Minggu, Mei 10, 2026
spot_img

Jadi Peluang Baru UMKM, Turubuk Resmi Jadi Identitas Kuliner Karawang

KARAWANG – Bukan hanya soal padi yang membuat tanah Karawang disebut lumbung beras nasional. Tapi juga soal satu tanaman yang namanya jarang terdengar di luar kota, terubuk.

Ya, terubuk. Nama yang mungkin asing bagi anak-anak muda. Tapi bagi generasi lama Karawang, ia adalah kenangan.

Sebuah tanaman khas rawa-rawa yang bisa dimasak, ditumis, bahkan dijadikan sayur berkuah. Rasanya gurih, teksturnya renyah, dan aromanya khas.

Hari ini, Jumat 12 September 2025, tanaman itu diluncurkan dalam balutan nama baru. Yakni Turbo. Singkatan dari Terubuk di Jero.

Berita Lainnya  GOKAR Goes to School Bakal Dimulai 8 Mei 2026

Sebuah inovasi yang tidak sekadar menjual rasa, tapi juga mengangkat identitas. Juga daya tarik dalam wisata.

Kenapa di jero? Karena bagian yang paling nikmat dari terubuk memang tersembunyi di dalam—mirip bonggol atau jantungnya. Di situlah letak kelezatannya.

Terubuk ini banyak ditemui di Karawang Selatan. Kita patut bangga dengan tanaman ini,” ujar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, saat peluncuran di Karawang.

Ia menegaskan, tak banyak orang yang tahu tentang kelezatan terubuk, sehingga perlu langkah pemerintah untuk mempromosikannya dengan kemasan modern dan kekinian.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi Siapkan 3 Langkah Penataan Pasar Tumpah Cikarang

Peluncuran Turbo tak hanya sekadar seremoni. Acara itu dibalut festival kuliner yang menyajikan aneka olahan berbahan dasar terubuk.

Dari bolu, nugget, goreng penyek, hingga sayur bening dan tumisan bawang putih semua menghadirkan rasa autentik yang sulit dicari penggantinya.

Bupati Aep menyebut, inovasi ini bukan hanya untuk memperkenalkan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang baru bagi pelaku UMKM.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan