Senin, Juli 20, 2026
spot_img

Jadi Peluang Baru UMKM, Turubuk Resmi Jadi Identitas Kuliner Karawang

KARAWANG – Bukan hanya soal padi yang membuat tanah Karawang disebut lumbung beras nasional. Tapi juga soal satu tanaman yang namanya jarang terdengar di luar kota, terubuk.

Ya, terubuk. Nama yang mungkin asing bagi anak-anak muda. Tapi bagi generasi lama Karawang, ia adalah kenangan.

Sebuah tanaman khas rawa-rawa yang bisa dimasak, ditumis, bahkan dijadikan sayur berkuah. Rasanya gurih, teksturnya renyah, dan aromanya khas.

Hari ini, Jumat 12 September 2025, tanaman itu diluncurkan dalam balutan nama baru. Yakni Turbo. Singkatan dari Terubuk di Jero.

Berita Lainnya  KADIN Karawang 'Gaspol' Jadi Jembatan Kolaborasi Dunia Usaha dengan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Sebuah inovasi yang tidak sekadar menjual rasa, tapi juga mengangkat identitas. Juga daya tarik dalam wisata.

Kenapa di jero? Karena bagian yang paling nikmat dari terubuk memang tersembunyi di dalam—mirip bonggol atau jantungnya. Di situlah letak kelezatannya.

Terubuk ini banyak ditemui di Karawang Selatan. Kita patut bangga dengan tanaman ini,” ujar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh SE, saat peluncuran di Karawang.

Ia menegaskan, tak banyak orang yang tahu tentang kelezatan terubuk, sehingga perlu langkah pemerintah untuk mempromosikannya dengan kemasan modern dan kekinian.

Berita Lainnya  KADIN Karawang 'Gaspol' Jadi Jembatan Kolaborasi Dunia Usaha dengan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Peluncuran Turbo tak hanya sekadar seremoni. Acara itu dibalut festival kuliner yang menyajikan aneka olahan berbahan dasar terubuk.

Dari bolu, nugget, goreng penyek, hingga sayur bening dan tumisan bawang putih semua menghadirkan rasa autentik yang sulit dicari penggantinya.

Bupati Aep menyebut, inovasi ini bukan hanya untuk memperkenalkan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang baru bagi pelaku UMKM.***

Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sahroni Kritik Hotman Paris : “Gak Usah Bawa-bawa Nama Presiden”

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengkritik Hotman Paris, kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah, karena membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto....

Maksa Nikah Siri Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Karyawati 22 Tahun, Ketua Serikat Pekerja di Bekasi Dipolisikan

BEKASI - Ketua Serikat Pekerja di salah satu perusahaan elektronik terbesar di Kawasan Industri EJIP, Cikarang, berinisial Mrn, dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas...

Perkuat Ekosistem Keamanan, Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’

BANDUNG - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, resmi meluncurkan gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat' sebagai implementasi dan penguatan transformasi Polri presisi di...

Soal Rumah Febrie di Sentul, Hotman Paris : “Sudah Dihibahkan ke Cucu dari Mertuanya”

JAKARTA - Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, menjelaskan rumah milik kliennya di kawasan...

Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, Kejagung : “Itu Kewenangan Penyidik”

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan alasan belum melakukan penahanan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang telah berstatus...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan