Sabtu, Maret 28, 2026
spot_img

Dea Eka : Rubah Mindset, Pemuda Harus Kembali ke Tradisi Nenek Moyang – Bercocok Tanam

BANDUNG | OPINIPLUS.COM | – Pasca diberi mandat dan dilantik sebagai Ketua Bidang Pemuda Tani DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Barat Periode 2024-2029, Dea Eka Rizaldi, SH menyampaikan bahwa hal pertama yang akan ia lakukan adalah merubah mindset atau pola pikir para pemuda di Jawa Barat.

Disampaikan Dea, mulai saat ini pemuda harus merubah mindset yang terkadang instan dan simpel. Yaitu dimana ketika ingin mendapatkan penghasilan, maka larinya ke industri (pabrik).

“Dengan bergabungnya saya di HKTI di Bidang Kepemudaan, saya akan mencoba merubah mindset atau pola pikir anak muda hari ini,” tutur Dea Eka, Sabtu (14/12/2024).

Menurut Dea, merubah mindset para pemuda untuk lebih mencintai pertanian ini tentu selaras dengan program Prabowo-Gibran. Yaitu dimana bangsa Indonesia harus mampu mewujudkan swasembada pangan.

“Ketika pemuda tidak peduli dengan pertanian, maka bagaimana bisa mencapai Indonesia Emas di 2045,” katanya.

Diharapkan Dea, pemuda Jawa Barat harus kembali memulai tradisi leluhurnya, yaitu bercocok tanam kembali.

“Insha Allah manfaatnya lebih besar dari kita, oleh kita dan untuk kita,” tandas tokoh Pemuda asal Kabupaten Karawang ini.

Sementara, Ketua DPN HKTI, Fadli Zon menyampaikan harapan pada pengurus HKTI Jabar, yaitu dimana HKTI Jabar harus menjadi pionir terdepan memajukan petani dan sektor pertanian di Jabar.

Fadli mengatakan, Jabar sebagai lumbung pangan nasional jadi dinilai sangat penting. Kehadiran HKTI Jabar sangat penting bagi HKTI di Indonesia. Fadli bercerita bahwa Prabowo pernah menjadi Ketum DPN HKTI 2004-2015.

Menurut Fadli, Prabowo adalah sosok yang sangat menghormati profesi petani “Ke depan, pemerintahan akan menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas. Yakni, bagaimana menciptakan swasembada pangan di Indonesia. Cita-cita Pak Prabowo sebagai Presiden Indonesia dan Ketua Dewan Pembina HKTI semoga bisa terwujud,” paparnya.

Masyarakat diharapkan bisa menikmati makanan yang bergizi. Ini terutama untuk generasi muda dan ibu hamil agar bisa mengurangi angka stunting.

“Pak Prabowo sangat konsen terhadap ketahanan pangan dan kemandirian pangan,” katanya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Truk Boks Tabrak Warung di Cipeundeuy Subang, 1 Orang Tewas

SUBANG - Sebuah truk boks pengangkut telur dengan nomor plat BE 8270 RU menabrak warung di pinggir Jalan Raya Lengkong, Kampung Cijoged, Desa Lengkong,...

Viral Guru Ngaji Diamuk Massa karena Selingkuh dengan Istri Orang

KARAWANG - Sebuah video viral beredar di media sosial yang memperlihatkan seorang warga Kecamatan Tirtajaya sedang berusaha diamankan anggota kepolisian dan anggota TNI, karena...

Sanksi Tegas PT. Pindo Deli 4, LMP Mada Jabar Ancam Geruduk DLHK

KARAWANG - Adanya temuan dugaan pembuangan limbah PT. Pindo Deli 4 ke aliran sungai di Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Laskar Merah Putih...

Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

SUBANG - Misteri kematian tragis pemilik warung remang-remang di wilayah Pantura, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, akhirnya terungkap. Polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan yang juga disertai aksi...

Kangkangi Inpres, IWOI Karawang Soroti Minimnya Keterlibatan KDKMP dalam Program MBG

KARAWANG — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang menyoroti dugaan pelanggaran terhadap Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan