Jumat, September 25, 2026
Google search engine

Dipenuhi Rumput Liar, Puluhan Kendaraan Milik Pemkot Bekasi Terbengkalai

KOTA BEKASI – Puluhan kendaraan yang merupakan aset milik Pemkot Bekasi terbengkalai, karena diduga terjadi pembiaran oleh pemerintah setempat.

Kendaraan yang berada di sebuah lahan kosong di Jalan Telkom, Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustika Jaya ini terlihat sudah rusak parak dan dipenuhi rerumputan liar.

Berdasarkan pantauwan wartawan, aset Pemkot Bekasi yang terbengkalai ini diantaranya tiga kendaraan operasional Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), termasuk satu unit mobil oranye penyiram tanaman.

Kemudian, satu unit bus toilet milik Pemkot Bekasi, satu unit mobil pemadam kebakaran, serta satu unit mobil Kijang operasional Kecamatan Bekasi Barat.

Berita Lainnya  Dorong Digitalisasi Usaha, GOKAR dan Mentorship 360 Perkuat Database UMKM Karawang

Lima unit motor gerobak pengangkut sampah juga tampak terbengkalai dan berdebu. Tak hanya itu, satu unit mobil angkutan kota (angkot) juga ikut terparkir, menambah deretan kendaraan lama yang kini hanya menjadi rongsokan.

Dikonfirmasi temuan ini, Pemkot Bekasi melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) akhirnya mengangkut dan mendata
sejumlah kendaraan dinas di lahan Eks Wali Kota Bekasi ini.

Kepala BPKAD Kota Bekasi, Yudianto membenarkan ada pemindahan unit aset
tersebut. Menurutnya, proses ini adalah tindak lanjut prosedural untuk menilai kondisi
fisik kendaraan yang mayoritas sudah mengalami kerusakan berat.

Yudianto menjelaskan, kendaraan-kendaraan operasional, termasuk mobil berdimensi besar yang selama ini terparkir di lokasi tersebut, tengah memasuki tahap penilaian (appraisal) oleh tim independen.

Berita Lainnya  4 Guru SDN 58 Lengkese Alami Gatal-gatal Mulut Setelah Cicipi MBG Sebelum Dibagikan ke Siswa, Terbukti Mengantuk Boraks

“Mobil-mobil besar itu memang sudah lama di sana. Kondisinya apa adanya, bahkan
ada yang ditumbuhi rumput. Nanti akan dinilai oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP),
nilainya tentu sudah jauh turun,” ungkap Yudianto kepada wartawan, Rabu (21/01/26).

Yudianto memaparkan bahwa mekanisme penghapusan aset negara tidak bisa dilakukan sembarangan. Pihaknya harus menunggu hasil audit valuasi dari KJPP untuk menentukan harga dasar lelang.

Berdasarkan estimasi awal, kendaraan dengan kondisi rusak berat diprediksi mengalami depresiasi nilai yang signifikan, hanya menyisakan sekitar 20 hingga 30 persen dari harga perolehan awal. Opsi pelelangan pun kemungkinan akan dilakukan dengan sistem borongan (scrap).

Berita Lainnya  'Motekar Preneur' Dimulai, Omzet UMKM Ditarget Tembus Rp 1 Miliar

Terkait jumlah pasti unit yang sedang diinventarisasi, Yudianto menyebut timnya
masih bekerja di lapangan untuk memverifikasi data fisik antara mobil, motor, maupun kendaraan operasional khusus seperti pemadam kebakaran.

“Sekarang masih kta data. Kemarin itu baru tahap awal dalam rangka pendataan
dan penilaian,” tegasnya.***

Sumber : BekasiSatu.com

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

Pria Berbaju Hitam Mengejek Pendemo, Julurkan Lidah ke Massa Aksi Hari Tani di Bengkulu

Seorang pria berbaju hitam viral karena menjulurkan lidah ke arah massa aksi saat demonstrasi Hari Tani Nasional di depan Kantor Gubernur Bengkulu pada Kamis,...

Kamar Kos Aktivis Mahasiswa di Bekasi Dibakar Orang Tak Dikenal

Kamar kos milik Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Bina Insani, Trio Syah Putra Lase, di kawasan Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, diduga dibakar oleh orang tak...

Viral Karyawan Minimarket Menangis Emosional Saat Memergoki 2 Emak-emak Mengambil Barang Tanpa Membayar

Pegawai Indomaret di OKU Selatan menangis emosional karena sering harus menombok atau mengganti barang yang hilang akibat pencurian saat memergoki dua emak-emak atau ibu-ibu...

Akibat Kepsek Tampar Siswa, Sejumlah Wali Murid dan Siswa Gelar Protes di SMPN 18 Kota Malang

Aksi protes oleh ratusan siswa dan wali murid terjadi di SMPN 18 Kota Malang pada Jumat, 25 September 2026 pagi. Aksi demonstrasi ini dipicu oleh...

Hukum

Bupati Gowa Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi Pengurusan PBG

Penyidik Kortas Tipidkor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan perizinan lainnya...

CAPTURE

Berita Pilihan

Peristiwa

Kriminal

Politik

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan