Rabu, September 23, 2026
Google search engine

Angka Stunting di Jawa Barat Turun ke 15,9 Persen

KOTA BANDUNG – Pemda Provinsi Jawa Barat meraih penghargaan sebagai Provinsi dengan Penurunan Prevalensi Stunting Terbaik I dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menko PMK Pratikno dan diterima oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting 2025 di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Acara tersebut turut disaksikan oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka yang memberikan apresiasi kepada daerah-daerah dengan capaian signifikan dalam penurunan angka stunting.

Angka prevalensi stunting di Jawa Barat berhasil turun signifikan dari 21,7 persen pada 2023 menjadi 15,9 persen pada 2024, menunjukkan efektivitas berbagai program percepatan penurunan stunting di daerah.

Berita Lainnya  Mengecam Pernyataan Nusron Wahid, Petani Karawang Desak RUU Reforma Agraria Segera Disahkan

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras bersama-sama menurunkan prevalensi stunting di Jawa Barat,” ujar Wagub Erwan.

Erwan menegaskan, selama lima tahun kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan dirinya, Pemda Provinsi Jabar berkomitmen untuk terus menekan angka stunting hingga tidak ada kasus baru.

“Selama lima tahun kepemimpinan kami, kami menargetkan tidak ada lagi kasus stunting baru atau zero stunting di Jawa Barat,” tegasnya.

Berita Lainnya  Wujudkan UMKM Digitalisasi, Disperindagkop UKM Kolaborasi dengan GOKAR

Momentum Hari Kesehatan Nasional hari ini menjadi pengingat penting bahwa keberhasilan menurunkan angka stunting bukan hanya soal data, tetapi juga hasil nyata dari kerja bersama untuk mewujudkan generasi Jabar yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

Sementara itu, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat penurunan angka stunting. Pemerintah menargetkan prevalensi stunting nasional dapat turun hingga 14,2 persen pada tahun 2029.

Untuk mencapai target tersebut, Wapres Gibran mendorong penguatan koordinasi lintas sektor serta konsistensi pelaksanaan program intervensi gizi di setiap daerah.

Berita Lainnya  KDM atau H. Jenal Aripin yang 'Cuci Tangan', Askun : "Kenapa Semua Jadi Merasa Paling Bersih?"

“Provinsi Jawa Barat menjadi salah satu contoh dengan penurunan paling signifikan, yakni sebesar 5,8 persen dalam satu tahun,” ujar Wapres Gibran.

Penurunan prevalensi stunting Indonesia menjadi 19,8 persen pada tahun 2024 menjadi bukti nyata keberhasilan kerja kolaboratif berbagai pihak. Angka tersebut juga lebih baik dari proyeksi Bappenas sebesar 20,1 persen, atau setara penurunan sekitar 357 ribu anak dibandingkan tahun sebelumnya.***

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

Siswa SD di Lampung Tengah Meninggal Usai Tersedak Kelengkeng Menu MBG

Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lampung Tengah meninggal dunia setelah tersedak buah kelengkeng. Buah tersebut merupakan bagian dari menu program Makan Bergizi...

Dedi Mulyadi Disandingkan dengan Gibran untuk Pilpres 2029?

Nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM mulai ramai dikaitkan dengan Pemilihan Presiden 2029. Wacana tersebut salah satunya...

Satir Tajam Ketika Guru Disuruh Mencium Bau MBG : “Guru Berubah Fungsi Jadi Anjing Pelacak”

Guru bernama Desy Idayanti viral setelah melontarkan satir tajam yang menyebut guru kini seperti anjing pelacak, karena harus mencium dan memeriksa makanan program Makan...

KPK Lakukan OTT Bupati Boltara, 13 Orang Lainnya juga Diamankan

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Sirajudin Lasena. KPK menangkap Sirajudin di Jakarta. "Untuk Bupati diamankan di Jakarta," terang...

Hukum

KPK Tetapkan Bupati Bolmut sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Proyek Pemerintahan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena sebagai tersangka terkait kasus dugaan pemerasan proyek-proyek di Pemkab Bolmut, pada Selasa...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan