Minggu, September 20, 2026
spot_img

Diduga Alami Penganiayaan, Balita di Karawang Tewas Mengenaskan

KARAWANG – Seorang balita berusia 1,5 tahun di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Korban ditemukan dengan sejumlah luka memar serta bekas gigitan di sekujur tubuhnya. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat adanya tindak penganiayaan.

Menurut orang tua angkat yang juga bibi korban, Komala Sari, sebelum meninggal dunia, bayi bernama Trialdo Pratama sempat mendapatkan pertolongan pertama di sebuah klinik pada Rabu (15/4/2026).

Namun, saat hendak dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut, korban mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan.

Berita Lainnya  Bawa 243 Orang, Kapal Feri Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Perairan Laut Jawa

“Saya dapat telepon dari ibunya untuk ke klinik Azzahra. Ketika saya datang keadaan anak sudah kolaps. Lalu dirujuk klinik ke rumah sakit lain. Setengah perjalanan bocah sudah mengembuskan napas terakhir,” ungkap Komala, Kamis (16/4/2026).

Diungkapkannya, ketika pertama kali datang ke klinik dia mendapat kondisi tubuh bocah penuh memar. Komala melihat adanya memar di bagian jidat, rahang sebelah kanan, dada kiri dan paha kanan.

“Ibunya selalu menjawab tidak tahu sampai almarhum tiba di rumah dia menjawab tidak tahu,” tambahnya.

Berita Lainnya  Sudah 10 Hari 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Belum Ditemukan, Operasi Pencarian Dihentikan

Hal senada juga diungkapkan paman korban Dorma Susanto. Dia menilai adanya kejanggalan dalam kematian keponakannya itu.

“Ada kejanggalan. Saya ada rencana menindaklanjuti permasalahan ini. Ibunya tidak datang ke sini setelah kematian. Padahal anaknya kami yang urus bakan kami sudah gelar tahlilan,” katanya.

Atas kejadian ini, pihak keluarga berencana melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Berita Lainnya  Diduga Alami Kelelahan Ekstrem, Peserta Karnaval di Pekalongan Meninggal Dunia

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan kekerasan terhadap anak yang berujung tragis, sekaligus menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum dan masyarakat untuk meningkatkan perlindungan terhadap anak.***

Sumber : beritasatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Diduga Peras 21 Kepala Sekolah, Dua Staf Dinas Pendidikan Banyuasin Kena OTT di Hotel

Polda Sumatera Selatan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap dua staf Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin berinisial RB dan...

Pejabat Dishub Sukabumi Lecehkan 3 Siswi Magang dengan Modus Karaoke Bersama

SUKABUMI - Sekretaris Dinas Perhubungan (Sekdis) Kabupaten Sukabumi berinisial TIP (54) ditetapkan jadi tersangka atas kasus tindak asusila terhadap tiga siswi magang. Aksi pencabulan...

Pria ini Dilaporkan ke Polisi Setelah Mengaku Bertemu dengan Allah dan Rasulullah

Seorang pria di Jember bernama Abdullah Arrosy dilaporkan ke Polres Jember pada Kamis, 17 September 2026, karena membuat konten TikTok yang mengaku pernah bertemu...

Video Call dan Julukan Lidah Saat Rapat, Sikap Anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini Jadi Sorotan

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Moreno Soeprapto, viral di media sosial setelah tertangkap kamera melakukan video call dan menjulurkan lidah saat mengikuti rapat...

Prabowo : “Saya Bisa Diundang di Acara Tidak Terlalu Besar, Kalau Perlu Tidak Ada Wartawan”

Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk menghadiri berbagai agenda kegiatan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk ketika diundang Pondok Modern Darussalam Gontor. Pernyataan tersebut disampaikan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan