Minggu, Oktober 25, 2026
Google search engine

Istri Gus Dur Minta Delpedro Dibebaskan, Polda Metro : Penahanan Masih Berlanjut

JAKARTA – Polda Metro Jaya menjawab peluang untuk menghentikan kasus Direktur Lokataru Delpedro Marhaen dkk usai berbagai pihak menyoroti kasus penahanan yang dilakukan. Polda Metro menyebut hal itu akan dipertimbangkan penyidik.

“Nanti penyidik yang akan mempertimbangkan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan di Polsubsektor Juanda, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025).

Ade Ary menyebut kasus terkait penahanan Delpedro dkk masih terus berlanjut dan berproses. Dia menjelaskan Polda Metro menjalankan seluruh proses sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan atensi Presiden Prabowo Subianto.

“Masih terus berlanjut memproses ya. Komitmen Bapak Kapolda Metro Jaya menilai lanjuti arahan dari Bapak Kapolri dan atensi dari Bapak Presiden,” terang Ade Ary.

Berita Lainnya  RDP Soroti Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang, Murni Konsleting atau Sabotase Data Tanah Rakyat

“Arahan Bapak Presiden bahwa terhadap kasus tindak pidana yang terkait dengan kerusuhan beberapa hari yang lalu itu akan diproses tuntas, dan terus dilakukan pendalaman siapa dalang di balik kerusuhan tersebut,” imbuhnya.

Istri Gus Dur Minta Delpedro dkk Dibebaskan

Sebelumnya, istri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah Wahid, menjenguk sejumlah aktivis yang ditahan atas dugaan penghasutan aksi anarkistis beberapa waktu lalu. Dia menyampaikan rasa prihatinnya.

“Ada sedikit yang ingin saya sampaikan bahwa pertama-tama memang kami semua dari Gerakan Nurani Bangsa, dari tokoh-tokoh tua yang merasa prihatin dengan terjadinya penahanan-penahanan seperti ini. Apalagi yang ditahan adalah para aktivis-aktivis yang belum tentu tujuannya untuk memusuhi atau apa ya,” kata Sinta kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/9).

Berita Lainnya  MK Tolak Gugatan Keabsahan Syarat Pendidikan Wapres Gibran

Menurutnya, para aktivis tersebut ingin mewujudkan negara Indonesia yang bebas berpendapat. Dia mengatakan barangkali dalam penyampaiannya ada kesalahan dari para aktivis tersebut.

“Karena itu, dengan adanya itu, mereka mencoba, mereka telah melakukan itu, tetapi ternyata ada kesalahpahaman. Mungkin dengan ada satu-dua kata yang sedikit melenceng sehingga mereka mendapat perlakuan seperti ini,” bebernya.

Tujuan Sinta dan rekan-rekannya datang menjenguk para aktivis untuk meluruskan semuanya. Dia berharap agar mereka bisa dibebaskan.

Berita Lainnya  Taklukan TC Viettel 1- 0, Maung Bandung Bertengger di Puncak Klasemen Grup E

“Inilah tujuan kita Gerakan Nurani Bangsa datang kemari untuk meluruskan semuanya itu dan membebaskan semuanya itu. Karena mereka adalah anak bangsa kita yang berjuang untuk kemanusiaan dan untuk negara Indonesia,” bebernya.***

Artikel ini telah tayang di detiknews, “Polda Metro Jawab Peluang Hentikan Kasus Delpedro dkk” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8132325/polda-metro-jawab-peluang-hentikan-kasus-delpedro-dkk.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo : “Saya Tidak Mau Jadi Presiden, Rakyat Saya Miskin Terus, Malu Saya”

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan lebih baik tidak menjabat sebagai presiden, jika rakyat Indonesia terus hidup dalam kemiskinan. Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Rapat...

Ruko Gudang Makanan Ringan Terbakar, 1 Orang Tewas, Warga Malah Jarah Logistik

BENGKULU - Polresta Bengkulu langsung bergerak cepat mengamankan 12 warga yang diduga kuat melakukan penjarahan barang pascakebakaran maut. Aksi penjarahan logistik makanan ringan ini terjadi...

Kyai Kampung Demo Desak KPK Segera Tangkap Nusron Wahid

JAKARTA - Massa yang menamakan diri sebagai Kader dan Elemen KPK Nahdlatul Ulama (KPK NU) menggelar aksi unjuk rasa serta Istigasah Kubro di depan...

Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

PADANG - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang telah menangkap seorang pemuda berinisial L (24 tahun) atau LN di kawasan Arai Pinang, Kecamatan Lubuk Begalung,...

Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

LAMONGAN - Sebuah video memperlihatkan seorang Anggota TNI aktif/Babinsa Koramil Glagah, Serma Mamat Syaifudin (MS), sedang bersimpuh dan menangis sambil memeluk M. Munir Thowil...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan