Senin, Maret 23, 2026
spot_img

Tak Disekolahkan, Ibu ini Suruh 6 Anaknya Mengemis, Setengah Hari Bisa Dapet Rp 100 Ribu

KARAWANG – Seorang ibu di Rengasdengklok, Karawang menyuruh 6 anak kandungnya ikut mengemis bersamanya. Dugaan eksploitasi anak itu dapat perhatian Dinas Sosial (Dinsos) Karawang dan kini sudah diamankan.

Dia berhasil diamankan Dinas Sosial (Dinsos) setempat dan dibawa ke Rumah Singgah pada Selasa, 24 Juni 2025.

Pekerja Sosial Ahli Pertama, Asep Riyadi menerangkan, ibu tersebut sudah diamankan ke Rumah Singgah Dinsos Karawang.

Dia bilang, ibu tersebut sudah beberapa kali viral di media sosual karena sudah lama menjadikan anak-anaknya sebagai alat untuk mengemis di jalanan.

Berita Lainnya  Jembatan Garuda Cikao Resmi Beroperasi

“Warga Borontok, Kutawaluya. Kami dapat laporan Kamis, tapi untuk mengevakuasi kasus tersebut kita harus mateng, soalnya ketika viral mereka selalu menghindar, jadi kita mengintai,” terangnya kepada tvberita.

Dua anak yang sedang mengemis sedang diamankan petugas Dinsos Karawang.

Dari hasil pemeriksaan, ibu tersebut memiliki 6 anak berusia 21 tahun, 17 tahun, 15 tahun, 12 tahun, 10 tahun dan paling kecil balita berusia 3 tahun.

Ke 6 anak tersebut tidak sekolah dan bergantian mengemis bersama ibunya. Padahal, kata Asep, ibu tersebut memiliki rumah tetap, masih memiliki suami dan memiliki kendaraan.

Diperkirakan, tambah Asep, mereka memperoleh uang di jalanan sekitar 20 – 100 ribu dalam kurun waktu 12 jam dari jam 6 pagi hingga jam 6 sore.

Berita Lainnya  Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling Senilai Rp 183 Miliar

“Ini sangat memprihatikan, maraknya orang tua yang mengeksploitasi anak untuk meminta belas kasihan. Apalagi anak yang masih 3 tahun gak dibaju tadi,” katanya.

“Ibunya masih punya suami, katanya kuli di kebun. Rumahnya ada, tidak ngontrak, ada motor. Setiap hari yang antar jemput untuk ngemis itu suaminya,” tambah Asep.

Perhari ini Dinsos Karawang membawa ibu dan 2 anak (usia 17 tahun dan 3 tahun) ke rumah singgah. Pihaknya berencana merehabilitasi dan memanggil suami serta aparat desa untuk memberikan solusi agar keluarga tersebut tidak mencari nafkah di jalanan.

Berita Lainnya  Wali Kota Tri : Pendatang Harus Siapkan Skill untuk Bersaing

“Yang pasti di sini untuk reunifikasi dengan keluarganya. Saya rencana nanti jemput suaminya, sama panggil pihak desa untuk win-win solution gimana. Kalau bantuan, ibu ini udah dapat bantuan BPMT,” pungkasnya. (*)

Sumber : tvberitacoid

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Prabowo Lanjutkan Program MBG : Dari Pada Uang Dikorupsi!

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai prioritas pemerintah di tengah berbagai kritik dan tantangan fiskal. Menurut Prabowo, program...

Sudah Dilarang Dedi Mulyadi, Para Penyapu Koin Tetap Beraksi

SUBANG – Penyapu koin di Kabupaten Indramayu-Subang, Jawa Barat tetap nekat berburu recehan di tengah arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Seperti diketahui,...

Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola yang Sedang Takbiran, 3 Warga Luka Akibat Sabetan Sajam

KARAWANG - Sejumlah pemuda tak dikenal tiba-tiba melakukan tindakan penyerangan terhadap jemaah musola yang sedang melaksanakan takbiran di Musola Al Mubarokah, di Kampung Cengkeh...

Pelaku Pembunuhan Cucu Mpok Nori Ditangkap

JAKARTA - Kasus pembunuhan tragis menimpa Dwintha Anggary, cucu dari komedian legendaris Mpok Nori. Korban ditemukan tewas bersimbah darah di kamar kosnya di kawasan...

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, MAKI Kritik Keras KPK

JAKARTA  - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) mengkritik keras sikap KPK yang mengalihkan penahanan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tahanan rumah. KPK dinilai...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan