Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Jadi Peluang Baru UMKM, Turubuk Resmi Jadi Identitas Kuliner Karawang

KARAWANG – Bukan hanya soal padi yang membuat tanah Karawang disebut lumbung beras nasional. Tapi juga soal satu tanaman yang namanya jarang terdengar di luar kota, terubuk.

Ya, terubuk. Nama yang mungkin asing bagi anak-anak muda. Tapi bagi generasi lama Karawang, ia adalah kenangan.

Sebuah tanaman khas rawa-rawa yang bisa dimasak, ditumis, bahkan dijadikan sayur berkuah. Rasanya gurih, teksturnya renyah, dan aromanya khas.

Hari ini, Jumat 12 September 2025, tanaman itu diluncurkan dalam balutan nama baru. Yakni Turbo. Singkatan dari Terubuk di Jero.

Berita Lainnya  Bayar Pajak Kendaraan di Depok dan Bekasi Tak Perlu Bawa BPKB

Sebuah inovasi yang tidak sekadar menjual rasa, tapi juga mengangkat identitas. Juga daya tarik dalam wisata.

Kenapa di jero? Karena bagian yang paling nikmat dari terubuk memang tersembunyi di dalam—mirip bonggol atau jantungnya. Di situlah letak kelezatannya.

Terubuk ini banyak ditemui di Karawang Selatan. Kita patut bangga dengan tanaman ini,” ujar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, saat peluncuran di Karawang.

Ia menegaskan, tak banyak orang yang tahu tentang kelezatan terubuk, sehingga perlu langkah pemerintah untuk mempromosikannya dengan kemasan modern dan kekinian.

Berita Lainnya  Pemkot Bekasi Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Semua Kecamatan

Peluncuran Turbo tak hanya sekadar seremoni. Acara itu dibalut festival kuliner yang menyajikan aneka olahan berbahan dasar terubuk.

Dari bolu, nugget, goreng penyek, hingga sayur bening dan tumisan bawang putih semua menghadirkan rasa autentik yang sulit dicari penggantinya.

Bupati Aep menyebut, inovasi ini bukan hanya untuk memperkenalkan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang baru bagi pelaku UMKM.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Gus Yaqut Menghilang di Rutan, Ternyata Jadi Tahanan Rumah

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) membenarkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) tak lagi menjalani penahanan di Rumah...

Dedi Mulyadi Mau Pangkas 20% Anggaran Pegawai Jabar

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut Lebaran menjadi momentum untuk evaluasi kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama dalam pengelolaan anggaran yang dinilai...

Roy Suryo Ogah Bela Rismon Sianipar, Setelah Minta RJ ke Jokowi

JAKARTA - Pakar telematika Roy Suryo mengaku tidak akan membela Rismon Sianipar yang sedang dilaporkan oleh kubu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terkait dugaan kasus ijazah palsu S2...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan