Minggu, November 8, 2026
Google search engine

Blusukan Wabup Bekasi ke Perusahaan Dituding Agenda Politik

Blusukan Wakil Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) dan Anggota DPRD dari Partai Buruh ke sejumlah perusahaan di kawasan industri untuk memastikan tersedianya lowongan kerja (loker) bagi masyarakat lokal, dituding bermuatan politik.

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Jiovanno Nahampun, menilai langkah tersebut sarat kepentingan politik dan bertujuan melindungi Disnaker yang tengah disorot terkait data pelatihan dan penyaluran tenaga kerja.

“Saya rasa kunjungan wakil bupati Bekasi terkait kunjungan ke perusahaan-perusahaan itu bukan sekadar untuk mencari lowongan kerja, tapi agenda politik dan mengamankan Disnaker,” ujar Jio, sapaan akrabnya kepada Radar Bekasi, Kamis (24/4).

Anggota Pansus LKPJ ini menilai, wakil nupati seharusnya mengevaluasi Disnaker yang dinilai tidak transparan terkait data pelatihan dan penyaluran tenaga kerja tahun 2024.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bentuk Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual

“Seharusnya wakil bupati menegur Disnaker untuk terbuka soal calon pekerja yang sudah dilatih dan disalurkan ke perusahaan. Karena sampai sekarang, pansus LKPJ tidak menerima,” katanya.

Jio juga menyayangkan langkah wakil bupati yang melakukan kunjungan sebelum memperbaiki kinerja Disnaker.

“Disnaker belum dibereskan tapi langsung dijalanin. Bagaimana mau beres, bagaimana mau bentuk pelatihan kerja, sedangkan Disnaker tidak terbuka soal angkatan 2024, yang sudah menghabiskan anggaran banyak,” bebernya.

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan itu bahkan menduga kunjungan wakil bupati tidak mendapat izin dari Bupati. Kekecewaan juga ia sampaikan terhadap Surohman, anggota DPRD dari Partai Buruh yang ikut dalam kunjungan tersebut, padahal menjabat sebagai Wakil Ketua Pansus LKPJ.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bentuk Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual

“Saya kecewa dengan Surohman sebagai Wakil Ketua Pansus. Justru dia malahan bareng-bareng dengan Disnaker, seolah-olah dia memanfaatkan Pansus LKPJ untuk kepentingan pribadi. Saya rasa mereka berdua itu agenda politik,” tudingnya.

Menanggapi tudingan tersebut, Ketua Exco Partai Buruh Jawa Barat, Suparno, enggan mempermasalahkan tafsiran Fraksi PDIP.

“Kalau dari Fraksi PDIP menafsirkan bahwa agenda politik, itu terserah mereka. Kan bagaimana Pak Wakil ini mengimplementasikan 100 hari program kerja bupati dan wakil bupati,” ujarnya.

Ia merasa bingung dengan tudingan bahwa kunjungan ke perusahaan sebagai agenda politik. Menurutnya, kunjungan wakil bupati dilakukan atas persetujuan bupati sebagai bagian dari program 100 hari kerja.

“Di mana agenda politiknya, saya kurang paham. Karena wakil bupati muter kunjungan itu atas surat bupati, bukan slonong boy,” katanha.

Berita Lainnya  DPRD Karawang Bentuk Pansus Raperda Pencegahan dan Penanggulangan Perilaku Penyimpangan Seksual

Suparno juga membantah tudingan bahwa pihaknya melindungi Disnaker. Ia justru mendorong peningkatan anggaran di Disnaker, karena job fair hanya diadakan setahun sekali. Sementara tingkat pengangguran di Kabupaten Bekasi tinggi.

“Itu saya sampaikan saat sambutan di acara halalbihalal. Jadi nggak ada ngelindungi Disnaker. Apa yang kita lindungi, kita itu tegang terus,” tukasnya.

Ia pun mengingatkan seluruh politikus di Bekasi agar berpolitik secara sehat dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Berpolitiklah secara sehat, berpolitiklah tujuannya untuk kepentingan rakyat, jangan berpolitik untuk mencari pencitraan,” pungkasnya. (pra)

Sumber : RadarBekasi

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan