Kamis, Juli 9, 2026
spot_img

Jabar Miliki Pondok Pesantren Terbanyak se-Indonesia

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan bahwa peran ulama amat penting dalam pembentukan akhlak dan karakter generasi muda menjadi lebih baik di era digital saat ini.

Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan silaturahim Haol Syaikhuna Badruzzaman di Pondok Pesantren Zawiyah, Samarang, Kabupaten Garut, Jumat (18/4/2025).

Wagub Erwan menilai pertemuannya dengan para ulama Garut tak hanya sekadar silaturahmi semata, tapi sebagai sarana meneladani jejak dalam membangun peradaban umat Islam di Jawa Barat.

Berita Lainnya  Desak Usut Mafia Pembiayaan Kredit Perumahan, Arya Mandalika Demo Sendirian di Bank BTN Karawang

“Alhamdulillah hari ini bisa bertemu dengan Bapak Ibu semua, dan bukan hanya sekedar mengenang tetapi meneladani jejak juga ajaran para ulama besar yang telah berjasa besar membangun peradaban Islam di Jawa Barat,” ujar Wagub Erwan.

Erwan menyebut warga Jawa Barat harus bersyukur karena menjadi provinsi dengan jumlah pondok pesantren terbanyak se-Indonesia berdasarkan data Kementerian Agama dengan total 12.121 pesantren.

Hal itu menjadi penguat dalam membentuk generasi muda yang memiliki akhlak mulia.

Berita Lainnya  Siapakah Fatimah Azzahra yang Berani Mengkritik Habis-habisan Program MBG

“Kita patut bersyukur melalui pendekatan spiritual dan akhlak mulia Islam tumbuh dan berkembang di bumi Nusantara dengan damai penuh toleransi serta menjungjung tinggi nilai kebersamaan,” paparnya.

Menurut Wagub Erwan Pondok Pesantren Zawiyah ini menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam pembentukan generasi muda di Jawa Barat.

“Telah berkontribusi besar dalam membangun karakter dan spiritualitas masyarakat Jawa Barat di tengah tantangan zaman yang kompleks sebagai pusat pemberdayaan umat dan menjaga ukhuwah islamiyah,” tandas Wagub Erwan.

Berita Lainnya  Demo Emak-emak di Karawang: "Jangan Hentikan MBG, Anak-anak Kami Butuh Makan Bergizi"

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan