Rabu, Mei 13, 2026
spot_img

Soal Jalan Rusak, Bupati Aep : Mudah-mudahan PPK 1 Jabar Denger, Supaya Netizen Gak Nanya Terus

KARAWANG – Persoalan jalan rusak di Kabupaten Karawang – Jawa Barat kembali menjadi sorotan publik, khususnya disorot para netizen di media sosial yang mempertanyakan komitmen Pemkab Karawang dalam hal pembangunan infrastruktur jalan.

Pasalnya, mulai banyak korban (pengendara) berjatuhan di sejumlah ruas jalan berlubang yang ada di Kabupaten Karawang.

Menjawab persoalan ini, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh berharap, pernyataanya di media massa kali ini sampai ke PPK 1 Jawa Barat (Pejabat Pembuat Komitmen) yang memiliki kewenangan untuk memperbaiki jalan provinsi yang rusak parah tersebut.

Terlebih ia mengaku tak bosan-bosan untuk menjelaskan ke masyarakat lewat media massa, bahwa sejumlah ruas jalan rusak tersebut bukan merupakan kewenangan Pemkab Karawang.

Berita Lainnya  Bakal Disulap Jadi Akses Jalan, 72 Bangli di Bantaran Sungai Kali Baru Ditertibkan

“Saya sih mudah-mudahan PPK 1 ngedenger saya ngomong gini. Ngomong terus kan, dari pada saya ditanya terus netizen,” tutur Bupati Aep, saat ditanya sejumlah awak media.

Untuk persoalan infrastruktur jalan hingga Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menjadi kewenangan pemda, Bupati Aep menegaskan jika selama ini tidak ada persoalan untuk segera diperbaiki.

Sehingga Bupati Aep berharap, masyarakat khususnya para netizen bisa membedakan antara jalan yang menjadi kewenangan pemda dengan jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Jabar.

Berita Lainnya  Kapan Flyover Bulak Kapal Dibangun, Pemkot Bekasi Masih Tunggu Skema Bantuan Presiden

“Kalau ada di wilayah kita (kewenangan pemda), ngomoingin jalan, penerangan (PJU), insha Allah. Tapi kadang-kadang ada jalan yang bukan haknya saya (pemda), dan saya tidak bisa mengintervensi,” terangnya.

Salah satu contoh adalah jalan rusak di Kecamatan Jatisari. Yaitu dimana perbaikannya merupakan kewenangan Pemprov Jabar. Namun demikiaj, Bupati Aep mengaku sudah mengkoordinasikannya dengan PPK 1 Jabar.

“Jalan Jatisari, saya sudah ngomong ke PPK 1 Jawa Barat. Mereka bilang sedang mengupayakan akan melakukan perbaikan di Juni 2025,” terangnya.

Bupati Aep juga berharap, agar perbaikan Jalan Raya Jatisari dilakukan dengan cor beton secara keseluruhan. Mengingat kendaraan yang melintas di jalan tersebut merupakan kendaraan bertonase berat. Sehingga perbaikan jalannya harus dilakukan dengan baik (dengan cor beton).

Berita Lainnya  Masuk Triwulan II, Bupati Aep Mulai 'Gas Lagi' Pembangunan Infrastruktur Jalan

“Mobil ke arah Pantura besar-besar. Kalau tidak dikerjakan dengan baik maka akan rusak lagi. Sehingga saya berharap itu dikerjakan semua dengan cara dibeton,”

“Karena itu kan jalan pusat, jalan antar kota antar provinsi yang mobilnya gede-gede,” tutup Bupati Aep.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Saling Lempar Tanggungjawab di Sidang Ade Kunang, Hakim Minta Para Saksi Dikonfrontir

BANDUNG - Sidang kasus dugaan korupsi dan ijon proyek di Kabupaten Bekasi dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang alias Ade Kunang dan...

2 Napiter di Lapas Subang Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

SUBANG – Langkah nyata pembinaan dan deradikalisasi kembali membuahkan hasil di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang. Dua narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) secara resmi...

Upaya Penyelundupan Narkotika ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

KARAWANG - Upaya penyelundupan narkotika oleh orang tak dikenal (OTK) ke dalam Lapas Karawang berhasil digagalkan petugas, Senin (11/5/2026). Pelaku melakukan modus pelemparan barang haram...

Buntut Bentrokan Suporter, Dedi Mulyadi Minta Bobotoh Tak Berlebihan Rayakan Kemenangan

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan imbauan tegas kepada para pendukung Persib Bandung atau Bobotoh untuk tidak merayakan kemenangan atas Persija Jakarta...

Sidang Lanjutan Ade Kunang Ungkap Sopir Angkot Dijadikan Direktur Fiktif untuk Dapat Proyek

BANDUNG - Sidang lanjutan kasus korupsi proyek ijon dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara, dan ayahnya, HM Kunang, mengungkap fakta baru. Seorang pengusaha...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan