Selasa, Mei 26, 2026
spot_img

Wali Kota Bekasi Dinas ke Korea Selatan dan Jepang

KOTA BEKASI – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melakukan perjalanan dinas ke luar negeri dengan mengunjungi Kota Seongnam, Korea Selatan, dan Kota Izumisano, Jepang.

Kunjungan yang dimulai pada Rabu (1/4/2026) tersebut bertujuan menandatangani kerja sama Sister City sekaligus membuka peluang kolaborasi di berbagai sektor strategis.

Tri mengungkapkan, salah satu fokus utama kerja sama dengan Kota Izumisano adalah membuka peluang bagi tenaga kerja asal Bekasi untuk bekerja di Jepang.

Ia menilai, pemerintah daerah perlu menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.

“Terutama dalam penguasaan bahasa dan sertifikasi,” ungkap Tri kepada awak media saat ditemui di Plaza Pemkot Bekasi, Kamis (9/4/2026).

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana membuka program pelatihan bahasa Inggris dan Jepang.

Berita Lainnya  Tekan Angka Pengangguran, Para Pencaker Ikuti Pembekalan Magang ke Jepang

Program ini akan dilaksanakan pada akhir pekan di kantor pemerintah daerah guna memudahkan masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensinya.

“Kemarin saya sudah koordinasi dengan KCD 3, mudah-mudahan bulan depan kita sudah membuka khusus bahasa Inggris dan bahasa Jepang, dilakukan mungkin hari Sabtu dan Minggu di kantor pemerintah,” ujar Tri.

Ia menambahkan, penguasaan bahasa menjadi kunci penting bagi masyarakat untuk memperoleh peluang kerja di luar negeri. Oleh karena itu, pemerintah juga berupaya menciptakan ruang belajar yang nyaman dan mudah diakses.

Selain membuka peluang tenaga kerja, kerja sama Sister City ini juga mencakup pengembangan konsep smart city melalui digitalisasi layanan publik.

Tri menilai kolaborasi dengan kota-kota maju menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan di Kota Bekasi. “Kalau kita ingin maju, kita harus memang berteman dengan orang yang maju,” ujarnya.

Berita Lainnya  Pengelolaan Sampah Jadi Energi Listrik, Pemkab Bekasi Tandatangani MoU PSEL dengan Danantara

Menurut Tri, kemajuan teknologi di Seongnam dan Izumisano dapat menjadi referensi bagi Bekasi, khususnya dalam bidang kesehatan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Karena yang namanya smart city itu sebenarnya adalah menjawab terkait dengan kebutuhan masyarakat, dan menjawab apa yang kemudian diharapkan, bukan maunya pemerintah,” jelasnya.

Tri juga menyebut bahwa kerja sama dengan Kota Seongnam sebelumnya telah terjalin di bidang olahraga. Ke depan, kolaborasi tersebut akan diperluas melalui pertukaran pelatih dan atlet guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor olahraga.

“Saat ini kami sudah mampu membangun gedung enam lantai, membangun bola basket, dan bisa menghadirkan pelatih. Semoga Kota Bekasi bisa mengirimkan pemain sepak bola ke sana,” kata Tri.

Tri juga berharap penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan antar kota sekaligus membuka berbagai peluang pembangunan pada masa depan.

Berita Lainnya  Pemkab Bekasi dan BPS Canangkan Program Desa Cantik 2026

“Yang penting peluang sudah dibuka, tanda tangan sudah terjadi, ada satu kesepahaman bahwa kita memang menjadi kota yang bersahabat di antara dua kota,” tutupnya.

Sebagai informasi, dalam kunjungan tersebut, Tri didampingi sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, di antaranya Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Widayat Subroto Hardi, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Idi Sutanto.

Selain itu, ada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Arwani, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kiswatiningsih, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ika Indah Yarti, serta Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Bekasi Bilang Nauli Harahap.***

Sumber : Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Aparat Gabungan Hentikan Galian Tanah Merah Ilegal di Patokbeusi – Subang

SUBANG - Aparat gabungan yang terdiri dari Sat Reskrim Polres, Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang, menggentikan aktivitas galian tanah diduga ilegal,...

Dugaan Gratifikasi, Anne Ratna Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Terkait dugaan gratifikasi, mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (25/5/2026). Anne tiba di kantor...

Diduga Tertipu WO yang Dikenal di Instagram, Pasangan Pengantin Viral ini Resmi Buat Laporan Polisi

JAKARTA - Pasangan pengantin Aldi (32) dan Feny (32) akhirnya resmi mempolisikan wedding organizer (WO) dan katering bernama Marwah Catering Service ke Mapolres Jakarta...

Relokasi Pasar Rengasdengklok Dinilai Gagal, Diduga Ada Pungli Rp 2 Juta kepada Pedagang yang Bertahan di Pasar Lama

KARAWANG - Relokasi pedagang Pasar Rengasdengklok ke Pasar Proklamasi dinilai gagal. Alih-alih menata kondisi pasar yang semrawut agar terlihat lebih rapih, program relokasi Pasar...

KDM Sebut Persib Klub Profesional Tanpa Campur Tangan Pemerintah, Janji Guyur Bonus Rp 1 Miliar dari Kantong Pribadi

BANDUNG - Sebagai pencetak rekor hattrick juara tiga kali berturut-turut, Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) menyebut jika Persib Bandung merupakan klub sepak...

Hukum

Dugaan Gratifikasi, Anne Ratna Penuhi Panggilan Penyidik Kejari Purwakarta

PURWAKARTA - Terkait dugaan gratifikasi, mantan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta, pada Senin (25/5/2026). Anne tiba di kantor...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan