Minggu, Mei 10, 2026
spot_img

Anggota Ormas di Karawang Ngamuk Minta Jatah Karung

Rekaman CCTV yang memperlihatkan sekelompok ormas ngamuk di sebuah gudang ekspedisi beredar di media sosial. Aksi itu dipicu lantaran permintaan mereka mendapat jatah karung ditolak pihak perusahaan.

Tindakan premanisme oknum ormas itu terjadi di gudang ekspedisi di Jalan Lingkarluar Tanjungpura, Karawang pada Selasa (29/4) malam.

“Kejadian pas 29 April jam 12 malem. Mereka dateng kesini dengan jumlah 10 orang, itu dalam keadaan mabuk tapi gak semuanya,” ungkap Yusuf, Shift Lead gudang ekspedisi tersebut saat dikonfirmasi, Sabtu (10/5).

Ia menuturkan, mulanya kelompok ormas tersebut meminta jatah karung sebanyak 100 pcs. Mereka beralasan karung itu akan digunakan untuk mengangkut tanah irigasi.

Berita Lainnya  Update KRL Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek, 14 Orang Tewas dan 84 Luka-luka

Pihak keamanan gudang lantas menolak permintaan itu, namun malah berujung memicu emosi salah seorang dari kelompok ormas tersebut.

“Pemicu ributnya itu ada salah satu karyawan sini ngomong apa gak tau bikin mereka balik lagi. Mereka udah balik lagi sampe gerbang padahal,” katanya.

Kerap diminta jatah

Yusuf mengungkap, permintaan jatah karung dari sejumlah ormas di wilayah setempat sering terjadi dalam setahun terakhir. Alasannya sama; untuk keperluan mengangkut tanah.

Berita Lainnya  Dasco, Raffi Ahmad, Kapolda Metro Jaya hingga Walkot Bekasi Pantau Jalannya Evakuasi Korban

“Cuma feeling kita sih dijual,” ujarnya.

Hal itu diakuinya membuat resah para karyawan, sebab karung tersebut bagian dari aset perusahaan untuk keperluan operasional.

“Itu kan aset perusahan yang nantinya bakal dipakai lagi buat operasional, jadi sebenarnya udah salah,” sesal dia.

Kendati demikian, alih-alih melapor ke kepolisian, pihaknya mengaku lebih memilih untuk mengadukan kasus ini ke aparat TNI selaku pimpinan keamanan gudang.

“Kita lapor ke komandannya sekuriti sih, TNI juga. Kalau lapor polisi kayaknya gak ini lah. Lihat di medsos kan sama polisi dipersilakan lapor, lah masa harus nunggu laporan dulu, sedangkan kejadiannya udah jelas terlihat, makanya enggak,” tandasnya.

Berita Lainnya  Debt Collector Bentrok dengan Warga di Cakung - Jaktim

Terpisah, Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian mengaku sudah menerjunkan jajarannya ke lokasi kejadian untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.

“Anggota reskrim sudah di lokasi ya,” jawabnya singkat. (*)

Sumber : TvBerita

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Pelaku Penadah HP Curian di Bekasi Pakai Aluminum Foil buat Tangkal Sinyal

JAKARTA - Polisi menangkap tiga orang penadah handphone curian di Bekasi Timur. Para tersangka menggunakan aluminum foil untuk mengacak sinyal pendeteksi handphone. Kanit Reskrim Polsek...

252 Siswa di Jakarta Timur Keracunan MBG

JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat sebanyak 252 siswa mengalami gejala diduga keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

Makam Dibongkar, Polisi Selidiki Kasus Bayi Tewas Tak Wajar di Karawang

KARAWANG - Diduga mengalami kematian tak wajar, pihak kepolisian akhirnya melakukan ekshumasi atau proses pembongkaran makam seorang bayi laki-laki berinisial TP (1,5), asal Desa...

Demo Bupati Indramayu, Massa Lemparkan Puluhan Ular ke Aparat yang Berjaga

INDRAMAYU – Suasana di depan Pendopo Kabupaten Indramayu mendadak riuh saat puluhan ekor ular meluncur ke arah barisan penjagaan aparat keamanan. Aksi tak lazim...

Jadi Sorotan Satelit NASA, Kota Bekasi Disebut Salah Satu Kota Paling Beracun di Dunia

KOTA BEKASI - Di tengah bakal adanya proyek pengelolaan sampah energi listrik (PSEL), Kota Bekasi kembali jadi sorotan internasional setelah hasil pemantauan satelit mengungkap...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan