KARAWANG – Melihat kondisi rumah warga di Kampung Cerewet Desa Medankarya Kecamatan Tirtajaya, nyaris roboh dan sudah tidak layak huni, Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh langsung memperintahkan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) untuk segera membangunkan Rulahu (Rumah Layak Huni).
Hal ini diketahui saat Bupati Aep meresmikan pembangunan Rulahu yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan bersama Ketua Apindo Karawang, H. Abdul Syukur, pada Kamis (15/1/2026) kemarin.
Setelah meresmikan Rulahu salah seorang lansia di Kampung Cerewet tersebut, Bupati Aep melihat masih ada satu rumah warga yang sudah tidak layak huni. Sontak Bupati Aep menawarkan Rulahu kepada warga pemilik gubuk reot tersebut.
“Ibu mau, mau dibangun?, besok saya bangun (bangunkan Rulahu),” tutur Bupati Aep, yang langsung disambut riuh tepuk tangan warga.
“Alhamdulillah…,” jawab si ibu pemilik gubuk reot yang terlihat isak tangisnya langsung pecah.
Diberitakan sebelumnya, dalam massa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Aep-Maslani, sesuai RPJMD Pemkab Karawang menargetkan 12.500 unit pembangunan Rumah Layak Huni (Rulahu) dalam jangka waktu selama 5 tahun.
Sementara di tahun 2025, sebanyak 2.249 Rulahu dibangun pemkab melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Karawang. Dan pembangunan Rulahu ini diluar kolaborasi dengan Apindo Karawang yang memanfaatkan anggaran CSR perusahaan.
Sementara, Ketua Apindo Karawang, H. Abdul Syukur menyampaikan, bahwa pembangunan Rulahu seorang lansia di Kampung Cerewet merupakan bukti nyata kepedulian dunia usaha terhadap kesejahteraan sosial masyarakat.
Pembangunan rutilahu ini diharapkan menjadi pemantik bagi sektor industri lainnya untuk terus berkontribusi dalam memanusiakan hunian warga prasejahtera di seluruh penjuru Kabupaten Karawang.
“Melihat air mata bahagia dari ibu tadi adalah bayaran yang jauh lebih berharga dari sekadar nilai material bangunan ini. Kami ingin memastikan tidak ada lagi warga Karawang yang harus tidur dengan rasa was-was di rumahnya sendiri,” kata Abdul Syukur.***










