Sabtu, Juni 27, 2026
spot_img

Soal Bayi Meninggal, Di Depan KDM-RSUD Karawang Alasan Sedang Ada Operasi yang Sama

Pasca bayi warga meninggal diduga akibat kelalaian pelayanan di RSUD Karawang, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) melakukan inspeksi mendadak (sidak), pada Rabu (21/5/2025).

Didampingi Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, KDM mengevaluasi satu persatu proses pelayanan kesehatan di RSUD Karawang.

“Ieu umum teu dimana-mana. Perawat rumah sakit pemerintah teh kadang-kadang kurang seuri,” sindir KDM, saat audiensi dengan Manajemen RSUD Karawang.

Melalui kesempatan ini, KDM juga memberikan kesempatan kepada Edwin Setiawan (29), orang tua yang bayinya meninggal setelah 3 jam istrinya menjalani proses kelahiran di RSUD Karawang.

Edwin menceritakan pelayanan di RSUD Karawang yang kurang sigap. Karena saat istrinya mengalami dua kali pendarahan hebat, baru ada penanganan sekitar jam 12 siang masuk UGD.

Kemudian, dari jam 12 siang hingga jam 5 sore belum ada penanganan lagi.

Menjawab pertanyaan ini, Manajemen RSUD Karawang mengaku sudah berdiskusi dengan Erdwin dan melakukan konferensi pers atas persoalan ini.

Menurutnya,Edwin sudah memaafkan dan bidan yang berkaitannya juga sudah minta maaf.

Kenapa waktu itu istri Edwin tidak langsung mendapatkan penanganan operasi (sesar), meskipun sudah mengalami pendarahan dan pecah ketuban, Manajemen RSUD Karawang menyampaikan alasan ini.

“Diantara jam 12 hingga jam 5 sore, sedang ada penanganan dengan kasus yang sama bahkan lebih gawat (emergency),” katanya.

“Berarti di ruangan operasi itu jumlahnya sangat terbatas,” tanya KDM, yang kemudian tidak dijawab lagi Manajemen RSUD Karawang.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dari Dedi Mulyadi hingga Prabowo, Semua Orang Marah pada Kekejaman Taufik Hidayat

BANDUNG - Kasus penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30), terhadap kekasihnya YTR di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih menjadi perbincangan...

Taufik Hidayat Minta Maaf dan Mengaku Menyesal

BANDUNG - Suasana di salah satu ruangan di Mapolda Jawa Barat, Kota Bandung, begitu riuh pada Jumat (26/6/2026). Sebab, di lokasi digelar konferensi pers...

Soal Duit Rp20 Juta ke Ketua BEM FH, Kombes Pol Budi Hermanto : ‘Beneran Polisi atau Orang yang Ngaku Polisi’

JAKARTA - Polda Metro Jaya buka suara mengenai aliran dana yang diterima mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) sebesar Rp 20 juta. Uang itu disebut...

Merasa Difitnah Lecehkan 4 Anggotanya, Kasatpol PP Kota Bekasi Siap Lakukan ‘Sumpah Pocong’

Menderita Penyakit Gula, Kejantanan Tidak Lagi Berfungsi, Tidak Mungkin Lakukan Pelecehan Seksual KOTA BEKASI - Merasa difitnah telah melakukan pelecehan seksual terhadap empat anggotanya yang...

Lagi, Peserta SPPI Kopdes Meninggal Dunia saat Ikuti Latsarmil

TERJADI lagi, satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) dilaporkan meninggal dunia, saat mengikuti latihan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan