Senin, September 21, 2026
Google search engine

Pemkab Bekasi Kebut Perbaikan Jalan Rusak Jelang Mudik Lebaran

BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mempercepat perbaikan jalan rusak di sejumlah titik dengan skema pergeseran anggaran serta memajukan jadwal proyek fisik dari semester kedua ke semester pertama tahun 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, terutama pada jalur-jalur utama yang dipadati kendaraan pemudik.

“Kami telah menggeser jadwal proyek agar bisa dikerjakan dalam waktu dekat. Insya Allah sebelum Lebaran kami pastikan jalan di Kabupaten Bekasi sudah diperbaiki semua,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, saat ditemui di Cikarang Utara, Rabu (25/2/2026).

Berita Lainnya  Wagub Kepulauan Bangka Belitung Kembali Bertugas Setelah Keluar dari Penjara, Wamendagri :"Saya Dalami Dulu ya!"

Asep mengatakan, prioritas perbaikan difokuskan pada lintasan strategis yang menjadi akses utama pemudik guna menjamin keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan perjalanan saat Lebaran.

Namun demikian, sebagai pelaksana tugas kepala daerah, Asep mengaku masih harus mengajukan izin ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait pergeseran anggaran untuk percepatan proyek tersebut.

“Sedang izin pergeseran ke Kemendagri. Insya Allah secepatnya jalan rusak akan kita lakukan perbaikan,” kata Asep.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, menyebut ada dua jalur krusial yang menjadi perhatian utama dan kini dikebut perbaikannya agar dapat dilalui optimal pada H-10 Lebaran 2026.

Berita Lainnya  Singgung Soal 'Ideologi Politik', Kepala BGN Malah Salahkan Guru, Orang Tua Siswa, Wartawan hingga LSM yang 'Ngeramein' Keracunan MBG

“Ada dua jalur yang harus kita tangani segera. Pertama jalur jalan negara dari batas kota sampai batas Karawang, kemudian Kalimalang,” kata Henri.

Henri mengatakan saat ini Pemkab Bekasi sudah menyiapkan anggaran perbaikan berkala jalan kabupaten sebesar sekitar Rp 11 miliar. Anggaran ini difokuskan untuk menangani titik-titik kerusakan yang dinilai mendesak.

Namun, Henri menjelaskan lokasi pekerjaan harus disesuaikan karena kerusakan terbaru ditemukan di titik yang berbeda dari perencanaan awal.

“Anggaran berkala kami siapkan sekitar Rp 11 miliar, tapi titiknya harus digeser karena kerusakan sekarang beda lokasi,” ujarnya.

Berita Lainnya  Bupati Karawang Resmikan Bantuan 8 Rumah Baru untuk Lansia

Ia mengatakan, saat ini proses pengadaan barang dan jasa, termasuk jasa konsultasi, telah berjalan.

Pemerintah daerah, kata dia, tinggal menunggu keputusan pimpinan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk memulai pelaksanaan fisik di lapangan.

“Jasa konsultasi sudah jalan. Kalau sudah turun keputusan dan anggaran, kegiatan fisik langsung kita eksekusi,” kata Henri.***

Sumber : Kompas.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Awalnya Garang Sambil Bawa Parang, Ujung-ujungnya Minta Maaf

Kasus pembubaran ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang berakhir damai setelah pelaku pemuda bersenjata tajam menyampaikan permohonan maaf...

Ibu Guru ini Didatangi Pejabat Kampar, Setelah Viralkan Bangunan Sekolah Berdinding Triplek

Pada Rabu, 16 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi Kelas Jarak Jauh UPT SDN 007 Desa Sungai...

Kapal Ikan China Tabrak Kapal Kargo di Perairan Singapura, 8 Orang Dilaporkan Hilang

Kapal ikan berbendera China, Luqing Yuanyu 108, bertabrakan dengan kapal kargo berbendera Panama bernama First Margaux di perairan dekat Singapura pada Minggu, 20 September...

Heboh ‘Mata Air Keramat’ di Gunung Sindur, Warga Ambil Air hingga Berdoa

Warga di Kampung Kareo, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dihebohkan oleh Mata Air Keramat Kareo yang airnya mendadak berubah warna menjadi merah...

Stafsus Menang Turun Tangan Selesaikan Masalah Pembubaran Tempat Ibadah Jemaat GKPI di Tangerang

Ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Kampung Periuk, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dibubarkan sekelompok warga pada Minggu (20/9/2026). Peristiwa tersebut...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan