Rabu, Juni 24, 2026
spot_img

Anggota Ormas di Karawang Ngamuk Minta Jatah Karung

Rekaman CCTV yang memperlihatkan sekelompok ormas ngamuk di sebuah gudang ekspedisi beredar di media sosial. Aksi itu dipicu lantaran permintaan mereka mendapat jatah karung ditolak pihak perusahaan.

Tindakan premanisme oknum ormas itu terjadi di gudang ekspedisi di Jalan Lingkarluar Tanjungpura, Karawang pada Selasa (29/4) malam.

“Kejadian pas 29 April jam 12 malem. Mereka dateng kesini dengan jumlah 10 orang, itu dalam keadaan mabuk tapi gak semuanya,” ungkap Yusuf, Shift Lead gudang ekspedisi tersebut saat dikonfirmasi, Sabtu (10/5).

Ia menuturkan, mulanya kelompok ormas tersebut meminta jatah karung sebanyak 100 pcs. Mereka beralasan karung itu akan digunakan untuk mengangkut tanah irigasi.

Berita Lainnya  Misteri Kematian Pejabat Purwakarta, Bunuh Diri atau Dibunuh?

Pihak keamanan gudang lantas menolak permintaan itu, namun malah berujung memicu emosi salah seorang dari kelompok ormas tersebut.

“Pemicu ributnya itu ada salah satu karyawan sini ngomong apa gak tau bikin mereka balik lagi. Mereka udah balik lagi sampe gerbang padahal,” katanya.

Kerap diminta jatah

Yusuf mengungkap, permintaan jatah karung dari sejumlah ormas di wilayah setempat sering terjadi dalam setahun terakhir. Alasannya sama; untuk keperluan mengangkut tanah.

Berita Lainnya  Viral Video Anggota TNI Diduga Intimidasi Petani di Tasikmalaya

“Cuma feeling kita sih dijual,” ujarnya.

Hal itu diakuinya membuat resah para karyawan, sebab karung tersebut bagian dari aset perusahaan untuk keperluan operasional.

“Itu kan aset perusahan yang nantinya bakal dipakai lagi buat operasional, jadi sebenarnya udah salah,” sesal dia.

Kendati demikian, alih-alih melapor ke kepolisian, pihaknya mengaku lebih memilih untuk mengadukan kasus ini ke aparat TNI selaku pimpinan keamanan gudang.

“Kita lapor ke komandannya sekuriti sih, TNI juga. Kalau lapor polisi kayaknya gak ini lah. Lihat di medsos kan sama polisi dipersilakan lapor, lah masa harus nunggu laporan dulu, sedangkan kejadiannya udah jelas terlihat, makanya enggak,” tandasnya.

Berita Lainnya  ASN di Purwakarta Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dalam Rumah

Terpisah, Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian mengaku sudah menerjunkan jajarannya ke lokasi kejadian untuk menindaklanjuti peristiwa tersebut.

“Anggota reskrim sudah di lokasi ya,” jawabnya singkat. (*)

Sumber : TvBerita

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Digembleng Ala Militer, 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal

JAKARTA - Dua orang peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal...

Terima Uang Rp20 Juta Terkait Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM Abdi Maludin

JAKARTA - Universitas Bung Karno (UBK) menonaktifkan Ketua BEM Fakultas Hukum (FH) UBK Muhammad Abdi Maludin berkaitan dengan pengakuan menerima uang Rp20 juta terkait...

Kasus Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah, Anne Ratna Mustika kembali Datangi Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika (ARM) kembali terpantai mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (22/6/2026). Selain Anne tampak juga pengembang...

Dedi Mulyadi Buka Sayembara akan Beri Rp 250 Juta bagi yang Menemukan Taufik Hidayat

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi membuka sayembara bagi masyarakat untuk menemukan keberadaan Taufik Hidayat, pelaku penyekapan terhadap YTR di Kabupaten Bandung. Hadiah...

SMA-SMK Swasta di Kota Bekasi Tolak Program Sekolah Gratis Dedi Mulyadi

KOTA BEKASI - Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Bekasi mengungkapkan bahwa mayoritas SMA/SMK swasta di Bekasi menolak program Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK)...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan