Rabu, Juni 10, 2026
spot_img

Karawang Jadi Tuan Rumah Gerakan Pengendalian PBP

KARAWANG –  Kabupaten Karawang menjadi tuan rumah kegiatan Gerakan Pengendalian (Gerdal) Penggerek Batang Padi (PBP) serentak yang diinisiasi Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementerian Pertanian (Kementan).

Kegiatan tersebut digelar di Desa Sukamakmur, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan secara masif di 10 provinsi utama penghasil padi sawah nasional, 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, serta 30 kecamatan di Kabupaten Karawang.

Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Rachmat, menekankan bahwa pengendalian hama menjadi kunci keberhasilan panen.

Berita Lainnya  ASN Karawang Manfaatkan WFH untuk Liburan ke Luar Kota, Askun : "Sekda Mana Taringmu"

Ia berharap gerakan ini dapat memantik para petani untuk terus melakukan pengendalian secara mandiri dengan pendampingan berkelanjutan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT).

Menurutnya, kegiatan tersebut akan terus berlanjut di tingkat lapangan melalui pendampingan teknis kepada para petani guna memastikan ancaman hama penggerek batang padi dapat ditekan sejak dini.

“Kita berikhtiar mulai dari persemaian agar panen berhasil dengan baik. Mari kita kompak menjaga tanaman dari hama dan penyakit untuk menyongsong tahun 2026 sebagai tahun swasembada beras berkelanjutan,” ujarnya.

Berita Lainnya  Desak 'THM Sarang Maksiat' Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Karawang, Rohman, menyampaikan bahwa pada tahun 2025 realisasi produksi padi sawah di Kabupaten Karawang mencapai 1,43 juta ton Gabah Kering Giling (GKG). Angka tersebut melampaui target awal sebesar 1,41 juta ton GKG.

Ia menambahkan, terdapat kelebihan produksi sekitar 53 ribu ton atau 0,39 persen dari target yang telah ditetapkan.

Rohman menegaskan bahwa gerakan pengendalian yang dilakukan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk memutus siklus hidup hama penggerek batang padi.

Berita Lainnya  Theatre Night Mart 'Ogah' Tanggapi Perizinan yang Belum Beres dan Temuan Minol

“Kami mengimbau para petani agar melakukan tanam padi secara serentak. Jika tidak serentak, hama berupa kupu-kupu akan mudah berpindah dari satu lahan ke lahan lainnya,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta Penanggung Jawab (PJ) Swasembada Pangan tingkat kabupaten/kota.***

Sumber : Diskominfo Karawang

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Kasus Dugaan Gratifikasi Anne Ratna Mustika, LM Kembali Diperikza Kejari Purwakarta

PURWAKARTA – Mantan anggota DPRD Purwakarta berinisial LM kembali menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, Senin (9/6/2026). Pemeriksaan terhadap LM berlangsung cukup lama. Ia...

Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Pasar Kranji Baru Dilaporkan ke Kejari Kota Bekasi

KOTA BEKASI – Berlarut-larutnya revitalisasi Pasar Kranji Baru membuat para pedagang resah. Para pedagang yang tergabung dalam Rukun Warga Pasar Kranji Baru menilai terdapat...

Pemkot Bekasi Larang ASN ‘Ngonten’ Pakai Seragam dan Atribut Dinas

KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mengeluarkan surat edaran (SE) untuk aparatur sipil negara (ASN). Isinya terkait larangan ASN Pemkot Bekasi membuat konten mengenakan...

Polres Karawang Amankan 5 Pemuda dalam ‘Video Viral Pesta Gay’ di Theatre Night Mart

KARAWANG - Pasca viral video diduga pesta gay sekelompok pemuda di Theatre Night Mart - tempat hiburan malam di Jalan Tuparev Karawang - Jawa...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan