Sabtu, Juli 18, 2026
spot_img

Jatuh Cinta sama Pria yang Ngaku-ngaku Stafsus KDM, Wanita di Subang Tertipu Puluhan Juta

SUBANG – MSA, seorang pria yang mengaku-ngaku sebagai staf khusus Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) terpaksa diamankan pihak kepolisian Polres Subang.

Pasalnya, pria ini diduga telah melakukan serangkaian penipuan terhadap seorang wanita asal Subang berinisial IL.

Kasus itu bermula saat korban berkenalan dengan pelaku. Komunikasi intens terjalin hingga keduanya menjalin hubungan asmara.

Dalam perjalanan hubungan tersebut, MSA mulai meminta sejumlah uang dan barang kepada IL dengan berbagai alasan. Yaitu dari mulai pelaku berdalih hendak membuka usaha, pengadaan peralatan podcast, jual beli mobil, hingga rencana pernikahan.

Berita Lainnya  Sekda Bekasi Akui Kasus Ade Kunang Berpengaruh Terhadap Administrasi Pemerintahan dan Psikologis ASN

“Untuk meyakinkan korban, tersangka mengaku sebagai staf khusus Gubernur Jawa Barat dan menunjukkan perilaku seolah memiliki jabatan resmi,” tutur Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, dilansir dari Detik.com, Jumat (6/2/2026).

Rayuan pelaku membuat korban luluh hingga menyerahkan uang tunai, sepeda motor, dan emas senilai Rp 20 juta. Penyerahan uang tunai bervariasi, mulai dari Rp 5 juta, Rp 11 juta, Rp 38 juta, hingga Rp 150 juta. Yaitu dengan total kerugian korban mencapai sekitar Rp 250 juta.

Berita Lainnya  Puluhan Massa Demo Tolak Kedatangan Jokowi di Jawa Barat

AKBP Dony menjelaskan, setelah seluruh uang dan barang diserahkan, pelaku menghilang dan tak dapat dihubungi. Korban lantas membuat laporan, dan polisi berhasil menangkap pelaku di Kota Bekasi.

“Hasil pendalaman penyidik juga mengungkap adanya korban lain dengan modus serupa di wilayah Kabupaten Cianjur, dimana tersangka kembali mengaku sebagai staf khusus pejabat pemerintah daerah,” terangnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun.

Berita Lainnya  Ditangkap di Jakarta, Anggota DPRD Banjar Jadi Tersangka Penipuan Investasi Dapur MBG

Kapolres menegaskan, pihaknya tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Subang dan berkomitmen menindak tegas setiap bentuk penipuan dan penggelapan secara profesional.

“Kami berkomitmen memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum kepada masyarakat. Setiap kejahatan yang merugikan warga akan kami tindak tegas hingga tuntas,” tegas Dony.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Soal Rumah Febrie di Sentul, Hotman Paris : “Sudah Dihibahkan ke Cucu dari Mertuanya”

JAKARTA - Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, menjelaskan rumah milik kliennya di kawasan...

Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, Kejagung : “Itu Kewenangan Penyidik”

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan alasan belum melakukan penahanan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang telah berstatus...

Ditangkap di Jakarta, Anggota DPRD Banjar Jadi Tersangka Penipuan Investasi Dapur MBG

BANJAR - Seorang anggota DPRD Kota Banjar, Jawa Barat, periode 2024–2029 berinisial ARM ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi...

Penuhi Janji Kampanye Pilkada, Aep – Maslani Bersiap Bagikan LKS Gratis

KARAWANG - Program buku LKS gratis untuk siswa SD dan SMP segera diluncurkan Pemkab Karawang dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, H. Aep Syaepuloh...

Rapat Banggar DPRD Riau Ricuh, Anggota Dewan Nyaris Adu Jotos

RIAU - Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau yang berlangsung di Ruang Medium DPRD Riau berakhir...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan