Selasa, Agustus 11, 2026
spot_img

Soal Bayi Meninggal, Di Depan KDM-RSUD Karawang Alasan Sedang Ada Operasi yang Sama

Pasca bayi warga meninggal diduga akibat kelalaian pelayanan di RSUD Karawang, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) melakukan inspeksi mendadak (sidak), pada Rabu (21/5/2025).

Didampingi Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, KDM mengevaluasi satu persatu proses pelayanan kesehatan di RSUD Karawang.

“Ieu umum teu dimana-mana. Perawat rumah sakit pemerintah teh kadang-kadang kurang seuri,” sindir KDM, saat audiensi dengan Manajemen RSUD Karawang.

Melalui kesempatan ini, KDM juga memberikan kesempatan kepada Edwin Setiawan (29), orang tua yang bayinya meninggal setelah 3 jam istrinya menjalani proses kelahiran di RSUD Karawang.

Edwin menceritakan pelayanan di RSUD Karawang yang kurang sigap. Karena saat istrinya mengalami dua kali pendarahan hebat, baru ada penanganan sekitar jam 12 siang masuk UGD.

Kemudian, dari jam 12 siang hingga jam 5 sore belum ada penanganan lagi.

Menjawab pertanyaan ini, Manajemen RSUD Karawang mengaku sudah berdiskusi dengan Erdwin dan melakukan konferensi pers atas persoalan ini.

Menurutnya,Edwin sudah memaafkan dan bidan yang berkaitannya juga sudah minta maaf.

Kenapa waktu itu istri Edwin tidak langsung mendapatkan penanganan operasi (sesar), meskipun sudah mengalami pendarahan dan pecah ketuban, Manajemen RSUD Karawang menyampaikan alasan ini.

“Diantara jam 12 hingga jam 5 sore, sedang ada penanganan dengan kasus yang sama bahkan lebih gawat (emergency),” katanya.

“Berarti di ruangan operasi itu jumlahnya sangat terbatas,” tanya KDM, yang kemudian tidak dijawab lagi Manajemen RSUD Karawang.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Siswa SMA Tewas Tertabrak KRL di Stasiun Jurangmangu – Tanggerang Selatan

TANGGERANG - Terjadi kecelakaan di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, Senin (10/8/2026), setelah seorang pelajar SMA tewas tertabrak Kereta Rel Listrik (KRL). Peristiwa yang terjadi sekitar...

Dugaan Korupsi KPR BTN, Manajemen PT. BAS Janji Koperatif dan Selesaikan Sengketa Konsumen

KARAWANG - Terkait dugaan korupsi KPR Bank BTN yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Karawang, Manajemen PT. Bumi Artha Sedayu (BAS) akhirnya angkat bicara. Plt. Direktur...

Bentuk Protes Harga Telur Terus Anjlok, Peternak di Yogyakarta Bagikan Ribuan Ekor Ayam

JOGJA - Ratusan peternak di DIY mendatangi kantor DPRD DIY, Senin (10/08/2026). Sebelum masuk ke gedung wakil rakyat tersebut, mereka terlebih dahulu membagi-bagikan ayam...

3 Kali Mangkir Panggilan, Kejari Bekasi Tahan Mantan Dirus Perumda Tirta Bhagasasi

BEKASI - Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menahan mantan Direktur Usaha Perumda Tirta Bhagasasi berinisial AEZ (35) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pemasangan...

2 Tahun Misteri Hilangnya Paramitha Titania Akhirnya Terungkap, Tulang Belulang Korban Ditemukan di Jurang

MOROWALI - Tulang belulang Paramitha Titania Anggelica (28), yang hilang sejak Juli 2024, ditemukan di dalam jurang Desa Kalono, Kecamatan Bungku, Kabupaten Morowali, Sulawesi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan