Sabtu, Maret 21, 2026
spot_img

Timnas Gagal Lolos Piala Dunia, Patrick Kluivert Resmi Dipecat

PERSATUAN Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya resmi memecat Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia, Kamis (16/10/2025).

Suara agar Patrick Kluivert dipecat sebagai pelatih Timnas Indonesia menggema di sejumlah media sosial, setelah gagal membawa timnas lolos ke Piala Dunia 2026.

Pengamat sepak bola Tommy Welly yang akrab disapa Bung Towel mengatakan penyebab Patrick Kluivert dipecat PSSI adalah karena tekanan netizen.

“Tidak ada pilihan. Karena situasinya yang enggak kondusif. Tekanan netizen. Saya enggak yakin itu publik itu keseluruhan publik bola. Jadi saya lebih memilih kalimat tekanan netizen,” kata Towel ditayangan Kompas TV, Kamis (16/10/2025) malam.

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Ikut Selidiki, Rieke Ajukan Perlindungan Keluarga Korban ke LPSK

Towel menyebut penyebabnya tekanan netizen bukan tekanan publik secara umum.

“Okelah publik ada, tapi saya lebih lihat tekanan netizen. Kenapa? Karena persoalannya, sejak dia hadir itu kan selalu dalam apa namanya? Dalam bayang-bayang perbandingan dengan pelatih sebelumnya,” kata Towel.

Menurut Towel, siapapun pelatih yang menangani timnas Indonesia, kalau kondisinya seperti ini akan sulit.

“Siapapun pelatih yang menangani timnas senior Indonesia, jika kondisinya yang seperti ini nih, tekanannya, dibandingkan seolah-olah lebih baik, lebih buruk, bla bla bla bla, akan sangat sulit.

Berita Lainnya  Longsor TPST Bantargebang : 4 Tewas, 4 Selamat, 5 Masih Pencarian

Sebab kata Towel ukuran publik Indonesia melihat hal ini hanyalah dengan kemenangan.

“Tapi begitu kalah? Maka saya bilang kan ukurannya. Akhirnya kedangkalan kita hanya mengukur dari kemenangan. Enggak lebih dari itu. Begitu kalah, keluar kan semua tuh,” kata Towel.

Menurut Towel, pergantian pelatih adalah hal yang normal.

“Tapi kan situasinya beda di kita. Saya baca, yang belakangan terjadi lebih ikhlas gagal bersama pelatih sebelumnya,” ujarnya.

Towel menilai, itulah ketidakmatangan publik sepak bola Indonesia.

Berita Lainnya  Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

“Cuma kan akan capek juga. Percuma saya ngomong rasional juga kalau tanggapannya irasional misalnya. Saya juga tidak punya preferensi terhadap pelatih siapapun. Makanya saya bilang situasinya terbalik, karena siapapun nanti yang menggantikan atau mereka tetap bertahan itu akan sangat sulit,” ujarnya.***

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Patrick Kluivert Dipecat PSSI, Bung Towel: Karena Tekanan Netizen, https://wartakota.tribunnews.com/wartabola/871165/patrick-kluivert-dipecat-pssi-bung-towel-karena-tekanan-netizen.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Yusril Minta Polisi Ungkap Siapa Aktor Intelektualnya

JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto mengungkap tersangka pelaku teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus adalah empat prajurit TNI. Empat orang ini disebut...

Kapolres Cilacap Bantah Terima THR Lebaran dari Bupati

CILACAP - Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, menanggapi pernyataan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebut dirinya sebagai salah satu pihak yang diduga menjadi...

Polda Metro Jaya Ungkap Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terkini kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan