Minggu, Agustus 9, 2026
spot_img

Wali Kota Bekasi Dinas ke Korea Selatan dan Jepang

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan perjalanan dinas ke luar negeri dengan mengunjungi Kota Seongnam, Korea Selatan, dan Kota Izumisano, Jepang.

Kunjungan yang dimulai pada Rabu (1/4/2026) tersebut bertujuan menandatangani kerja sama Sister City sekaligus membuka peluang kolaborasi di berbagai sektor strategis.

Tri mengungkapkan, salah satu fokus utama kerja sama dengan Kota Izumisano adalah membuka peluang bagi tenaga kerja asal Bekasi untuk bekerja di Jepang.

Ia menilai, pemerintah daerah perlu menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

“Terutama dalam penguasaan bahasa dan sertifikasi,” ungkap Tri kepada awak media saat ditemui di Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (9/4/2026).

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana membuka program pelatihan bahasa Inggris dan Jepang.

Berita Lainnya  Bangli di Rengasdengklok juga Ditertibkan, Bupati Aep : "Akan Dibangun Jalan Alternatif Tanjungpura-Rengasdengklok untuk Kurangi Kemacetan"

Program ini akan dilaksanakan pada akhir pekan di kantor pemerintah daerah guna memudahkan masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensinya.

“Kemarin saya sudah koordinasi dengan KCD 3, mudah-mudahan bulan depan kita sudah membuka khusus bahasa Inggris dan bahasa Jepang, dilakukan mungkin hari Sabtu dan Minggu di kantor pemerintah,” ujar Tri.

Ia menambahkan, penguasaan bahasa menjadi kunci penting bagi masyarakat untuk memperoleh peluang kerja di luar negeri. Oleh karena itu, pemerintah juga berupaya menciptakan ruang belajar yang nyaman dan mudah diakses.

Selain membuka peluang tenaga kerja, kerja sama Sister City ini juga mencakup pengembangan konsep smart city melalui digitalisasi layanan publik.

Tri menilai kolaborasi dengan kota-kota maju menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan di Kota Bekasi. “Kalau kita ingin maju, kita harus memang berteman dengan orang yang maju,” ujarnya.

Berita Lainnya  Judi Online Hingga Indikasi Korupsi, BGN Pecat Ratusan Pegawai yang Terbukti Pelanggaran Berat

Menurut Tri, kemajuan teknologi di Seongnam dan Izumisano dapat menjadi referensi bagi Bekasi, khususnya dalam bidang kesehatan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Karena yang namanya smart city itu sebenarnya adalah menjawab terkait dengan kebutuhan masyarakat, dan menjawab apa yang kemudian diharapkan, bukan maunya pemerintah,” jelasnya.

Tri juga menyebut bahwa kerja sama dengan Kota Seongnam sebelumnya telah terjalin di bidang olahraga. Ke depan, kolaborasi tersebut akan diperluas melalui pertukaran pelatih dan atlet guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor olahraga.

“Saat ini kami sudah mampu membangun gedung enam lantai, membangun bola basket, dan bisa menghadirkan pelatih. Semoga Kota Bekasi bisa mengirimkan pemain sepak bola ke sana,” kata Tri.

Tri juga berharap penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan antar kota sekaligus membuka berbagai peluang pembangunan pada masa depan.

Berita Lainnya  Perintah Dedi Mulyadi, Wali Kota Bekasi Pecat Oknum Dishub yang Pungli Sopir Truk

“Yang penting peluang sudah dibuka, tanda tangan sudah terjadi, ada satu kesepahaman bahwa kita memang menjadi kota yang bersahabat di antara dua kota,” tutupnya.

Sebagai informasi, dalam kunjungan tersebut, Tri didampingi sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, di antaranya Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Widayat Subroto Hardi, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Idi Sutanto.

Selain itu, ada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Arwani, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kiswatiningsih, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ika Indah Yarti, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Bekasi Bilang Nauli Harahap.***

Sumber : Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Singgung Pembagian ‘Fee’ Saat Live di Medsos, Dedi Mulyadi Minta ASN di Bandung Barat Diberi Sanksi Tegas

BANDUNG - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus PPPK di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berinisial IYV memicu kontroversi setelah melakukan siaran langsung (live) di...

MUI Haramkan Pria Memakai Pakaian Wanita Saat Karnaval Agustusan

JAKARTA - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk saat mengikuti karnaval perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,...

Diduga Korban Perampokan, Ibu dan Anak Tewas Tragis dalam Kondisi Terikat

LANDAK - Warga digegerkan oleh penemuan jasad seorang ibu dan anak balitanya di kawasan hutan Dusun Mamo, Desa Kedama, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak,...

Polda Jabar Tangkap 2 Orang Terduga Penghasutan di Medsos, Pernyataan Presiden Prabowo Soal Nuklir Iran

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat menangkap dua orang terkait unggahan di platform media sosial Threads yang memuat isu mengenai pernyataan Presiden...

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan