Senin, Agustus 10, 2026
spot_img

KDM Bertemu Guru Viral yang Dimarahi Orang Tua Siswa

SUBANG – Seorang guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Subang, Jawa Barat viral di media sosial lantaran dimarahi oleh orang tua siswa yang tidak terima anaknya dihukum karena diduga melanggar aturan sekolah.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan respons terkait peristiwa tersebut. Melalui video yang diunggah akun Instagram pribadinya terlihat gubernur Jawa Barat menemui guru tersebut dan meminta penjelasan terkait masalah yang tengah menimpanya.

“Hari ini saya bertemu dengan guru, Kepala Sekolah SMPN 2 Jalancagak ya, yang kemarin sempat muncul di media sosial, bersitegang antara orang tua siswa dan guru,” kata Dedi Mulyadi dilansir dari Instagram @dedimulyadi71.

Berita Lainnya  Warga Waduk Jatiluhur Purwakarta Geger Penemuan Jasad Satpam Mengambang dengan Tangan Terborgol

Kepada Dedi Mulyadi, guru tersebut menjelaskan alasannya memberikan hukuman yang cukup keras kepada siswa yang bersangkutan karena dinilai telah beberapa kali melanggar aturan sekolah.

Dalam hal ini, ia menjelaskan kepada Gubernur Jawa Barat itu, bahwa siwa tersebut pernah merokok, mengganggu kelas yang lain, dan yang terbaru mencoba untuk meloncati tembok sekolah.

“Dia pelanggarannya merokok, kemudian berkelahi, mengganggu kelas yang lain, terakhir loncat,” jelasnya.

Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi lantas mengambil keputusan untuk segera bertemu dengan orang tua siswa tersebut agar permasalahan ini bisa secepatnya bisa terselesaikan.

Berita Lainnya  Disangka Begal, Korban Kecelakaan di Tasikmalaya Diamuk Massa

Menurut ayah tiga anak ini, guru dan orang tua harus sama-sama memiliki tanggung jawab dalam mendidik siswa, oleh karena itu, keduanya harus bisa bekerja sama satu sama lain.

“Saya pikir masalah ini harus segera selesai, tugas guru adalah mendidik siswanya, kemudian, tugas orang tua juga mendidik anaknya. Ketika di sekolah anak jadi tanggung jawab guru, ketika di rumah jadi tanggung jawab orang tuanya,” ucap Dedi Mulyadi.

Berita Lainnya  Siswa SMPN 3 Wates Dua Kali Keracunan MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan

Di samping itu, Dedi Mulyadi juga meminta orang tua siswa agar mereka bisa memahami faktor di balik seorang guru memberikan hukuman yang cukup tegas kepada siswa dan siswinya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

‘Drag Race Maut’, 6 Penonton Meninggal, 11 Lainnya Luka-luka

SULAWESI - Sebanyak enam orang meninggal dunia dan 11 korban lainnya mengalami luka berat dan luka ringan, dalam insiden 'Drag Race Maut' pada ajang...

Gegara Program LKS Gratis, Bupati Aep ‘Dimusuhin’ Anak Buahnya Sendiri

KARAWANG - Lantaran program buku LKS gratis bagi siswa SD dan SMP, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh mengaku sampai dimusuhin beberapa orang, khususnya beberapa...

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan