Rabu, Agustus 5, 2026
spot_img

Kekurangan Kelas, Mahasiswa Unsika Ngampus di Peti Kemas

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Meski berstatus kampus negeri, tetapi tidak semua hal menjamin kualitas Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

Kini, kampus favorit masyarakat Kota Pangkal Perjuangan ini tengah mengalami persoalan kekurangan 62 kelas.

Untuk ruang sementara kegiatan belajar mengajar, pihak kampus sampai harus mengeluarkan anggaran Rp 5 miliar untuk membeli kontainer atau peti kemas.

40 peti kemas ini bukan hanya dijadikan ruang kelas mahasiswa. Tapi juga ruang dosen, ruang rapat, toilet, kantin dan gudang.

Berita Lainnya  Wacana Pemberlakuan SPP di SMA-SMK, KDM : "Cukup dengan Dana BOS"

Peti kemas dibeli melalui sistem e- katalaog dan akan menjadi aset Barang Milik Negara (BMN) Unsika.

Pembelian peti kemas ini disebut-sebut sebagai solusi cepat untuk mengatasi persoalan kekurangan ruang kelas Unsika, kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Unsika, Indra Budiman ketika dikonfirmasi, melalui Humas, Anna.

Dan sampai saat ini, pihak kampus belum bisa menjelaskan sampai kapan mahasiswa Unsika akan terus belajar di dalam peti kemas. (DBS)

Berita Lainnya  GMNI Ungkap 5 Kejanggalan Pelaksanaan SPMB di Kota Bekasi
Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

707 Siswa dan Guru di SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf

SEMARANG - Sebanyak 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Yaitu dimana 693...

KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

BANDUNG - Setelah membuka sayembara memburu dan menangkap para pelaku begal untuk diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi hidup, kini Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan