena kemungkinan pemilihan nama programnya yang kurang familiar.

Berita Lainnya  'Ngaliwet Seribu Kastrol', Cara Unik Warga Purwakarta Syukuran Jalan Mulus

Berbeda dengan program call center ‘Lapor Pak Kapolres’ yang nama programnya familiar dan mudah dicerna masyarakat.

“Kalau layanan call center Lapor Pak Kapolres, masyarakat begitu baca langsung bisa paham. Tapi kalau layanan Lapor Pak Haji, orang masih menerka-nerka dan harus mencari informasinya lebih lanjut,” katanya.

Namun demikian apapun kekurangannya, Sony mengapresiasi atas terobosan program Pemkab Karawang ini.

“Ya berarti sekarang PR-nya tinggal gencarkan sosialisasi saja, baik lewat medsos maupun melalui rapat minggon kecamatan dan desa. Agar masyarakat lebih mengetahui mengenai program layanan Lapor Pak Haji ini,” tandasnya.***

Berita Lainnya  445 Jemaah Haji Asal Bekasi Kloter Pertama Pertama Dilepas

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan