Sabtu, Oktober 17, 2026
Google search engine

Jatuh Cinta sama Pria yang Ngaku-ngaku Stafsus KDM, Wanita di Subang Tertipu Puluhan Juta

SUBANG – MSA, seorang pria yang mengaku-ngaku sebagai staf khusus Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) terpaksa diamankan pihak kepolisian Polres Subang.

Pasalnya, pria ini diduga telah melakukan serangkaian penipuan terhadap seorang wanita asal Subang berinisial IL.

Kasus itu bermula saat korban berkenalan dengan pelaku. Komunikasi intens terjalin hingga keduanya menjalin hubungan asmara.

Dalam perjalanan hubungan tersebut, MSA mulai meminta sejumlah uang dan barang kepada IL dengan berbagai alasan. Yaitu dari mulai pelaku berdalih hendak membuka usaha, pengadaan peralatan podcast, jual beli mobil, hingga rencana pernikahan.

Berita Lainnya  Loncat dari Lantai 3 Gedung, Aksi Heroik Seorang Ibu Saat Selamatkan Bocah dari Kebakaran

“Untuk meyakinkan korban, tersangka mengaku sebagai staf khusus Gubernur Jawa Barat dan menunjukkan perilaku seolah memiliki jabatan resmi,” tutur Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, dilansir dari Detik.com, Jumat (6/2/2026).

Rayuan pelaku membuat korban luluh hingga menyerahkan uang tunai, sepeda motor, dan emas senilai Rp 20 juta. Penyerahan uang tunai bervariasi, mulai dari Rp 5 juta, Rp 11 juta, Rp 38 juta, hingga Rp 150 juta. Yaitu dengan total kerugian korban mencapai sekitar Rp 250 juta.

Berita Lainnya  Disaksikan Presiden Prabowo, Kejagung Serahkan Rp13,2 Triliun Hasil Penyelamatan Keuangan Negara

AKBP Dony menjelaskan, setelah seluruh uang dan barang diserahkan, pelaku menghilang dan tak dapat dihubungi. Korban lantas membuat laporan, dan polisi berhasil menangkap pelaku di Kota Bekasi.

“Hasil pendalaman penyidik juga mengungkap adanya korban lain dengan modus serupa di wilayah Kabupaten Cianjur, dimana tersangka kembali mengaku sebagai staf khusus pejabat pemerintah daerah,” terangnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.

Berita Lainnya  Kecewa Di-PHK Sepihak, Ibu-ibu Geruduk SPPG dan Ungkap Dugaan Ayam Busuk untuk Diolah Menu MBG

Kapolres menegaskan, pihaknya tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Subang dan berkomitmen menindak tegas setiap bentuk penipuan dan penggelapan secara profesional.

“Kami berkomitmen memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum kepada masyarakat. Setiap kejahatan yang merugikan warga akan kami tindak tegas hingga tuntas,” tegas Dony.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Produksi Capai 160 Ton per Hari, Menteri ESDM Bahlil Resmikan Kilang LPG Cilamaya

KARAWANG - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dr. Bahlil Lahadalia, S.E., M.Si., meresmikan Kilang LPG Cilamaya...

KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules, Terkait Korupsi Kementerian ATR/BPN – PT. Summarecon

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyiya uang senilai Rp800 juta dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya Hercules...

Diduga Cabuli 2 Anak Kandung, Mantan Kepala KUA Ditangkap Polisi Setelah Selesai Jadi Imam Salat Berjamaah

SOLOK - Seorang pria berinisial AH (66 tahun) yang merupakan pensiunan PNS Kementerian Agama (mantan Kepala KUA) sekaligus imam masjid ditangkap oleh Satreskrim Polres...

Viral Video Pria Dicambuk Meringis Kesakitan di KPPG Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

BOGOR - Pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait rekaman video yang memperlihatkan pria dicambuk yang dinarasikan terjadi di Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. "Ya kita...

RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

KARAWANG - Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (RDP) mengaku kaget atas insiden kebakaran kantor ATR/BPN Karawang yang terjadi pada Rabu (14/10/2026),...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan