Rabu, Mei 13, 2026
spot_img

Soal Bayi Meninggal, Di Depan KDM-RSUD Karawang Alasan Sedang Ada Operasi yang Sama

Pasca bayi warga meninggal diduga akibat kelalaian pelayanan di RSUD Karawang, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) melakukan inspeksi mendadak (sidak), pada Rabu (21/5/2025).

Didampingi Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, KDM mengevaluasi satu persatu proses pelayanan kesehatan di RSUD Karawang.

“Ieu umum teu dimana-mana. Perawat rumah sakit pemerintah teh kadang-kadang kurang seuri,” sindir KDM, saat audiensi dengan Manajemen RSUD Karawang.

Melalui kesempatan ini, KDM juga memberikan kesempatan kepada Edwin Setiawan (29), orang tua yang bayinya meninggal setelah 3 jam istrinya menjalani proses kelahiran di RSUD Karawang.

Edwin menceritakan pelayanan di RSUD Karawang yang kurang sigap. Karena saat istrinya mengalami dua kali pendarahan hebat, baru ada penanganan sekitar jam 12 siang masuk UGD.

Kemudian, dari jam 12 siang hingga jam 5 sore belum ada penanganan lagi.

Menjawab pertanyaan ini, Manajemen RSUD Karawang mengaku sudah berdiskusi dengan Erdwin dan melakukan konferensi pers atas persoalan ini.

Menurutnya,Edwin sudah memaafkan dan bidan yang berkaitannya juga sudah minta maaf.

Kenapa waktu itu istri Edwin tidak langsung mendapatkan penanganan operasi (sesar), meskipun sudah mengalami pendarahan dan pecah ketuban, Manajemen RSUD Karawang menyampaikan alasan ini.

“Diantara jam 12 hingga jam 5 sore, sedang ada penanganan dengan kasus yang sama bahkan lebih gawat (emergency),” katanya.

“Berarti di ruangan operasi itu jumlahnya sangat terbatas,” tanya KDM, yang kemudian tidak dijawab lagi Manajemen RSUD Karawang.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Saling Lempar Tanggungjawab di Sidang Ade Kunang, Hakim Minta Para Saksi Dikonfrontir

BANDUNG - Sidang kasus dugaan korupsi dan ijon proyek di Kabupaten Bekasi dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang alias Ade Kunang dan...

2 Napiter di Lapas Subang Ucapkan Ikrar Setia kepada NKRI

SUBANG – Langkah nyata pembinaan dan deradikalisasi kembali membuahkan hasil di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang. Dua narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) secara resmi...

Upaya Penyelundupan Narkotika ke Lapas Karawang Digagalkan Petugas

KARAWANG - Upaya penyelundupan narkotika oleh orang tak dikenal (OTK) ke dalam Lapas Karawang berhasil digagalkan petugas, Senin (11/5/2026). Pelaku melakukan modus pelemparan barang haram...

Buntut Bentrokan Suporter, Dedi Mulyadi Minta Bobotoh Tak Berlebihan Rayakan Kemenangan

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan imbauan tegas kepada para pendukung Persib Bandung atau Bobotoh untuk tidak merayakan kemenangan atas Persija Jakarta...

Sidang Lanjutan Ade Kunang Ungkap Sopir Angkot Dijadikan Direktur Fiktif untuk Dapat Proyek

BANDUNG - Sidang lanjutan kasus korupsi proyek ijon dengan terdakwa Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara, dan ayahnya, HM Kunang, mengungkap fakta baru. Seorang pengusaha...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan