KARAWANG – Sebanyak 46 warga Desa Cariumulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mayoritas dari mereka adalah balita dan ibu menyusui yang merupakan Kelompok Penerima Manfaat (KPM) program MBG, melalui kegiatan Posyandu setempat.
Peristiwa pada Jumat (17/4/2026) ini langsung mendapat perhatian serius dari
Dinas Kesehatan Karawang dan jajaran TNI dari Koramil 0409/Telagasari yang turun langsung melakukan penanganan cepat di lokasi.
Awalnya, para korban keracunan mengalami keluhan sakit perut, pusing, mual hingga diare. Keluhan muncul sejak Jumat pagi, tidak lama setelah mengkonsumsi MBG.
Danramil 0409/Telagasari, Kapten Inf Ade Sudarya, menginstruksikan anggotanya melakukan pendampingan, evakuasi, serta pendataan korban.
“Kami bergerak cepat berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk penanganan medis warga,” tuturnya, dilansir dari pojoksatu.id.
Salah satu balita, Zian (4), sempat mendapat perawatan di Klinik Telagasari. Kondisinya kini dilaporkan membaik dan stabil.
Tim Dinas Kesehatan Karawang yang dipimpin dr. Prida melakukan investigasi awal. Dugaan sementara, gangguan kesehatan dipicu faktor waktu konsumsi MBG.
Sejumlah warga diketahui tidak langsung menyantap makanan. Paket MBG yang seharusnya dikonsumsi sebelum pukul 12.00 WIB, baru dimakan pada sore hari, sehingga kualitas makanan diduga menurun dan memicu gangguan pencernaan.***
Sumber : pojoksatu.id via instagram @informasi_karawang










