Jumat, Mei 8, 2026
spot_img

KDM Bertemu Guru Viral yang Dimarahi Orang Tua Siswa

SUBANG – Seorang guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Subang, Jawa Barat viral di media sosial lantaran dimarahi oleh orang tua siswa yang tidak terima anaknya dihukum karena diduga melanggar aturan sekolah.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan respons terkait peristiwa tersebut. Melalui video yang diunggah akun Instagram pribadinya terlihat gubernur Jawa Barat menemui guru tersebut dan meminta penjelasan terkait masalah yang tengah menimpanya.

“Hari ini saya bertemu dengan guru, Kepala Sekolah SMPN 2 Jalancagak ya, yang kemarin sempat muncul di media sosial, bersitegang antara orang tua siswa dan guru,” kata Dedi Mulyadi dilansir dari Instagram @dedimulyadi71.

Berita Lainnya  Pria Asal Subang Ditemukan Tewas di Garut, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Kepada Dedi Mulyadi, guru tersebut menjelaskan alasannya memberikan hukuman yang cukup keras kepada siswa yang bersangkutan karena dinilai telah beberapa kali melanggar aturan sekolah.

Dalam hal ini, ia menjelaskan kepada Gubernur Jawa Barat itu, bahwa siwa tersebut pernah merokok, mengganggu kelas yang lain, dan yang terbaru mencoba untuk meloncati tembok sekolah.

“Dia pelanggarannya merokok, kemudian berkelahi, mengganggu kelas yang lain, terakhir loncat,” jelasnya.

Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi lantas mengambil keputusan untuk segera bertemu dengan orang tua siswa tersebut agar permasalahan ini bisa secepatnya bisa terselesaikan.

Berita Lainnya  Kebakaran di Lubang Buaya - Jaktim, 1 Perempuan Tewas

Menurut ayah tiga anak ini, guru dan orang tua harus sama-sama memiliki tanggung jawab dalam mendidik siswa, oleh karena itu, keduanya harus bisa bekerja sama satu sama lain.

“Saya pikir masalah ini harus segera selesai, tugas guru adalah mendidik siswanya, kemudian, tugas orang tua juga mendidik anaknya. Ketika di sekolah anak jadi tanggung jawab guru, ketika di rumah jadi tanggung jawab orang tuanya,” ucap Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Debt Collector Bentrok dengan Warga di Cakung - Jaktim

Di samping itu, Dedi Mulyadi juga meminta orang tua siswa agar mereka bisa memahami faktor di balik seorang guru memberikan hukuman yang cukup tegas kepada siswa dan siswinya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dikritik Budayawan, Lokasi Kirab Mahkota Binokasih Dipindah ke Masjid Syech Quro

KARAWANG - Pasca dikritik keras budayawan, Nace Permana, titik lokasi Kirab Mahkota Binokasih dalam rangka Milangkala Tatar Sunda di Kabupaten Karawang akhirnya dipindah ke...

Gaduh Duit Sogokan Rekrutmen Nakes, Askun : Karawang Harus Bersih dari Oknum ASN Biadab

KARAWANG - Terkait adanya dugaan uang sogokan atau suap Rp 10 juta dalam rekrutmen tenaga kerja kesehatan (Nakes) di RSUD Rengasdengklok yang melibatkan oknum...

Modus Proyek Nasi Kotak Fiktif, Oknum ASN Kesbangpol Subang Ditetapkan Tersangka

SUBANG - Oknum aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Subang berinisial MR (56) ditangkap polisi setelah melakukan penipuan proyek fiktif terhadap warga Jakarta. MR, pria yang...

Kakek Bejat di Subang Cabuli 4 Cucu Tiri Sejak Tahun 2012

SUBANG - HT (66), seorang kakek di Kabupaten Subang - Jawa Barat terpaksa diringkus polisi, karena diduga melakukan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap...

Ade Armando, Abu Janda hingga Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim

JAKARTA - Aliansi gabungan 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam melaporkan Ade Armando, Permadi Arya alias Abu Janda, dan Grace Natalie ke Bareskrim Polri. Laporan itu...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan