Senin, Juli 27, 2026
spot_img

Diduga Alami Penganiayaan, Balita di Karawang Tewas Mengenaskan

KARAWANG – Seorang balita berusia 1,5 tahun di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Korban ditemukan dengan sejumlah luka memar serta bekas gigitan di sekujur tubuhnya. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya tindak penganiayaan.

Menurut orang tua angkat yang juga bibi korban, Komala Sari, sebelum meninggal dunia, bayi bernama Trialdo Pratama sempat mendapatkan pertolongan pertama di sebuah klinik pada Rabu (15/4/2026).

Namun, saat hendak dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut, korban mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan.

Berita Lainnya  Berenang di Empang, 2 Bocah Meninggal Tenggelam dan 1 Selamat

“Saya dapat telepon dari ibunya untuk ke klinik Azzahra. Ketika saya datang keadaan anak sudah kolaps. Lalu dirujuk klinik ke rumah sakit lain. Setengah perjalanan bocah sudah mengembuskan napas terakhir,” ungkap Komala, Kamis (16/4/2026).

Diungkapkannya, ketika pertama kali datang ke klinik dia mendapat kondisi tubuh bocah penuh memar. Komala melihat adanya memar di bagian jidat, rahang sebelah kanan, dada kiri dan paha kanan.

“Ibunya selalu menjawab tidak tahu sampai almarhum tiba di rumah dia menjawab tidak tahu,” tambahnya.

Berita Lainnya  Dari Mual hingga Gatal-gatal, 14 Siswa SMA di Pasuruan Keracunan MBG

Hal senada juga diungkapkan paman korban Dorma Susanto. Dia menilai adanya kejanggalan dalam kematian keponakannya itu.

“Ada kejanggalan. Saya ada rencana menindaklanjuti permasalahan ini. Ibunya tidak datang ke sini setelah kematian. Padahal anaknya kami yang urus bakan kami sudah gelar tahlilan,” katanya.

Atas kejadian ini, pihak keluarga berencana melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Berita Lainnya  Siswa SMPN 3 Wates Dua Kali Keracunan MBG, Orang Tua Minta Program Dihentikan

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan kekerasan terhadap anak yang berujung tragis, sekaligus menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum dan masyarakat untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak.***

Sumber : beritasatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Sempat Sembunyi di Kasir Minimarket, Maling Motor di Morowali Tewas Setelah Dihakimi Massa

MOROWALI - Pria berinisial S (33) asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), dikeroyok massa usai diduga mencuri motor di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulsel). Pengeroyokan...

Polisi Tetapkan 5 Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Terduga Maling Ayam

TABANAN - Polres Tabanan telah menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan berat, hingga mengakibatkan korban meninggal, yakni pria berinisial KD, warga Desa Sidetapa,...

1 Orang Tewas, Polisi Ungkap Penyebab Bentrokan Massa di Jakarta Pusat, Benarkah Gegara Makan Nasi Uduk Gak Bayar?

JAKARTA - Polisi menyebut bentrokan pecah antara warga dan sekelompok orang di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026), akibat salah paham. Kapolres Metro Jakarta...

Karawang Jadi Wilayah Tujuan Pengemis, Penghasilan Bisa Sampai Rp 150 Ribu per Hari

KARAWANG - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyebut Karawang kini menjadi tujuan aktivitas gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen dari berbagai daerah karena...

Polisi Selidiki Misteri Tewasnya Sutrimo, Mantan Karumga Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyatakan tengah menyelidiki penyebab kematian pria bernama Sutrimo. Ia diduga merupakan mantan Kepala Rumah Tangga (Karumga) eks Jaksa Agung Muda...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan