Kamis, November 5, 2026
Google search engine

Kasus Narkoba, Aktor Film Siksa Kubur Fachri Albar 3 Kali Ditangkap Polisi

Aktor Fachri Albar kembali ditangkap karena narkoba. Ini merupakan penangkapan kedua kali setelah kasus obat-obatan pada tahun 2018, dan jadi kasus narkoba ketiga si aktor.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Vernal Armando Sambo, menjelaskan pada Selasa (22/4/2025) malam, Fachri Albar ditangkap di rumahnya di kawasan Cirendeu, Jakarta Selatan, pada Minggu, 20 April 2025. Penangkapan dilakukan jam 8 malam WIB.

Setelah penangkapan, pemeran film Siksa Kubur itu ditahan hingga hari ini. Kasus narkoba yang melibatkan aktor yang juga pemain band itu masih didalami dan akan menyusul akan dirilis oleh polisi.

Saat ditangkap, Fachri Albar sedang sendirian. Hal ini juga dikonfirmasi oleh pihak kepolisian.

“Yang bersangkutan sendiri. Kami mengamankan FA sendiri,” tutur Vernal Armando Sambo.

Sementara itu detail soal obat-obatan yang digunakan putra Achmad Albar itu belum diberitahukan. Polisi berjanji memberi penjelasan dalam beberapa waktu ke depan lewat tim Humas mereka.

“Untuk jenis narkotika yang sedang kita dalami. Nanti untuk lebih jelasnya akan disampaikan oleh Humas, nanti konfirmasi ke teman-teman sekalian,” tambah Vernal.

Sebelumnya, Fachri Albar pernah ditangkap polisi atas kasus penyalahgunaan narkotika pada tahun 2018. Saat itu, polisi menemukan barang bukti berupa satu plastik klip sabu seberat 0,8 gram, 13 tablet dumolid, dan puntung lintingan ganja bekas pakai.

Fachri Albar lalu divonis tujuh bulan menjalani rehabilitasi atas kasus narkoba. Sidangnya digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 10 Juni 2018.

Di tahun 2007 dia pernah masuk dalam DPO (daftar pencarian orang) setelah polisi menemukan 1,2 gram kokain dalam kotak obat di kamarnya. Fachri Albar kemudian menyerahkan diri ke BNN. Setelah tes urine, dia tidak terbukti menggunakan narkoba.

Sumber : Detik

 

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

8 Anggota Polresta Karawang Diperiksa Propam Polda Jabar, Gegara Bebaskan Pengedar OKT

KARAWANG - Sebanyak delapan anggota Polresta Karawang saat ini diperiksa Bidang Propam Polda Jawa Barat (Jabar), setelah mereka membebaskan seorang pengedar obat keras tertentu...

Video Lawas Jokowi Soal Data Intelejen Kembali Viral Pasca Penetapan Tersangka Listyo Sigit

JAKARTA - Video lawas pernyataan Joko Widodo (Jokowi) pada September 2023 kembali viral di media sosial, setelah Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal (Purn)...

Kepsek SDN 15 Woja Dibacok Pemuda Saat Mengajar Dalam Kelas, Murid dan Guru Berhamburan Ketakutan

DOMPU - Kepala Sekolah (Kepsek) Dasar Negeri (SDN) 15 Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), Mahfud diserang oleh seorang pemuda menggunakan senjata tajam...

‘Gercep’ Tangkap Pelaku Pencabulan, Bupati Aep Apresiasi Polresta Karawang

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Karawang yang bergerak cepat (gercep) menangkap pemilik warung kelontong berinisial FR atau...

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

Hukum

Mahfud MD : Ini Kejahatan Serius dan Berpotensi Dijerat Pasal Makar

JAKARTA - Mahfud MD menilai penetapan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal (tapping) terhadap Presiden Prabowo Subianto dan...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan