Kamis, Mei 7, 2026
spot_img

Om Zein Bakal Sulap Kawasan KK Singawinata seperti Braga di Bandung

PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein, mengungkapkan rencana besarnya untuk menyulap kawasan Jalan KK Singawinata menjadi ikon baru layaknya kawasan Braga di Bandung.

Rencana mewujudkan “Braga-nya Purwakarta” ini disampaikannya dalam puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 di Bale Yudhistira, Setda Purwakarta, Selasa (2/12/2025).

Komitmen Bupati Purwakarta ini sebagai bagian dari penataan ulang kawasan wisata kuliner agar lebih representatif.

Menurutnya, penataan kawasan ini tidak akan mematikan ekonomi, justru menyeimbangkan kepentingan UMKM, kafe, dan kenyamanan publik.

“Sebagai seorang pemimpin, saya harus memikirkan kepentingan semua pihak. Kafe-kafe harus hidup, UMKM juga harus berkembang. Ke depan, Jalan KK Singawinata menuju Taman Sribaduga akan kita jadikan ‘Braga-nya Purwakarta’, sebuah ruang publik yang nyaman dan representatif,” ujar Om Zein.

Berita Lainnya  Kondisi 11 Warga Bekasi Korban Kecelakaan KRL Mulai Membaik

Momentum HKG PKK ke-53 yang mengusung tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asa Cita Menuju Indonesia Emas” ini juga dimanfaatkan Bupati untuk menyerukan “Taubat Lingkungan“.

Om Zein juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan sekitarnya.

Tragedi nasional ini, menurutnya, adalah peringatan keras bagi Purwakarta untuk menjaga keseimbangan alam.

Terkait upaya mitigasi bencana, Bupati menjelaskan kebijakan tegasnya membongkar 450 bangunan liar di atas saluran irigasi.

Langkah ini diambil demi memastikan fungsi irigasi dari Pasawahan hingga Sadang berjalan optimal untuk mencegah banjir, meski menuai kritik.

Berita Lainnya  Masalah Parkir Merembet ke Pokir, Gaya Komunikasi Pimpinan DPRD Karawang Buruk!

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hutan lindung Ciwareng dan Cigorah agar masyarakat tidak kesulitan air bersih.

“Saya tak henti-hentinya mengingatkan, terutama kepada masyarakat di wilayah pedesaan, untuk selalu menanam kembali pohon setiap kali melakukan penebangan,” tegas Om Zein.

“Sementara di perkotaan, mari kita pastikan saluran air berfungsi dengan baik, tidak tertutup oleh bangunan yang menghalangi aliran air. Jangan sampai keserakahan merusak keseimbangan alam,” lanjutnya.

Pemerintah daerah juga terus menggenjot program “Ngosrek” setiap Selasa untuk mempercantik kota, serta merelokasi pasar tradisional seperti di Dangdeur, Mulyamekar, Plered, dan pemindahan pasar KK Singawinata ke Purnawarman guna menarik lebih banyak wisatawan.

Berita Lainnya  Program 'Nikah Hemat Tanpa Biaya', Sasar Pasangan Nikah yang Miliki Keterbatasan Ekonomi

Di hadapan para kader PKK, Bupati Purwakarta juga menitipkan pesan krusial terkait pola asuh anak.

Ia meminta ibu-ibu membatasi penggunaan gawai pada anak usia SD dan SMP serta memastikan mereka tidak berkeliaran saat jam sekolah.

“Mari kita didik anak-anak kita menjadi generasi yang cageur, bageur, bener, pinter tur singer (sehat, baik, benar, pintar, dan berprestasi). Jangan sampai kita terlalu sibuk mengurus urusan orang lain, sementara anak sendiri justru terlantar,” pungkas Om Zein.(red)

Sumber : JabarNews.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Ramai Sepatu Rp 700 Ribu untuk Sekolah Rakyat, Gus Ipul: ‘Sudah Melalui Prosedur…’

JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pengadaan sepatu Rp 700 ribu untuk sekolah rakyat telah melalui prosedur yang sesuai....

Ashari, Pelaku Kekerasan Seksual Puluhan Santriwati Ngaku Wali dan Keturunan Nabi

KASUS dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah. Pengacara korban, Ali Yusron, mengatakan setidaknya ada 50 santriwati yang diduga...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan