Senin, November 9, 2026
Google search engine

Proyek Dihentikan Sementara, Pembangunan Rumah Panggung Dedi Mulyadi Ikut Terendam Banjir

BEKASI – Proyek pembangunan rumah panggung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang terdampak banjir.

Dari pengamatan, beberapa proyek pembangunan rumah panggung terendam banjir bagaian lantai satu. Akibatnya, pekerjaannya tertunda menunggu banjir surut.

Agus Tohaeri, warga Dusun Pangasinan, Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang mengungkapkan banjir terjadi Jumat malam (5/12/2025). Hingga Senin (8/12/2025) kondisinya masih banjir, akan tetapi sudah mulai surut.

“Masih tapi sudah mulai surut, cuman engga tahu ya karena ini kan banjirnya kiriman dari sungai Citarum dan Cibeet,” katanya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Usep Supriatna menyebutkan, banjir yang menerjang Karangligar awal Desember ini, telah berlangsung tiga hari.

Berita Lainnya  Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

“Air mulai masuk ke pemukiman warga Karangligar pada Jumat 5 Desember 2025. Hingga hari ini banjir masih,” tuturnya.

Disebutkan, banjir kali ini sedikitnya telah merendam sebanyak 817 unit rumah warga yang dihuni 1.488 keluarga terdiri dari 3.988 jiwa.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 220 warga dan 30 Balita terpaksa mengungsi ketempat yang aman. Sebab, rumah mereka sudah terendam air setinggi 180 Cm lebih.

Menurut Usep, warga terdampak banjir sementara di tampung di aula desa, tempat ibadah dan pihak keluarganya masing-masing yang terbebas dari terjangan air banjir.

Berita Lainnya  Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

Sementara, rumah panggung yang sedang dibangun Pemprov Jabar belum bisa digunakan karena masih berupa rangka bangunan.

Apalagi, jumlah rumah panggung yang sedang dibangun tidak sebanding dengan warga yang terpaksa mengungsi. “Saya lihat pembangunan rumah panggung terhenti karena banjir,” ujarnya.

Pihak BPBD, lanjut dia, saat ini tengah fokus menyuplai kebutuhan pangan korban terdampak banjir.

Hanya saja, kali ini pengolahan makanan siap saji tidak dilakukan di tempat pengungsian, tetapi dilakukan di dapur BPBD.

Pertimbangan, semua bahan pokok dan peralatan masak  lengkap di dapur BPBD ketimbang harus mengangkut ke lokasi pengungsian.

Berita Lainnya  Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

Alasan lain, penyaluran makanan tidak hanya dilakukan untuk warga Karangligar saja karena di daerah lain pun ada yang terdampak bencana serupa.

“Pada saat bersamaan, saudara kita yang berada di daerah pesisir pun diterjang banjir air laut pasang (rob). Banjir ini pun sama telah berlangsung berhari-hari,” katanya. (MAZ)

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Proyek Pembangunan Rumah Panggung Dedi Mulyadi di Karawang Kebanjiran, https://wartakota.tribunnews.com/news/876342/proyek-pembangunan-rumah-panggung-dedi-mulyadi-di-karawang-kebanjiran.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bahlil Bantah Terlibat Kasus Penyadapan Ilegal HP Presiden

MALUKU - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dengan tegas membantah tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat...

Aksi Women’s March Jakarta Sampaikan 9 Tuntutan, Sempat Dorong-dorongan dengan Polisi

JAKARTA - Aksi unjuk rasa Women's March Jakarta (WMJ) 2026 yang digelar hari ini, Sabtu, 7 November 2026, sempat diwarnai ketegangan berupa aksi saling...

Terbakar Api Cemburu, Pria ini Injak-injak Kekasihnya hingga Meninggal Dunia

KARAWANG - Polresta Karawang telah menangkap seorang pemuda berinisial RHT atau RH (20) setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, AAP (22), hingga meninggal...

Tahanan Perempuan Hamil di Dalam Sel, Kapolsek Dompu Dicopot, Anggotanya Diperiksa Propam Polda NTB

DOMPU - Kapolsek Dompu, Ipda Sarbani, mendadak dicopot dari jabatannya. Pencopotan terjadi ketika viral isu mengenai seorang tahanan perempuan yang dikabarkan hamil di dalam...

Jokowi Marah di Persidangan, Karena Dokter Tifa Sempat Datangi Makam Orang Tuanya

JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku sangat tersinggung dan marah ketika hadir sebagai saksi pelapor dalam sidang kasus dugaan ijazah palsu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan