Minggu, Juni 14, 2026
spot_img

Kemensos Salurkan Bansos Terpadu bagi Warga Bekasi

BEKASIĀ – Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial terpadu senilai Rp 776.360.500 di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Program ini menyasar sekitar 434 penerima manfaat dari berbagai kelompok rentan.

Penyaluran bantuan ditinjau langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf di RS Bhakti Husada Cikarang, Rabu (25/2/2026).

Saifullah Yusuf menjelaskan, bantuan ini diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu yang belum tersentuh program pembangunan atau yang disebut sebagaiĀ the invisible people.

“Bakti sosial ini ditujukan kepada keluarga-keluarga penerima manfaat yang memerlukan bantuan dari pemerintah. Banyak di antara mereka yang belum tersentuh program pembangunan,ā€ ujarnya.

Berita Lainnya  PAD dan Serapan Anggaran Masih Rendah, Plt Bupati Bekasi : "Sekarang Kita Mulai Geber"

Menurutnya, kelompok ini merupakan masyarakat yang tertinggal, kurang beruntung, bahkan belum terdata secara optimal sehingga membutuhkan perhatian khusus.

Program Penyaluran Terpadu Asistensi Rehabilitasi Sosial ini mencakup berbagai bentuk bantuan, antara lain operasi katarak bagi 41 penerima manfaat, khitanan massal untuk 10 anak, alat bantu disabilitas bagi 27 orang, pemeriksaan kesehatan, bantuan kewirausahaan untuk 39 penerima manfaat, paket nutrisi dan perlengkapan kebersihan, serta sarana dapur, kamar, dan perlengkapan sekolah.

Kegiatan berlangsung di 3 lokasi, yakni RS Bhakti Husada Cikarang, Desa Sukamanah, dan Desa Sukaasih di Kabupaten Bekasi. Selain itu, Kemensos juga memberikan dukungan bagi keluarga yang kesulitan menebus ijazah sekolah, serta bantuan pemberdayaan ekonomi bagi warga yang ingin meningkatkan usaha.

Berita Lainnya  Oknum ASN yang Terjerat Kasus Narkoba di Bekasi Diberhentikan Sementara, Status Kepegawaian Tunggu Keputusan Hukum Inkrah

Saifullah Yusuf menegaskan program ini merupakan bagian dari mandat Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kelompok rentan benar-benar mendapat perhatian.

Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, serta lembaga filantropi agar penanganan keluarga rentan bisa lebih luas dan tepat sasaran.

Kegiatan serupa, lanjutnya, akan digelar di berbagai daerah lain. ā€œBesok di Alor bersama Yayasan Pundi Amal kami akan melakukan operasi katarak dengan jumlah penerima manfaat lebih dari 400 orang,ā€ pungkasnya.

Berita Lainnya  Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

Salah satu penerima manfaat, Romih (53), mengaku bersyukur setelah menjalani operasi katarak gratis. Ia sebelumnya mengaku tidak dapat melihat dengan jelas selama tiga bulan terakhir.

ā€œHari ini enak, sudah tidak sakit. Mata emak sudah lama tidak bisa melihat. Alhamdulillah ini ada bantuan,ā€ tuturnya.

Program bantuan sosial Kemensos di Kabupaten Bekasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan, sekaligus memperluas akses layanan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.***

Sumber : beritasatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Ayah Biadab di Karawang, Anak Kandung Usia 3 Tahun ‘Digares’ juga

KARAWANG - J (39), seorang ayah yang merupakan warga Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ini terpaksa dicokok polisi, setelah diduga memerkosa anak kandung...

Mendikdasmen Klaim 43 Juta Siswa Ingin Program MBG Dilanjutkan

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengeklaim, 43 juta murid penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) menginginkan programnya lanjut. Dia menyebutkan,...

Presiden Prabowo Disarankan ‘Puasa Pidato’ untuk Redam Kemarahan Rakyat

JAKARTA - Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk tidak berpidato dalam beberapa...

Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM hingga Stop MBG dan KDMP

JAKARTA - Mahasiswa dari sejumlah badan eksekutif mahasiswa (BEM) di Jabodetabek membawa lima tuntutan dalam aksi unjuk rasa yang digelar di kawasan jalan Jenderal...

Tetapkan Tersangka Baru, Kejagung Bongkar ‘Kongkalikong’ Pengaturan Titik SPPG

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Asep Yusuf Somantri (AYS) sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejagung mengungkapkan...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan