Rabu, Agustus 5, 2026
spot_img

Arti Dasi Kuning Pak Prabowo di Puncak HUT Golkar ke-60 Tahun

DIDALAM politik kita tidak boleh sampai membenci, mencaci maki, atau bahkan menghardik lawan. Kita harus kembali kepada kepribadian asli bangsa Indonesia dari seluruh suku.

Begitulah kira-kira kalimat pidato seorang negarawan Presiden Prabowo Subianto, di kegiatan puncak peringatan HUT ke-60 tahun Partai Golkar, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2024) malam.

Melalui pidato politiknya tersebut, Pak Prabowo membuktikan sebagai alumni Partai Golkar yang sudah matang dalam berpolitik, memiliki jiwa seorang negarawan yang selalu mengedepankan kepentingan bangsa.

Bahkan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia sampai mengatakan, jika dasi kuning yang dipakai Pak Prabowo menunjukan bahwa ‘doktrin kekaryaan’ Partai Golkar masih melekat dalam hati sanubari seorang Prabowo Subianto.

Berita Lainnya  Penuhi Janji Kampanye Pilkada, Aep - Maslani Bersiap Bagikan LKS Gratis

Sehingga Presiden RI ke-8 selalu mengedepankan nilai-nilai prinsip mikul dhuwur mendem jero, mengangkat hal-hal kebaikan dan memendam hal-hal yang negatif, baik itu saat sebagai seorang ketua partai politik maupun sebagai negarawan.

Pak Prabowo memang pernah kalah pada konvensi Partai Golkar untuk bisa maju sebagai calon presiden pada tahun 2004. Tetapi 20 tahun kemudian berhasil menjadi Presiden Republik Indonesia.

Fakta sejarah perpolitik di Indonesia ini sampai pada sebuah keyakinan ucapan seorang Waliyullah almarhum KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang pernah mengatakan, bahwa Pak Prabowo akan menjadi Presiden di hari tuanya. Dan saya termasuk orang yang meyakini kalimat pernyataan itu.

Berita Lainnya  Bukan Hanya Sekedar Masuk Senayan, PSI Miliki Target Besar di Pemilu 2029

Melalui tulisan ini, saya tidak hanya sekedar ingin menyampaikan ‘arti dasi kuning Pak Prabowo’ di puncak peringatan HUT Golkar ke-60 tahun. Lebih dari itu, saya juga ingin menyampaikan agenda politik Partai Golkar dalam membenahi sistem demokrasi seperti yang disampaikan Ketum Golkar.

Atas izin Pak Prabowo, Golkar akan berpartisipasi aktif di dalam merumuskan formulasi baru terhadap sistem politik di Indonesia yang berbiaya tinggi. Seperti yang disampaikan Ketum Golkar, harus ada formulasi yang tepat untuk sistem politik yang benar-benar baik untuk rakyat dan negara, demi mewujudkan cita-cita proklamasi.

Berita Lainnya  Spektakuler! Survei LSI Sebut Tingkat Kepuasan Publik Atas Kinerja KDM Tembus 95,4%

Izin mengutif pernyataan Ketum Golkar, Partai Golkar akan memulai dialektika ini, kami akan merumuskan, kami akan memberikan satu pemikiran-pemikiran yang baik.

Karena tujuan negara bukan hanya demokrasi. Demokrasi hanya instrumen untuk mencapai tujuan politik. Sementara tujuan negara adalah mensejahterakan dan mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut mengambil bagian dalam ketertiban dunia.

Penulis
ABDUL AZIS, SE
Anggota DPRD Karawang/Politisi Partai Golkar

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Mulut Dilakban, Nenek ini Dirampok Tetangga Saat Mau Laksanakan Salat Dzuhur

JAKARTA - Seorang nenek bernama Hartati (61) datang ke Polsek Cakung melaporkan bahwa dirinya diikat lakban dan dirampok saat hendak melaksanakan salat. Pelaku adalah...

Menag Ajak Masyarakat Bersyukur Atas Kepemimpinan Prabowo karena Berada di Jalur yang Tepat

JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin mengajak seluruh peserta Zikir dan Doa Kebangsaan bersyukur dengan kondisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik. Menurut Nasaruddin, kepemimpinan di bawah...

Diduga Korban Konflik Adat, Jasad Pria di Mimika Ditemukan dalam Kondisi Tubuh Penuh Anak Panah

MIMIKA - Seorang warga bernama Jerren Uamang ditemukan tewas dengan puluhan anak panah menancap di tubuhnya di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika,...

707 Siswa dan Guru di SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Kepala BGN Minta Maaf

SEMARANG - Sebanyak 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Yaitu dimana 693...

KDM akan Beri Hadiah bagi Warga yang Bisa Memposting Keberadaan Warung Tramadol

BANDUNG - Setelah membuka sayembara memburu dan menangkap para pelaku begal untuk diserahkan ke pihak kepolisian dalam kondisi hidup, kini Gubernur Jawa Barat, Kang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan