Sabtu, Juli 11, 2026
spot_img

Bakal Dibangun Flyover, Komisi V DPR RI Tinjau Perlintasan KA Bulak Kapal – Bekasi Timur

KOTA BEKASI – Rombongan Komisi V DPR RI meninjau lokasi perlintasan rel kereta api di Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, yang direncanakan akan dibangun flyover, pasca insiden tabrakan maut kereta api yang menewaskan 16 orang penumpang.

Kunjungan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, dari Fraksi PKB daerah pemilihan Jawa Barat VII dan rombongan ini didampingi langsung Plh Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, Jumat (21/5/2026).

Syaiful Huda menyampaikan, kunjungan Komisi V DPR RI ini menjadi bagian dari komitmen untuk memastikan keselamatan dan pelayanan transportasi publik terus diperkuat, khususnya pasca insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur bulan lalu.

Melalui peninjauan langsung di lapangan serta rapat koordinasi bersama Ditjen Perkeretaapian, PT. KAI, KAI Commuter, KNKT, BPTJ, Basarnas, Korlantas Polri, hingga pemerintah daerah, pihaknya ingin memastikan langkah penanganan tidak berhenti pada evaluasi administratif semata. Melainkan benar-benar menghasilkan perbaikan sistemik terhadap keselamatan perjalanan kereta api nasional.

Berita Lainnya  Disidak Komisi III, PT. SAI Akui Kepengurusan Amdal yang Belum 'Beres'

“Sebagaimana yang saya sampaikan dalam RDP sebelumnya, kecelakaan tersebut harus menjadi momentum pembenahan menyeluruh terhadap sistem persinyalan, pengawasan perlintasan sebidang, serta standar operasional keselamatan perkeretaapian. Investigasi yang transparan dan akuntabel menjadi penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” tuturnya dalam akun instagram @syaifulhooda .

Disampaikannya, Komisi V DPR RI juga menaruh perhatian serius terhadap perlindungan dan penanganan korban, termasuk memastikan koordinasi lintas instansi berjalan cepat dan tepat.

Ditegaskannya, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, karena kereta api hari ini telah menjadi tulang punggung mobilitas nasional yang harus didukung oleh infrastruktur dan sistem keamanan berstandar tinggi.

Semoga agenda hari ini menghasilkan langkah konkret, demi menghadirkan transportasi publik yang semakin aman, modern, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia,” katanya.

Plh Wali Kota Bekasi Sebut Flyover Sangat Penting

Plh Wali Kota Bekasi, Bobihoe mengatakan, kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.

Berita Lainnya  Komisi III Sidak PT. SAI, Warga 'Keukeuh' Minta Pintu Air Penyebab Banjir Dibongkar

Ia menilai, pembangunan flyover di kawasan Bulak Kapal dinilai penting untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

“Peninjauan dilakukan dengan melihat langsung kondisi akses transportasi dan titik perlintasan rel di kawasan Bulak Kapal. Kawasan tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu titik kepadatan kendaraan yang cukup tinggi di Kota Bekasi, khususnya pada jam sibuk,” kata Bobihoe.

Selain meninjau kondisi lapangan, Bobihoe menjaskan, rombongan juga membahas rencana pembangunan Flyover sebagai solusi jangka panjang untuk meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat.

Kehadiran flyover diharapkan dapat mengurangi antrean kendaraan yang kerap terjadi akibat perlintasan kereta api sebidang.

“Dukungan dari pemerintah pusat dinilai sangat penting guna mempercepat realisasi proyek strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.

Bobihoe berharap, melalui kunjungan kerja tersebut, sinergi antara pemerintah pusat, Pemkot, dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus diperkuat.

“Dengan demikian, pembangunan infrastruktur transportasi di Kota Bekasi dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” harapnya.

Berita Lainnya  Atalia Kritik Lagu Om Zein yang Dinilai Rendahkan Perempuan

Diketahui, rombongan Komisi V DPR RI dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, dari Fraksi PKB daerah pemilihan Jawa Barat VII. Turut hadir juga sejumlah anggota Komisi V DPR RI dari beragam fraksi dan daerah pemilihan.

Diantaranya Yasti Soerjo Mokoagow dari fraksi PDIP, Zigo Rolanda dari fraksi Golkar, Ade Ginanjar dari fraksi Golkar, Hamka B. Kady dari fraksi Golkar, Sriyanto Saputro dari fraksi Gerindra, Yuliansyah dari fraksi Gerindra, H. Mori Hanafi dari fraksi NasDem, serta Sudjatmiko dari fraksi PKB.

Sementara Bobiboe tidak sendiri, ia juga didampingi Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto, dan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, beserta jajaran perangkat daerah terkait.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bejat! Anak Sendiri kok Dicabuli, Si Gondrong Kini Sudah Diringkus Polisi

KARAWANG - DH (46), seorang ayah asal Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa diringkus polisi, setelah kedapatan memperkosa anak kandungnya sendiri. Ironisnya,...

Bikin Bingung! Dedi Mulyadi Sebut Jalan Bergelombang Interchange Karawang Barat Kewenangan Jasa Marga

KARAWANG - Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) merespon keluhan masyarakat mengenai banyaknya kecelakaan lalu lintas yang disebabkan jalan bergelombang di Jalan Interchange...

Ono Surono dan Dedi Mulyadi Sependapat Tak Perlu Ada Perubahan Nama Jawa Barat Menjadi Tatar Sunda

BANDUNG - Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono hingga Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi alias KDM secara terpisah mengutarakan pendapat senada bahwa...

Pertama, Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50 di KM 57A Karawang

KARAWANG - Presiden Prabowo meluncurkan Biodiesel B50 di Rest Area KM 57A, Tol Jakarta - Cikampek, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Kamis...

Ulama dan Ormas Islam di Bekasi Demo Tolak Legalisasi THM Lewat Perda Pariwisata

BEKASI - Puluhan ulama dan ratusan warga berunjuk rasa di depan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis 9 Juli 2026. Mereka menolak...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan