Selasa, April 14, 2026
spot_img

Kasus Narkoba, Aktor Film Siksa Kubur Fachri Albar 3 Kali Ditangkap Polisi

Aktor Fachri Albar kembali ditangkap karena narkoba. Ini merupakan penangkapan kedua kali setelah kasus obat-obatan pada tahun 2018, dan jadi kasus narkoba ketiga si aktor.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Vernal Armando Sambo, menjelaskan pada Selasa (22/4/2025) malam, Fachri Albar ditangkap di rumahnya di kawasan Cirendeu, Jakarta Selatan, pada Minggu, 20 April 2025. Penangkapan dilakukan jam 8 malam WIB.

Setelah penangkapan, pemeran film Siksa Kubur itu ditahan hingga hari ini. Kasus narkoba yang melibatkan aktor yang juga pemain band itu masih didalami dan akan menyusul akan dirilis oleh polisi.

Saat ditangkap, Fachri Albar sedang sendirian. Hal ini juga dikonfirmasi oleh pihak kepolisian.

“Yang bersangkutan sendiri. Kami mengamankan FA sendiri,” tutur Vernal Armando Sambo.

Sementara itu detail soal obat-obatan yang digunakan putra Achmad Albar itu belum diberitahukan. Polisi berjanji memberi penjelasan dalam beberapa waktu ke depan lewat tim Humas mereka.

“Untuk jenis narkotika yang sedang kita dalami. Nanti untuk lebih jelasnya akan disampaikan oleh Humas, nanti konfirmasi ke teman-teman sekalian,” tambah Vernal.

Sebelumnya, Fachri Albar pernah ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan narkotika pada tahun 2018. Saat itu, polisi menemukan barang bukti berupa satu plastik klip sabu seberat 0,8 gram, 13 tablet dumolid, dan puntung lintingan ganja bekas pakai.

Fachri Albar lalu divonis tujuh bulan menjalani rehabilitasi atas kasus narkoba. Sidangnya digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 10 Juni 2018.

Di tahun 2007 dia pernah masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) setelah polisi menemukan 1,2 gram kokain dalam kotak obat di kamarnya. Fachri Albar kemudian menyerahkan diri ke BNN. Setelah tes urine, dia tidak terbukti menggunakan narkoba.

Sumber : Detik

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Wagub Krisantus Bakal Cium Lutut KDM, Jika Bisa Bangun Kalbar

SINTANG - Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Krisantus Kurniawan menanggapi keinginan warga yang ingin “meminjam” Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi untuk memperbaiki jalan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan