Sabtu, Agustus 8, 2026
spot_img

Longsor TPST Bantargebang : 4 Tewas, 4 Selamat, 5 Masih Pencarian

BEKASI – Proses pencarian korban longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang Bekasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan pada Senin (9/3/2026).

Namun, proses evakuasi menghadapi sejumlah kendala, mulai dari tingginya timbunan sampah hingga kandungan gas berbahaya di lokasi.

“Tumpukan sampahnya sangat tinggi dan terkait dengan kandungan gas karena ini sampah, jadi sangat bahaya sekali untuk kesehatan tentunya,” ujar Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Jakarta Akhmad Rizkiansyah kepada awak media, Senin (9/3/2026).

Selain itu, Akhmad menyebut, kondisi cuaca juga memengaruhi proses pencarian.

“Beberapa hari sebelumnya cuaca hujan dengan intensitas cukup tinggi. Semoga cuacanya hari ini mendukung,” kata Rizki.

Berita Lainnya  Jadi 'Bulan-bulanan' Warga, Guru ASN ini Tega Serahkan Siswa Yatim ke Suaminya untuk Dicabuli

Rizki menyebutkan, berdasarkan data sementara terdapat 13 korban dalam peristiwa longsor tersebut.

“Empat sudah ditemukan selamat, empat orang ditemukan meninggal dunia, dan sisanya ada lima orang sesuai dengan laporan yang masuk dari kepolisian masih hilang,” ujar Rizki.

Kelima korban yang masih dalam pencarian terdiri dari dua sopir truk pengangkut sampah dan tiga pemulung yang berada di lokasi saat longsor terjadi.

Sedangkan dua kendaraan sopir truk yang diduga hilang dalam peristiwa tersebut ditemukan dalam kondisi ringsek parah.

Dalam operasi pencarian, tim SAR mengerahkan sejumlah alat berat untuk membuka timbunan sampah di lokasi kejadian.

Berita Lainnya  Ade Kunang Akui Terima Rp8,5 Miliar dari Sarjan, 'Katanya' Duit Pinjaman Pribadi, Bukan Gratifikasi

“Saat ini kita pencarian menggunakan alat berat atau ekskavator dari DLH. Total ada kurang lebih sekitar 15 ekskavator,” kata Rizki.

Selain itu, proses pencarian juga melibatkan 336 personel gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Dinas Kesehatan, DLH, Damkar, dan Satpol PP.

Sebelumnya diberitakan, longsor gunungan sampah TPST Bantargebang terjadi pada Minggu (8/3/2026) sore ketika sejumlah truk sampah mengantre untuk membuang muatan di area pembuangan.

“Pada saat truk sampah antre mau buang sampah sekitar pukul 14.30 WIB, tiba-tiba tumpukan sampah longsor sehingga sopir yang antre untuk buang sampah tertimbun longsoran sampah,” ujar anggota rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi, Eko Uban kepada awak media, Minggu (8/3/2026).

Berita Lainnya  Jadi Tersangka Pengeroyokan, Anggota DPRD Bekasi Nyumarno Diserahkan ke Kejaksaan Tanpa Diborgol

Pantauan Kompas.com di lokasi, Senin (9/3/2026), di sekitar area longsor terlihat sejumlah genangan air yang masih tersisa akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Di lokasi terdapat posko pengaduan orang hilang akibat bencana longsor TPST Bantargebang di mana dokter Polisi (Dokpol) dari Polres Metro Bekasi Kota juga tampak berjaga.***

Sumber : Kompas.com
Foto : AntaraNews

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ratusan Senjata Api, Narkoba hingga VCD Porno Ditemukan di Ruangan Sekolah Swasta di Jaksel

JAKARTA - Sebanyak 995 senjata api (senpi) ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026). Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan...

Alami Muntah-muntah, Puluhan Siswa SDN 01 Ciherang – Bogor Diduga Keracunan MBG

BOGOR - Lebih dari 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mengalami muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi...

Polda Jabar Tangkap Pelaku Manipulasi Gambar Presiden Prabowo, Terancam 12 Tahun Penjara

BANDUNG - Direktorat Reserse Siber Polda Jabar mengungkap tindak pidana identity theft atau manipulasi data terhadap gambar Presiden Prabowo Subianto menggunakan teknologi Artificial Intelligence...

Sambil Bawa Pelaku, Polisi Sisir Kali Licin Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi

DEPOK - Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun ke Kali Licin, Cipayung, Depok, untuk mencari potongan kaki korban mutilasi pria berinisial K...

Diduga Terlibat Kasus Perselingkuhan, 2 Guru SMKN 1 Mempawah Diteriaki Siswanya Saat Diamankan Polisi

MEMPAWAH - Tak kurang dari 700 siswa-siswi SMK Negeri 1 Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di halaman sekolahnya,...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan