Rabu, Mei 6, 2026
spot_img

Kekurangan Kelas, Mahasiswa Unsika Ngampus di Peti Kemas

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Meski berstatus kampus negeri, tetapi tidak semua hal menjamin kualitas Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

Kini, kampus favorit masyarakat Kota Pangkal Perjuangan ini tengah mengalami persoalan kekurangan 62 kelas.

Untuk ruang sementara kegiatan belajar mengajar, pihak kampus sampai harus mengeluarkan anggaran Rp 5 miliar untuk membeli kontainer atau peti kemas.

40 peti kemas ini bukan hanya dijadikan ruang kelas mahasiswa. Tapi juga ruang dosen, ruang rapat, toilet, kantin dan gudang.

Berita Lainnya  Wali Kota Bekasi Larang Keras Pungutan Sekolah dalam Bentuk Apapun, Kecuali Uang Kas Kelas

Peti kemas dibeli melalui sistem e- katalaog dan akan menjadi aset Barang Milik Negara (BMN) Unsika.

Pembelian peti kemas ini disebut-sebut sebagai solusi cepat untuk mengatasi persoalan kekurangan ruang kelas Unsika, kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Unsika, Indra Budiman ketika dikonfirmasi, melalui Humas, Anna.

Dan sampai saat ini, pihak kampus belum bisa menjelaskan sampai kapan mahasiswa Unsika akan terus belajar di dalam peti kemas. (DBS)

Berita Lainnya  Bupati Aep Warning Kepsek: Jangan Ada Penyimpangan Dana BOS
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan