KOTA BEKASI – Palang kereta otomatis terpasang di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (13/5/2026).
Pantauan di lokasi, palang tersebut terpasang pada dua sisi. Dua sisi itu dari arah Jalan Ampera menuju Duren Jaya, dan sebaliknya.
Meski sudah terpasang, palang manual yang sebelumnya lebih dulu ada tetap difungsikan. Sebab, untuk pengoperasian palang otomatis belum diberlakukan secara resmi.
Mengingat masih menunggu pembangunan pos petugas penjaga lintasan yang ditempatkan di sekitar lokasi.
“Kemarin (Selasa (12/5/2026) baru terpasang kayanya, soalnya saya kemarin lewat udah ada,” kata Saiful Ikram selaku pengendara motor yang kerap melintasi lokasi, Rabu (13/5/2026).
Saiful berharap pemasangan serupa juga dapat diterapkan di perlintasan sebidang Jalan Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur.
Sebab menurutnya, intensitas kendaraan justru lebih tinggi di Jalan Bulak Kapal, jika dibandingkan Ampera.
“Bagus ada palang otomatis ini, tapi saya harap di Bulak Kapal juga ada, soalnya aktivitas lalu lalang kendaraan lebih banyak di sana juga,” tutupnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi merencanakan kajian terkait terobosan baru memasang alarm pendeteksi kedatangan kereta.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menjelaskan pihaknya merancang terobosan baru itu untuk menekan potensi kecelakaan di perlintasan sebidang kereta.
“Sedang saya inisiasi, kami menggunakan elektrik, tapi bukan untuk menutup pintu, tapi elektriknya nanti kami akan buat ada semacam suara,” jelas Tri saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).
Tri menuturkan secara teknis, alarm nantinya akan berbunyi jika kereta sudah berjarak 500 meter dari lokasi perlintasan sebidang kereta.
Inisiasi terobosan tersebut pun hingga kini masih dirancang oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi).
“Alat itu nantinya akan mengirimkan sinyal pada saat kereta lewat, alat itu berbunyi, jadi kereta lewat mungkin dari kurang 500 meter walaupun sinyalnya bunyi, sehingga memberikan peringatan agar kendaraan untuk tidak kemudian memaksakan diri melewati jalan yang ada,” tuturnya. (M37)
Sumber : TribunNews.com










