Sabtu, Juli 18, 2026
spot_img

Kades di Pamanukan Subang Desak Percepatan Pembangunan Embung

SUBANG Langkah konkret penanganan bencana banjir di Kecamatan Pamanukan terus diperjuangkan oleh berbagai elemen masyarakat.

Delapan kepala desa bersama unsur warga menggelar audiensi strategis guna mendorong Pemerintah Kabupaten Subang dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, agar segera merealisasikan pembangunan embung air di wilayah tersebut.

Audiensi ini digagas oleh Gerakan Akselerasi Antisipasi Banjir (GAAB) sebagai wujud kepedulian kolektif terhadap persoalan banjir menahun yang kerap melumpuhkan kawasan Pamanukan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Pamanukan pada Selasa (10/2/2025).

Hadir dalam forum tersebut sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, Camat Pamanukan, serta perwakilan anggota DPRD Kabupaten Subang dari Daerah Pemilihan (Dapil) V.

Berita Lainnya  Minta Masyarakat Bersabar, Pemkab Bekasi Percepat Penanganan 4 Titik Longsor Jalan CBL

Dalam audiensi tersebut, para kepala desa menekankan pentingnya percepatan pembangunan embung air yang direncanakan berlokasi di Desa Rancahilir, Kecamatan Pamanukan.

Embung dengan rencana luas sekitar 2,7 hektare tersebut diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang dalam mengendalikan debit air.

”Pembangunan embung ini dinilai sangat vital untuk menampung limpasan air saat curah hujan tinggi, sehingga potensi banjir yang merendam pemukiman dan lahan pertanian dapat ditekan secara signifikan,” ujar Kepala Desa Lengkongjaya Ade Hermawan dalam forum tersebut, dilansir dari PikiranRakyat.com.

Berita Lainnya  Ghazali Center Minta Pemkab Karawang Tunda Tahapan Pengisian BPD

Camat Pamanukan, Bambang Edi P, menambahkan bahwa selain pembangunan embung, peserta audiensi juga mengusulkan langkah teknis lainnya berupa percepatan normalisasi sejumlah saluran air dan sungai utama.

Beberapa titik yang menjadi prioritas usulan normalisasi antara lain Kalen Sema Sungai Cigadung, dan Sungai Cipunagara

Upaya normalisasi ini dianggap krusial untuk mengembalikan kapasitas daya tampung sungai dan menjamin kelancaran aliran air menuju muara, guna mengurangi risiko luapan yang selama ini menjadi pemicu utama banjir di sejumlah desa.

Para kepala desa berharap Pemerintah Daerah (Pemkab Subang) maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian ekstra dan serius terhadap isu ini.

Berita Lainnya  Apresiasi Penertiban Flyover Cikampek, L2PD Desak Pemkab Karawang Segera Lebarkan Ruas Jalan Penyangga

Banjir tahunan di Pamanukan tidak hanya merugikan secara materi melalui kerusakan infrastruktur, tetapi juga memukul sektor ekonomi pertanian dan menghambat aktivitas publik di jalur Pantura.

Audiensi ini diharapkan menjadi momentum penguatan koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak legislatif dalam merumuskan langkah nyata serta alokasi anggaran yang tepat guna membebaskan kawasan Pantura Subang dari ancaman banjir.**

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Perkuat Ekosistem Keamanan, Kapolda Jabar Luncurkan Gerakan ‘Jaga Rawat Jawa Barat’

BANDUNG - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, resmi meluncurkan gerakan 'Jaga Rawat Jawa Barat' sebagai implementasi dan penguatan transformasi Polri presisi di...

Soal Rumah Febrie di Sentul, Hotman Paris : “Sudah Dihibahkan ke Cucu dari Mertuanya”

JAKARTA - Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Hotman Paris Hutapea, menjelaskan rumah milik kliennya di kawasan...

Febrie Ardiansyah Belum Ditahan, Kejagung : “Itu Kewenangan Penyidik”

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menjelaskan alasan belum melakukan penahanan terhadap mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, yang telah berstatus...

Ditangkap di Jakarta, Anggota DPRD Banjar Jadi Tersangka Penipuan Investasi Dapur MBG

BANJAR - Seorang anggota DPRD Kota Banjar, Jawa Barat, periode 2024–2029 berinisial ARM ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus investasi...

Penuhi Janji Kampanye Pilkada, Aep – Maslani Bersiap Bagikan LKS Gratis

KARAWANG - Program buku LKS gratis untuk siswa SD dan SMP segera diluncurkan Pemkab Karawang dibawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, H. Aep Syaepuloh...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan