Minggu, Mei 10, 2026
spot_img

Motif ART Bunuh Majikan, Kesal karena Gaji Rp 500 Ribu Tak Dibayar

PURWAKARTA – Polisi akhirnya mengungkap motif kasus pembunuhan di Kabupaten Purwakarta – Jawa Barat dengan korban Dea Permata Karisma (26), seorang majikan berstatus Ibu Rumah Tangga (IRT) yang dibunuh oleh pelaku Ade Mulyana (26), seorang Asisten Rumah Tangga (ART).

Polisi mengungkap pelaku gelap mata menghilangkan nyawa majikannya sendiri lantaran kesal permintaan gajinya tidak digubris korban.

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan, motif Ade dipicu masalah uang. Pelaku geram karena merasa tidak ditanggapi saat menagih uang jasa kerja sebesar Rp 500 ribu.

Berita Lainnya  Gaduh Duit Sogokan Rekrutmen Nakes, Askun : Karawang Harus Bersih dari Oknum ASN Biadab

“Sekitar pukul 11.30 WIB di TKP hanya ada korban dan tersangka dan terjadi penyampaian tersangka mengenai penagihan jasa kerja sebesar Rp 500 ribu, namun oleh korban tidak ditanggapi,” ujar Dewa dilansir detikJabar, Kamis (14/8/2025).

Pelaku menggunakan palu dalam membunuh nyawa Dea. Ade menghantam kepala Dea sebanyak dua kali hingga korban pingsan.

“Tersangka langsung mengambil palu di TKP untuk membuat pingsan korban dan kemudian dipukulkan ke bagian belakang kepala korban namun korban tidak pingsan, tersangka menghantam kembali korban sampai tidak berdaya, pelaku memukulkan gagang palu ke mulut korban” katanya.

Berita Lainnya  Dikritik Budayawan, Lokasi Kirab Mahkota Binokasih Dipindah ke Masjid Syech Quro

Pelaku kemudian pergi ke luar rumah untuk menghilangkan barang bukti. Ponsel korban dibuang di bawah jembatan Cinangka dan barang bukti lainnya dibuang ke drainase Danau Jatiluhur.***

Sumber : DetikJabar

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan