Senin, November 9, 2026
Google search engine

Tipu Puluhan Pencaker di Bekasi, Pria Asal Karawang Diamankan Polisi

BEKASI – Ata Supriadi alias Surya bin Sanip, pria asal Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang ini terpaksa diamankan polisi, karena diduga melakukan penipuan terhadap sejumlah para pencari kerja (pencaker) di Kabupaten Bekasi.

Modusnya, pelaku menjanjikan kepada para korbannya bisa memasukan kerja ke sejumlah perusahaan besar di kawasan industri Cikarang dengan membayar biaya administrasi sebesar Rp 4 juta hingga Rp 9 juta.

“Pelaku berhasil menipu 10 orang korban dengan total kerugian mencapai Rp 59.500.000,” tutur Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, saat konferensi pers, Senin (8/12/2025).

Berita Lainnya  Terlihat Keren Saat Gelar Deklarasi Sumpah Pemuda Bareng Raffi Ahmad, Eh...! Ternyata Mahasiswa Bayaran

Penangkapan terhadap pelaku sendiri berdasarkan laporan para korban di Polsek Cikarang Pusat, terdaftar dalam LP/B/512/XI/2025/SPKT/Polsek Cikarang Pusat/Polres Metro Bekasi/Polda Metro Jaya.

“Pelaku memanfaatkan kebutuhan para korban yang sedang mencari pekerjaan. Dengan tipu muslihat dan menggunakan dalih biaya administrasi, pelaku memperdaya korban hingga mau mentransfer sejumlah uang,” ujar Kapolres.

Pelaku berhasil diamankan pada akhir November 2025, setelah penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan dan pengembangan kasus.

Akibat perbuatan Pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman pidana 4 tahun penjara.

Berita Lainnya  Roy Suryo Tertawa Saat Jokowi Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Kapolres Metro Bekasi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang mensyaratkan pembayaran administratif di luar prosedur resmi perusahaan.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada tawaran kerja yang meminta sejumlah uang. Jika menemukan kejadian serupa, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tegas Kapolres Mustofa.

Kapolres menegaskan bahwa Polres Metro Bekasi akan terus mengusut tuntas kasus ini untuk memastikan tidak ada korban lain serta mencegah kejadian serupa terulang.

Berita Lainnya  Khidmat dan Penuh Haru, Siswa SMAK Santo Aloysius Nyanyikan Lagu 'Ibu Pertiwi' di Tengah Kabut Pekat Karhutla

“Kami akan terus memberikan update perkembangan kasus ini,” tutup Kapolres.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan