Kamis, Mei 14, 2026
spot_img

Dr. Gary : Bupati Aep juga Harus Tekankan Pemberdayaan Pelaku Usaha Lokal di MBG

KARAWANG – Rapat koordinasi (Rakor) program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah digelar Pemkab Karawang pada Rabu (1/10/2025).

Melalui kesempatan tersebut, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menegaskan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pengusaha katering, agar menjami MBG yang higienis, supaya tidak menimbulkan kasus keracunan MBG seperti di kabupaten/kota lain.

Namun demikian, Praktisi Hukum dan Pengamat Kebijakan, Dr. M. Gary Gagarin Akbar, SH. MH mengingatkan Bupati Karawang agar tidak sekedar menekankan kualitas MBG semata. Melainkan juga menegaskan persoalan pemberdayaan ekonomi lokal di dalam program MBG.

Berita Lainnya  Tolak Hilirisasi Aspal Buton Dibangun di Karawang, Sultan Buton Surati Prabowo

Diakui atupun tidak, kata Gary, program MBG di Karawang yang sudah berjalan tidak memberdayakan atau tidak memaksimalkan  kerja sama dengan pelaku usaha lokal, UMKM, Bumdes maupun Koperasi Desa.

Sehingga kehadiran dapur SPPG tidak berefek pada peningkatan ekonomi dan daya beli warga sekitar. “Misal dalam penyerapan tenaga kerja MBG hanya sekitar 40% dari jumlah pekerja,” tuturnya.

Kemudian, sambung Gary, program MBG yang dikelola oleh Yayasan/SPPG yang sudah berjalan juga telah menimbulkan kerugian pada para pelaku UMKM, yakni warung-warung di kantin sekolah.

Berita Lainnya  Dikritik Budayawan, Lokasi Kirab Mahkota Binokasih Dipindah ke Masjid Syech Quro

Yaitu dimana para pedagang kecil ini mengalami sepi pembeli dan terancam bangkrut, serta kehilangan sumber penghasilan untuk kelangsungan hidupnya.

“Maka di sinilah kita berharap agar Pak Bupati tidak hanya sekedar menyoroti persoalan higienis atau tidaknya MBG. Lebih dari itu nasib para pelaku usaha lokal juga harus dipikirkan nasibnya,” pinta Gary.

Dalam persoalan lain, banyak Yayasan yang ditunjuk sebagai pengelola SPPG berasal dari luar kabupaten, sehingga kurang memahami asfek sosial ekonomi warga penerima manfaat.

Berita Lainnya  Dibangun Flyover, Perlintasan Kereta Api Ampera dan Bulak Kapal akan Ditutup

“Persoalan MBG memang komplek. Saya berharap Pak Bupati bisa menjawab persoalan ini, pemberdayaan para pelaku usaha lokal dan kerugian para pelaku usaha lokal akibat dampak MBG,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ustaz di Purwakarta Diduga Cabuli Murid, Polisi Sebut Ada 6 Korban di Bawah Umur

PURWAKARTA - Satreskrim Polres Purwakarta, Jawa Barat, menangkap seorang ustaz yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap muridnya di sebuah majelis taklim tempatnya mengajar. Kasat Reskrim...

LMP dan Brigez Kembali Sambangi Kejari Bekasi, Pertanyakan Laporan Dugaan Korupsi dan TPPU Dirut PDAM Tirta Bhagasasi

BEKASI – Ormas Laskar Merah Putih (LMP) bersama Brigez, menyambangi Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari), Kabupaten Bekasi untuk memfollow-up laporannya pada 20 April 2026 lalu. Kedatangan...

Saling Lempar Tanggungjawab di Sidang Ade Kunang, Hakim Minta Para Saksi Dikonfrontir

BANDUNG - Sidang kasus dugaan korupsi dan ijon proyek di Kabupaten Bekasi dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang alias Ade Kunang dan...

2 Napiter di Lapas Subang Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

SUBANG – Langkah nyata pembinaan dan deradikalisasi kembali membuahkan hasil di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang. Dua narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) secara resmi...

Upaya Penyelundupan Narkotika ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

KARAWANG - Upaya penyelundupan narkotika oleh orang tak dikenal (OTK) ke dalam Lapas Karawang berhasil digagalkan petugas, Senin (11/5/2026). Pelaku melakukan modus pelemparan barang haram...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan