Minggu, April 19, 2026
spot_img

Ketua DPRD Karawang Desak Pencairan ‘Uang Kadeudeuh’ Korpri

Kepala BKPSDM Karawang, Asip Suhendar terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Korpri Karawang secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Karawang periode 2025-2030, di Aula Husni Hamid Pemkab Karawang, Senin (21/4/2025).

Terpilihnya Asip diminta agar dapat menyelesaikan masalah pencairan uang kadeudeuh para pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) yang tertunda selama beberapa tahun terakhir.

“Masih banyak persoalan yang harus diselesaikan oleh dewan Pengurus Korpri Karawang yang baru. Salah satunya masalah pencairan kadeudeuh para pensiunan PNS yang sudah lama tertunda,” kata Ketua DPRD Kabupaten Karawang, H. Endang Sodikin.

Berita Lainnya  Anggota Dewan Tunjuk Rekanan Pokir, Gary : itu Tindak Pidana Korupsi

Pria yang akrab disapa HES ini mengungkapkan, dirinya mengaku sering menerima laporan para pensiunan PNS yang sudah lama menantikan pencairan uang kadeudeuh dari Dewan Pengurus Korpri Karawang.

Oleh sebab itu, pihaknya meminta persoalan yang dinilai cukup serius tersebut agar segera dituntaskan oleh pengurus yang baru.

“Masalah pencairan kadeudeuh para pensiunan PNS menjadi pekerjaan rumah terbesar bagi Dewan Pengurus Korpri Karawang yang baru. Karena hal itu sudah lama dinantikan oleh para pensiunan PNS,” ujarnya.

Berita Lainnya  Pimpinan DPRD Karawang 'Rapat Bahas Isu', Askun : Wakil Rakyat Kurang Kerjaan!

Dari informasi yang diperoleh, hingga Desember 2024, jumlah pensiunan PNS 2022-2023 yang belum mendapatkan uang kadeudeuh dari Korpri Karawang mencapai sekitar 700 orang.

Sehingga hak uang kadeudeuh PNS yang belum dibayarkan mencapai sekitar Rp 9,8 miliar.

Kondisi tersebut cukup disayangkan, karena uang kadeudeuh yang harus mereka dapatkan itu sebenarnya hasil tabungan para purna selama mereka aktif menjadi PNS.

“Penyelesaiannya harus cepat, jangan berlarut-larut. Karena mereka (para pensiunan PNS) sangat menunggu mendapatkan uang kadeudeuh itu,” katanya.

Berita Lainnya  Rp5,6 Miliar Anggaran Pulsa di DPPKB Karawang Disorot

Dalam kesempatan itu pihaknya juga menyarankan agar Dewan Pengurus Korpri Karawang yang baru melakukan recovery, untuk kemudian aset tersebut dikonversi untuk menuntaskan persoalan yang terjadi terkait dengan keuangan.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kang Ais Laporkan Dugaan Ijon Pokir Dewan ke Kejati Jabar?

KARAWANG - Salah seorang tokoh pergerakan Asep Irawan Syafei M.Si dikabarkan telah melaporkan dugaan ijon pokir Anggota DPRD Karawang ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa...

Sultan Kemnaker Bersiap Jadi Saksi Mahkota, Noel Minta ‘Tak Saling Serang’

JAKARTA - Pejabat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berjuluk Sultan Kemnaker mau menjadi saksi mahkota mengungkap kasus Immanuel Ebenezer (Noel), namun Noel minta tak saling serang. Sosok...

BGN Hamburkan Rp 1,5 Miliar untuk Beli Sikat dan Semir Sepatu

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat melakukan pengadaan barang berupa sikat dan semir sepatu menggunakan anggaran tahun 2025. Pengadaan barang ini dipublikasikan dalam...

Transformasi Kepemimpinan Tokoh Muda di Parpol Karawang, Apakah Partai Golkar akan Menyusul?

FAKTA politik menunjukan terjadinya transformasi kepemimpinan tokoh muda yang mendominasi peta perpolitikan di Kabupaten Karawang - Jawa Barat. Mereka-para tokoh muda bukan hanya sekedar mengisi...

46 Warga Karawang Keracunan MBG, Mayoritas Balita dan Ibu Menyusui

KARAWANG - Sebanyak 46 warga Desa Cariumulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Mayoritas dari mereka adalah balita...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan