KARAWANG – Bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 pada tanggal 14 September, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Karawang mengirimkan delegasi dunia usaha untuk melaksanakan kunjungan kerja ke Korea Selatan sekaligus menghadiri Korea Industrial Complex Export Fair (KICEF) 2026 di EXCO, Daegu, Korea Selatan, pada 14–16 September 2026.
Keberangkatan delegasi tersebut dilepas langsung oleh Ketua KADIN Karawang, H. Rafiudin Firdaus beserta pengurus lainnya, sebagai bagian dari komitmen KADIN Karawang untuk membawa potensi dunia usaha daerah menuju jejaring ekonomi internasional.
Momentum HUT Karawang ke-393 menjadi titik penting untuk melihat Karawang tidak hanya sebagai daerah dengan sejarah panjang, tetapi juga sebagai salah satu kekuatan industri dan investasi strategis di Indonesia.
Melalui kunjungan ke Korea Selatan, KADIN Karawang ingin membuka ruang yang lebih luas bagi kerja sama di bidang investasi, perdagangan, teknologi, industri, business matching, serta kemitraan antarpelaku usaha.
Ketua KADIN Karawang, H. Rafiudin Firdaus, mengatakan bahwa keberangkatan delegasi ke Korea Selatan merupakan bagian dari upaya membawa nama dan kepentingan dunia usaha Karawang ke tingkat global.
“HUT Karawang ke-393 harus menjadi momentum untuk melihat Karawang ke depan. Kita tidak hanya merayakan sejarah, tetapi juga menyiapkan masa depan. Salah satunya dengan membuka jejaring internasional dan membawa dunia usaha Karawang semakin terkoneksi dengan ekonomi global,” ujar Rafiudin, Sabtu (12/9/2026).
Menurutnya, Korea Selatan memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan industri, teknologi, manufaktur dan ekspor yang dapat menjadi referensi sekaligus peluang kolaborasi bagi dunia usaha Karawang.
KICEF 2026 sendiri mempertemukan berbagai sektor industri, antara lain food and health, beauty, living and smart technology, machinery and equipment, industrial IT, semiconductor, chemical and biomaterials, automotive parts, renewable energy, environmental machinery, serta AI solutions.
KADIN Karawang berharap kunjungan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menghasilkan jejaring, peluang investasi, kerja sama perdagangan dan kemitraan bisnis yang konkret.
“Karawang sudah menjadi rumah bagi banyak industri besar. Tantangan berikutnya adalah bagaimana pelaku usaha lokal dapat tumbuh, naik kelas, masuk dalam rantai pasok industri dan memiliki akses lebih luas ke pasar internasional,” kata Rafiudin.
Ia menegaskan, KADIN Karawang akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, industri, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
Di usia Karawang ke-393, semangatnya bukan hanya mengenang perjalanan masa lalu, tetapi membuka jalan menuju masa depan.***










