Kamis, Agustus 13, 2026
spot_img

Palang Kereta Otomatis Terpasang di Perlintasan Sebidang Jalan Ampera Bekasi, Tapi…?

KOTA BEKASI – Palang kereta otomatis terpasang di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (13/5/2026).

Pantauan di lokasi, palang tersebut terpasang pada dua sisi. Dua sisi itu dari arah Jalan Ampera menuju Duren Jaya, dan sebaliknya.

Meski sudah terpasang, palang manual yang sebelumnya lebih dulu ada tetap difungsikan. Sebab, untuk pengoperasian palang otomatis belum diberlakukan secara resmi.

Mengingat masih menunggu pembangunan pos petugas penjaga lintasan yang ditempatkan di sekitar lokasi.

“Kemarin (Selasa (12/5/2026) baru terpasang kayanya, soalnya saya kemarin lewat udah ada,” kata Saiful Ikram selaku pengendara motor yang kerap melintasi lokasi, Rabu (13/5/2026).

Berita Lainnya  HMI Soroti Klaim Tunggakan BPJS Kesehatan ke Rumah Sakit

Saiful berharap pemasangan serupa juga dapat diterapkan di perlintasan sebidang Jalan Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur.

Sebab menurutnya, intensitas kendaraan justru lebih tinggi di Jalan Bulak Kapal, jika dibandingkan Ampera.

“Bagus ada palang otomatis ini, tapi saya harap di Bulak Kapal juga ada, soalnya aktivitas lalu lalang kendaraan lebih banyak di sana juga,” tutupnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi merencanakan kajian terkait terobosan baru memasang alarm pendeteksi kedatangan kereta.

Berita Lainnya  Desa Pasirkaliki Gelar Penetapan dan Pengundian Nomor Calon BPD, Kades Engkos Tegaskan 'Zero Money Politic'

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menjelaskan pihaknya merancang terobosan baru itu untuk menekan potensi kecelakaan di perlintasan sebidang kereta.

“Sedang saya inisiasi, kami menggunakan elektrik, tapi bukan untuk menutup pintu, tapi elektriknya nanti kami akan buat ada semacam suara,” jelas Tri saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).

Tri menuturkan secara teknis, alarm nantinya akan berbunyi jika kereta sudah berjarak 500 meter dari lokasi perlintasan sebidang kereta.

Inisiasi terobosan tersebut pun hingga kini masih dirancang oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi).

Berita Lainnya  Polres Karawang Resmi Berubah Status Menjadi Polresta

“Alat itu nantinya akan mengirimkan sinyal pada saat kereta lewat, alat itu berbunyi, jadi kereta lewat mungkin dari kurang 500 meter walaupun sinyalnya bunyi, sehingga memberikan peringatan agar kendaraan untuk tidak kemudian memaksakan diri melewati jalan yang ada,” tuturnya. (M37)

Sumber : TribunNews.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Dorong Transisi ke Motor Listrik, Prabowo: Kalau Masih Ada yang Pakai Motor Bensin, Rasain Sendiri

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan motor listrik dan meninggalkan motor dengan bahan bakar fosil. Prabowo mengatakan, pemerintah akan menyediakan...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Warga Melawan Lempar Batu hingga Petasan

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Jakarta Utara kembali menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis...

Sidang Paripurna Pemakzulan Bupati Gowa Ricuh, Husniah Talenrang Bawa Wanita Hamil

GOWA - Suasana rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sempat memanas hingga diwarnai kericuhan. Kericuhan ini dipicu oleh teriakan dari...

Kepala SPPG di Karanganyar Muntah Usai Cicipi Ayam Menu MBG

KARANGANYAR - Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 94 siswa SDN 2 Jati, Kecamatan Jaten, Karanganyar, batal dibagikan pada Rabu (12/8/2026). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)...

Proses Evakuasi Lansia dalam Sumur Berlangsung Dramatis, Jasad ‘Dijaga’ Ular Kobra

TASIKMALAYA - Proses evakuasi jasad Aam Amelia (45), seorang perempuan di Kabupaten Tasikmalaya, sempat terhenti berulang kali. Penyebabnya, di dalam sumur tua sedalam 12...

Hukum

Libatkan Sejumlah Ahli, Polisi Ekshumasi Jenazah Sutrimo

JAKARTA - Proses ekshumasi jenazah Sutrimo, yang meninggal di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, masih berlangsung. Proses ekshumasi melibatkan sejumlah ahli,...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan