Senin, September 28, 2026
Google search engine

Atap Sekolah di Bogor Roboh, 41 Siswa Luka-luka, 5 Cedera Patah Tulang

BOGOR – Kabupaten Bogor – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) bergerak cepat menanggapi insiden robohnya atap 5 ruang kelas di SMKN Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Senin (3/11/2025). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.40 WIB saat angin kencang dan hujan lebat melanda kawasan tersebut.

Kadisdik Jabar, Purwanto meninjau langsung lokasi kejadian bersama Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Disdik Jabar, Edy Purwanto.

Purwanto menyampaikan, robohnya atap disebabkan dahan pohon besar yang menimpa atap hingga menarik kerangka baja ringan bangunan. Akibat kejadian itu, berdasarkan data Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, sebanyak 41 siswa mengalami luka-luka, 5 di antaranya masih dalam observasi karena mengalami cedera patah tulang.

Berita Lainnya  Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Purwanto pun menegaskan, seluruh biaya pengobatan korban ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jabar maupun Pemerintah Kabupaten Bogor. “Amanat Pak Gubernur jelas, pastikan anak-anak sehat kembali, ruang kelas segera dibangun, dan pembelajaran bisa berjalan seperti semula,” tegasnya.

Untuk memastikan proses belajar tidak terganggu, lanjutnya, Disdik Jabar telah menyiapkan skema pembelajaran daring bergilir bagi siswa. Sementara itu, kepala sekolah diminta segera menyusun jadwal dan langkah penenangan bagi peserta didik.

Purwanto menargetkan koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar dan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Jabar tuntas dalam waktu satu minggu agar pembangunan ruang kelas dapat segera dimulai.

Berita Lainnya  2 Anggota TNI Aniaya Warga di Depan Istri dan Anak Korban

Selain langkah tanggap darurat, Disdik Jabar juga mengambil langkah pencegahan dengan meminta sekolah-sekolah melakukan mitigasi terhadap cuaca ekstrem. Pohon-pohon besar di sekitar ruang belajar segera dipangkas atau ditebang dan bangunan yang dinilai tidak layak harus dikosongkan sementara.

“Setiap sekolah harus waspada terhadap risiko hujan dan angin kencang. Kondisi seperti ini harus dimitigasi dengan baik,” tegasnya.

Purwanto pun menyampaikan apresiasi kepada BPBD, damkar, polsek, danramil, kecamatan, dan dinkes setempat atas respons cepat dalam membantu proses evakuasi dan penanganan di lapangan.

Berita Lainnya  8 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Ditemukan Selamat, 1 Sempat Hilang, Dipastikan Sanksi Blacklist

“Alhamdulillah, penanganan berjalan cepat. Semua pihak bergerak bersama memastikan keamanan dan keselamatan siswa menjadi prioritas,” katanya.

Purwanto pun memastikan, Selasa (4/11/2025) ini SMKN Gunung Putri akan melakukan pertemuan dengan wali murid untuk menjelaskan kejadian yang menimpa gedung sekolah serta sosialisasi mekanisme pembelajaran sementara. (pun)

Sumber : jabarprov.go.id

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ngaku Pengurus RT dan Gerebek Kontrakan, Juru Parkir ini Perkosa Remaja Perempuan 16 Tahun Secara Bergiliran

MT (39), seorang juru parkir ini terpaksa diamankan Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, karena diduga menjadi salah satu pelaku pemerkosan remaja perempuan berusia 16 tahun. Kasat...

Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melalui tim kuasa hukumnya melaporkan sejumlah penyidik yang menangani perkara dugaan korupsi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Temukan Ribuan Lahan Sawah di Bekasi Kekeringan, Menteri PU Ancam Copot Pejabat yang Beri Laporan Palsu

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo marah dan mengancam mencopot pejabat Kementerian PU, termasuk meminta Pelaksana Tugas (Plt) untuk Kepala Balai atau Pejabat Pembuat...

MBG Dibawa Pulang ke Rumah, Orang Tua hingga Nenenk Ikut Keracunan

Kasus keracunan masal MBG di wilayah Kecamatan Bawang menyibakan sebuah fenomena dimana ternyata MBG tidak hanya dimakan oleh siswa penerima MBG. Ada cukup banyak...

Polisi Telusuri Insiden Pemotor Dipukuli dan Diacungkan Celurit di Purwakarta

Peristiwa pemukulan pengendara motor (pemotor) yang viral di wilayah Campaka arah Cimaung, Kabupaten Purwakarta, saat ini sedang dalam penelusuran dan penyelidikan intensif oleh Satreskrim...

Hukum

Ditetapkan Tersangka Korupsi, Bupati Gowa Melawan, Laporkan Penyidik ke Propam

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melalui tim kuasa hukumnya melaporkan sejumlah penyidik yang menangani perkara dugaan korupsi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan