Sabtu, Oktober 24, 2026
Google search engine

KDM Minta Bekasi Kembali ke Kejayaan Tarumanegara, Singgung Lagi Aksi ‘Si Raja Bongkar’

BEKASI – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta otoritas pemerintahan di Kabupaten Bekasi untuk dapat mengembalikan kejayaan Kerajaan Tarumanegara dengan menguasai aliran sungai sebagai sumber kehidupan utama masyarakat.

“Kabupaten Bekasi erat dengan Kerajaan Tarumanegara yang kekuatannya terletak pada daerah aliran sungai. Tarumanegara menguasai sungai jadi kalau ingin mengembalikan kejayaan Bekasi, maka kembalikan lah fungsi-fungsi sungai,” katanya di Cikarang, dilansir dari Antara, Jumat (15/8/2025).

Ia mengatakan pada era modern saat ini, peradaban terbaik untuk Kabupaten Bekasi adalah mengembalikan hamparan sungai sepanjang mungkin tanpa ada yang membatasi. Demikian pula lebar serta kedalaman sungai yang harus terus terjaga dengan baik.

“Maka peradaban terbaik ke depan adalah ketika industri Bekasi semakin tumbuh, jangan justru menjadikan sungai sebagai tempat membuang berbagai hajat. Baik hajat personal, komunal maupun industri,” katanya.

Berita Lainnya  Viral Video Pria Dicambuk Meringis Kesakitan di KPPG Bogor, Polisi Lakukan Penyelidikan

“Kalau kita ingin membangun peradaban ke depan sudah semestinya kita bersama-sama merumuskan 10 tahun ke depan. Di era kepemimpinan Pak Bupati sekarang, tidak boleh ada lagi yang membuang limbah ke sungai,” imbuh dia.

Dedi menilai Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang memiliki komitmen kuat untuk mengembalikan fungsi sungai sebagaimana mestinya. Ia pun menjuluki Bupati Bekasi sebagai Si Raja Bongkar berkat keberanian membongkar bangunan liar di sepanjang aliran sungai.

“Raja Bongkar, gelar itu saya berikan karena nyali yang tinggi di tengah orang senang terhadap popularitas tapi Bupati Bekasi berani mengambil risiko, bertentangan dengan arus karena ingin mengembalikan Bekasi pada jati dirinya,” katanya.

Berita Lainnya  Dikonfirmasi Persoalan Sewa Alat Berat, Kadis DLH Bekasi Lecehkan Wartawan : "Kau Jelek, Bau Sekali Badanmu"

Dirinya juga meminta pemerintah daerah menabung perencanaan setiap tahun untuk merealisasikan pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal guna menekan sekaligus mencegah tingkat pencemaran sungai.

“Ketika budaya membangun IPAL komunal terbentuk, maka MUI bisa saja nanti menyatakan suatu saat haram bagi siapa pun membuang kotoran ke sungai. Kenapa? Karena kita ini adalah mayoritas Muslim. Air dalam kacamata Muslim adalah dia harus suci dan mensucikan. Maka air harus menjadi bagian integral dari nilai-nilai kehidupan,” katanya.

Berita Lainnya  Taklukan TC Viettel 1- 0, Maung Bandung Bertengger di Puncak Klasemen Grup E

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menegaskan komitmen pemerintah daerah melalui upaya konkret mengembalikan fungsi lahan seperti seharusnya, termasuk mengembalikan fungsi daerah aliran sungai.

“Kami sudah menertibkan tidak kurang dari 11.000 bangunan liar yang tersebar di 120 titik dan proses ini berkelanjutan hingga fungsi daerah aliran sungai kembali normal. Kita juga akan terus membenahi tata ruang, memperbanyak ruang terbuka hijau, termasuk mempertahankan lahan sawah dilindungi,” kata dia.***

Sumber : Antara
Foto : Kebersamaan KDM dengan Bupati Ade Kuswara Kunang saat makan nasi tumpeng.

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Anak Durhaka Aniaya Ibu Kandung Berakhir Diciduk Polisi, Menangis Saat Ditangkap di Kandang Ayam

PADANG - Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang telah menangkap seorang pemuda berinisial L (24 tahun) atau LN di kawasan Arai Pinang, Kecamatan Lubuk Begalung,...

Anggota TNI ini Meminta Maaf Sambil Menangis Setelah Pukul Kepsek Kiyai Kultural NU

LAMONGAN - Sebuah video memperlihatkan seorang Anggota TNI aktif/Babinsa Koramil Glagah, Serma Mamat Syaifudin (MS), sedang bersimpuh dan menangis sambil memeluk M. Munir Thowil...

Prabowo Tegur Seskab Teddy yang Minta Pidatonya Diakhiri : “Gue nih Presiden, Ted”

JAKARTA - Momen Presiden Prabowo Subianto menegur Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, terjadi dalam bentuk kelakar atau candaan saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional...

Prabowo Cari Dedi Mulyadi yang Tidak Hadir dalam Rakornas TPAKD

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mencari keberadaan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) karena tidak hadir langsung dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan...

Pakai Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Desak Prabowo Segera Tangani Karhutla

JAKARTA - Anggota parlemen Malaysia, Kalam Salan, menyampaikan pesan kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam Bahasa Jawa. Dalam pesan tersebut, dia mendesak penanganan kebakaran hutan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan