Kamis, Juli 9, 2026
spot_img

Bentuk Toleransi, Ansor-Banser Terlibat Pengamanan Gereja

KARAWANG | OPINIPLUS.COM | – Seperti tahun-tahun sebelumnya, Ansor dan Banser di Kabupaten Karawang – Jawa Barat kembali terlibat langsung dalam pengamanan gereja di perayaan Natal dan Tahun Baru 2024-2025.

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Karawang, Ahmad Syahid mengatakan, bahwa keterlibatan Ansor-Banser di dalam pengamanan gereja merupakan bentuk toleransi dan penghormatan terhadap semua perbedaan di negeri ini.

Terlebih, hal ini merupakan intruksi langsung dari Ketua Umum GP Ansor, Addin Jauharudin yang menegaskan bahwa ribuan Banser akan menjaga setiap gereja di seluruh Indonesia yang melaksanakan perayaan natal.

Berita Lainnya  Penampilan Raim Laode Sukses Hibur Warga Subang dalam Gelaran SubangFest Vol

“Ini juga bentuk komitmen kita sebagai anak kandung Nahdatul Ulama di dalam menjaga kerukunan antar umat beragama,” tutur Ahmad Syahid, Rabu (25/12/2024).

Disampaikan Syahid, Ansor-Banser juga siap terlibat dalam pengamanan perayaan tahun baru, jika saja diperlukan oleh TNI-Polri. Ribuan Ansor-Banser siap menjaga kondusivitas di perayaan tahun baru 2024-2025.

“Jika diperlukan TNI-Polri, kami juga siap turun langsung dalam pengamanan perayaan tahun baru. Bahkan mungkin kami akan bergabung dengan temen-temen Satpol PP,” kata Syahid.

Berita Lainnya  Kesal Banyak Botol Minol Berserakan, ini Aksi Protes Tak Biasa Warga Tuparev Karawang

Sementara terpantau Selasa (24/12/2024) malam, Forum Koordinasi Pimpinan Kepala Daerah (Forkopimda) Karawang melakukan monitoring perayaan malam misa natal di Gereja Karawang.

Dari mulai Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 0604, Kepala Kejaksaan, Sekda hingga lembaga vertikal lainnya bercengkrama langsung dengan umat kristiani.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Khawatir Ganggu Nilai Pluralisme, Tokoh Masyarakat ini Tak Setuju Jika Nama Jawa Barat Diganti dengan Tatar Sunda

KARAWANG - H. Toto Suripto, tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku tidak setuju jika nama Provinsi Jawa Barat dirubah menjadi Tatar Sunda. Dikatakan Toto,...

Soal Usulan Pergantian Nama Jawa Barat, Seluruh Fraksi DPRD Jabar Beri ‘Lampu Hijau’

BANDUNG - Wacana pergantian nama Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi Tatar Sunda memasuki babak baru setelah seluruh fraksi di DPRD resmi memberikan lampu hijau...

Dugaan Pungli Pasar Bantargebang, Kejari Kota Bekasi Segera Periksa Kepala Disdagperin

KOTA BEKASI – Penyidikan kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengadaan dan pengelolaan fasilitas Pasar Bantargebang terus terus berjalan. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi kini...

Dulu Puji-puji dan Berlindung di Ketiak Dedi Mulyadi, Sekarang Lurah Jujun Serang Balik

KARAWANG - Siapa yang tidak tahu kedekatan antara Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan Lurah Jujun atau Kades Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur,...

Dedi Mulyadi Beri Sanksi Om Zein, Renovasi 10 Rumah Janda Pakai Uang Pribadi dan Sekolahkan Anaknya

BANDUNG - Sambil menunggu sanksi yang akan diberikan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga memanggil Bupati Purwakarta, Saepul...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan