Selasa, Maret 10, 2026
spot_img

Warga Menangis Tagih Janji KDM dan Lurah Jujun

KARAWANG – Puluhan warga Dusun Karangsinom Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur, korban pembongkaran bangunan liar (bangli) dampak proyek normalisasi Interchange Karawang Barat, menggelar aksi moral menuntut realisasi relokasi rumah yang sempat dijanjikan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) dan Kepala Desa Wadas, H. Junaedi (Lurah Jujun).

Isak tangis puluhan emak-emak pun sempat pecah di lokasi, mereka mengharap belas kasihan dari Gubernur Jawa Barat dan Kepala Desa Wadas. Karena hingga saat ini mereka tidak memiliki tempat tinggal yang tetap, terlebih saat ini masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa ramadhan.

Berita Lainnya  Natalius Pigai : Meniadakan MBG Berarti Menentang HAM

Koordinator aksi, Broto menyampaikan, warga menempati lahan PJT II di Dusun Karangsinom ini sudah puluhan tahun. Dan warga membangun tempat tinggal dengan biaya sendiri.

“Kami pun memiliki SIPLS dari PJT, tapi mengapa kami digusur secara paksa tanpa rasa kemanusiaan dengan dalih untuk normalisasi,” tuturnya, Minggu (8/3/2026).

“Disini kami menuntut keadilan, kami menagih janji dari Gubernur Jawa Barat dan Kepala Desa Wadas yang akan merelokasi rumah masyarakat Karangsinom yang terkena gusur yang hingga saat ini belum ada kejelasan rencana relokasi tersebut,” timpalnya.

Berita Lainnya  Seharusnya Anaku Kembali ke Pesantren, Bukan ke Pemakaman

Broto mengatakan, pihaknya sudah mengadukan nasib warga ke berbagai pihak terkait. Yaitu dari mulai mendatangi kantor Desa Wadas hingga Lembur Pakuan.

“Tapi kami tidak mendapatkan kepastian yang jelas terkait rumah relokasi yang telah di janjikan. Jadi kemana kami harus mengadu?, katanya negara akan hadir membantu rakyat kecil yang tertindas, tetapi kenyataannya nihil,” ujar Broto.

Broto menegaskan, jika dalam waktu dekat janji relokasi rumah tidak ditepati Gubernur Jawa Barat dan Kepala Desa Wadas, maka pihaknya akan kembali menempati lahan yang sebelumnya digusur.

Berita Lainnya  KAHMI Karawang Gulirkan Program Khataman Al-qur’an

Pasalnya, hingga saat ini warga tidak memiliki tempat tinggal yang tetap.

“Jika SIPLS yang kami miliki tidak dapat diperpanjang oleh PJT dan sudah dialihkan ke pihak lain tanpa sepengetahuan masyarakat, maka seharusnya ada surat serah terimanya terlebih dahulu ke masyarakat dusun Karangsinom,”

“Maka dari itu kami menuntut relokasi rumah atau akan kami tempati kembali lahan kami yang sudah digusur,” tandasnya.***

Sumber : NuansaMetro.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Update Longsor TPST Bantargebang : 6 Meninggal, 6 Selamat, 1 Masih Pencarian

KOTA BEKASI - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban longsor sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi. Tercatat 13 orang berada di lokasi saat...

Jaksa KPK Beberkan Sejumlah Nama yang Diduga Terima Duit dari Sarjan

BANDUNG - Sejumlah kepala dinas dan anggota DPRD di Pemerintah Kabupaten Bekasi diduga turut menerima uang 'panas'. Hal itu termuat dalam surat dakwaan jaksa KPK terhadap...

Gus Yaqut : Kebenaran akan Menemukan Jalannya

JAKARTA - Mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, optimistis kebenaran akan terungkap melalui proses hukum dalam sidang praperadilan. Sidang diajukannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,...

Mojtaba Khamenei Resmi Pimpin Iran, Netanyahu Bersumpah Lanjutkan Perang

Iran resmi menunjuk dan menetapkan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi Republik Islam Iran menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan Amerika Serikat...

Longsor TPST Bantargebang : 4 Tewas, 4 Selamat, 5 Masih Pencarian

BEKASI - Proses pencarian korban longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang Bekasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan pada Senin (9/3/2026). Namun, proses evakuasi menghadapi...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan