Selasa, April 28, 2026
spot_img

Longsor TPST Bantargebang : 4 Tewas, 4 Selamat, 5 Masih Pencarian

BEKASI – Proses pencarian korban longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang Bekasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan pada Senin (9/3/2026).

Namun, proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala, mulai dari tingginya timbunan sampah hingga kandungan gas berbahaya di lokasi.

“Tumpukan sampahnya sangat tinggi dan terkait dengan kandungan gas karena ini sampah, jadi sangat bahaya sekali untuk kesehatan tentunya,” ujar Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Jakarta Akhmad Rizkiansyah kepada awak media, Senin (9/3/2026).

Selain itu, Akhmad menyebut, kondisi cuaca juga memengaruhi proses pencarian.

“Beberapa hari sebelumnya cuaca hujan dengan intensitas cukup tinggi. Semoga cuacanya hari ini mendukung,” kata Rizki.

Berita Lainnya  Dugaan Korupsi Rp 278 Miliar PD Migas, Kejari Kota Bekasi Naikan Status ke Tahap Penyidikan

Rizki menyebutkan, berdasarkan data sementara terdapat 13 korban dalam peristiwa longsor tersebut.

“Empat sudah ditemukan selamat, empat orang ditemukan meninggal dunia, dan sisanya ada lima orang sesuai dengan laporan yang masuk dari kepolisian masih hilang,” ujar Rizki.

Kelima korban yang masih dalam pencarian terdiri dari dua sopir truk pengangkut sampah dan tiga pemulung yang berada di lokasi saat longsor terjadi.

Sedangkan dua kendaraan sopir truk yang diduga hilang dalam peristiwa tersebut ditemukan dalam kondisi ringsek parah.

Dalam operasi pencarian, tim SAR mengerahkan sejumlah alat berat untuk membuka timbunan sampah di lokasi kejadian.

Berita Lainnya  Bacok Korbannya dengan Celurit, Begal di Karawang Tewas Dihakimi Massa

“Saat ini kita pencarian menggunakan alat berat atau ekskavator dari DLH. Total ada kurang lebih sekitar 15 ekskavator,” kata Rizki.

Selain itu, proses pencarian juga melibatkan 336 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, DLH, Damkar, dan Satpol PP.

Sebelumnya diberitakan, longsor gunungan sampah TPST Bantargebang terjadi pada Minggu (8/3/2026) sore ketika sejumlah truk sampah mengantre untuk membuang muatan di area pembuangan.

“Pada saat truk sampah antre mau buang sampah sekitar pukul 14.30 WIB, tiba-tiba tumpukan sampah longsor sehingga sopir yang antre untuk buang sampah tertimbun longsoran sampah,” ujar anggota rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Eko Uban kepada awak media, Minggu (8/3/2026).

Berita Lainnya  Ketua DPRD Magetan Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pokir, Beranikah Kejari Karawang Ungkap Kasus yang Sama?

Pantauan Kompas.com di lokasi, Senin (9/3/2026), di sekitar area longsor terlihat sejumlah genangan air yang masih tersisa akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Di lokasi terdapat posko pengaduan orang hilang akibat bencana longsor TPST Bantargebang di mana dokter Polisi (Dokpol) dari Polres Metro Bekasi Kota juga tampak berjaga.***

Sumber : Kompas.com
Foto : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Oknum Ustaz Diduga Cabuli Santriwati hingga Hamil, Warga Demo Pondok Pesantren

KARAWANG - Puluhan warga Desa Tirtasari, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat menggelar aksi protes terhadap salah satu yayasan pondok pesantren (ponpes), Senin (27/4/2026) malam. Aksi...

Update KRL Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek, 14 Orang Tewas dan 84 Luka-luka

KOTA BEKASI - Korban tewas kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur bertambah menjadi 14 orang. Selain itu, ada 84...

Dasco, Raffi Ahmad, Kapolda Metro Jaya hingga Walkot Bekasi Pantau Jalannya Evakuasi Korban

KOTA BEKASI - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad malam ini tiba di lokasi kecelakaan tabrakan KRL dengan Kereta Api Argo Bromo, tepatnya di...

Praktik Pungli dan ‘Perbudakan Modern’ Bayangi Para Pencaker di Purwakarta

PURWAKARTA - Keberadaan kawasan industri yang menjadi tulang punggung ekonomi di Purwakarta seharusnya menjadi harapan bagi ribuan pencari kerja. Namun, di balik gemerlap pembangunan...

Waspada! Karawang Urutan Ketiga Kasus HIV, Setelah Sukabumi dan Bogor

KARAWANG – Alarm bahaya penyebaran HIV semakin nyata. Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar) kini menempati peringkat ketiga sebaran kasus tertinggi di Jabar per tahun...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan