Minggu, September 20, 2026
spot_img

Arti Dasi Kuning Pak Prabowo di Puncak HUT Golkar ke-60 Tahun

DIDALAM politik kita tidak boleh sampai membenci, mencaci maki, atau bahkan menghardik lawan. Kita harus kembali kepada kepribadian asli bangsa Indonesia dari seluruh suku.

Begitulah kira-kira kalimat pidato seorang negarawan Presiden Prabowo Subianto, di kegiatan puncak peringatan HUT ke-60 tahun Partai Golkar, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2024) malam.

Melalui pidato politiknya tersebut, Pak Prabowo membuktikan sebagai alumni Partai Golkar yang sudah matang dalam berpolitik, memiliki jiwa seorang negarawan yang selalu mengedepankan kepentingan bangsa.

Bahkan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia sampai mengatakan, jika dasi kuning yang dipakai Pak Prabowo menunjukan bahwa ‘doktrin kekaryaan’ Partai Golkar masih melekat dalam hati sanubari seorang Prabowo Subianto.

Berita Lainnya  Prabowo Geram dan Sindir Pakar : "Saking Pintarnya Jadi Goblok...!"

Sehingga Presiden RI ke-8 selalu mengedepankan nilai-nilai prinsip mikul dhuwur mendem jero, mengangkat hal-hal kebaikan dan memendam hal-hal yang negatif, baik itu saat sebagai seorang ketua partai politik maupun sebagai negarawan.

Pak Prabowo memang pernah kalah pada konvensi Partai Golkar untuk bisa maju sebagai calon presiden pada tahun 2004. Tetapi 20 tahun kemudian berhasil menjadi Presiden Republik Indonesia.

Fakta sejarah perpolitik di Indonesia ini sampai pada sebuah keyakinan ucapan seorang Waliyullah almarhum KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang pernah mengatakan, bahwa Pak Prabowo akan menjadi Presiden di hari tuanya. Dan saya termasuk orang yang meyakini kalimat pernyataan itu.

Berita Lainnya  Rekening Bank untuk 200 Juta Warga, Sulit Lawan Prabowo di Pemilu 2029

Melalui tulisan ini, saya tidak hanya sekedar ingin menyampaikan ‘arti dasi kuning Pak Prabowo’ di puncak peringatan HUT Golkar ke-60 tahun. Lebih dari itu, saya juga ingin menyampaikan agenda politik Partai Golkar dalam membenahi sistem demokrasi seperti yang disampaikan Ketum Golkar.

Atas izin Pak Prabowo, Golkar akan berpartisipasi aktif di dalam merumuskan formulasi baru terhadap sistem politik di Indonesia yang berbiaya tinggi. Seperti yang disampaikan Ketum Golkar, harus ada formulasi yang tepat untuk sistem politik yang benar-benar baik untuk rakyat dan negara, demi mewujudkan cita-cita proklamasi.

Berita Lainnya  Rekening Bank untuk 200 Juta Warga, Sulit Lawan Prabowo di Pemilu 2029

Izin mengutif pernyataan Ketum Golkar, Partai Golkar akan memulai dialektika ini, kami akan merumuskan, kami akan memberikan satu pemikiran-pemikiran yang baik.

Karena tujuan negara bukan hanya demokrasi. Demokrasi hanya instrumen untuk mencapai tujuan politik. Sementara tujuan negara adalah mensejahterakan dan mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut mengambil bagian dalam ketertiban dunia.

Penulis
ABDUL AZIS, SE
Anggota DPRD Karawang/Politisi Partai Golkar

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Andre Taulany dan Amanda Rigby Sah Jadi Pasangan Suami-Istri

Andre Taulany dan Amanda Rigby sah menjadi pasangan suami istri (pasutri). Mereka melangsungkan pernikahan pada Minggu (20/9/2026). Prosesi akad nikah berlangsung dengan hangat dan khidmat...

KDM atau H. Jenal Aripin yang ‘Cuci Tangan’, Askun : “Kenapa Semua Jadi Merasa Paling Bersih?”

KARAWANG - Terkait siapakah sebenarnya yang sedang 'cuci tangan' dalam persoalan kerusakan Jalan Badami-Loji di Karawang Selatan akibat aktivitas truk bertonase muatan material tambang...

Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :”Saya Dalami Dulu ya!”

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hellyana kembali menjalankan tugas pemerintahan setelah resmi bebas dari Lapas Perempuan Pangkalpinang. Hellyana mengatakan dirinya akan kembali menjalankan tugas sebagai...

Hendak Transaksi Senpi, TNI Ringkus Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo

Personel TNI mengamankan Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan,...

Sempat Viral Diduga Ketahuan Selingkuh dengan Polisi di Dalam Mobil, Jaksa Cantik Franca Moniqa Dilantik Naik Jabatan

Jaksa Franca Moniqa Sayogi yang sebelumnya viral terkait dugaan perselingkuhan dengan anggota polisi di Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kini bertugas di Kejaksaan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan