Rabu, April 15, 2026
spot_img

Waspada! Kasus Penipuan Online di Bekasi Tinggi

BEKASI – Polres Metro Bekasi mencatat angka kasus penipuan online di Kabupaten Bekasi alami peningkatan.

Bahkan, jumlahnya mengalahkan laporan kasus kejahatan jalanan maupun pencurian sepeda motor (curanmor).

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polres Metro Bekasi, AKP Perida Apriani Sisera, menjelaskan, data terakhir hingga September 2025, Polres Metro Bekasi mencatat angka tertinggi ada pada perkara kekerasan anak dan perempuan sebanyak 52 laporan masuk di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Kemudian, penipuan online sebanyak 41 kasus yang dilaporkan ke Unit Kriminal Khusus (Krimsus).

“Pertama kasus berkaitan PPA, kedua penipuan online dan tiga kejahatan jalanan Curanmor,” katanya belum lama ini saat diwawancarai.

Untuk penipuan online, ia menyebutkan meski kerugiannya tak selalu besar yakni berkisar Rp 3 – Rp 10 juta, namun jumlah korbannya cukup banyak.

Berita Lainnya  Rumah Tahfidz Qur'an di Kota Bekasi Dibobol Maling, 2 Pelaku Ditangkap

Pola penipuan pun relatif seragam, berawal dari ajakan di media sosial berupa tawaran pekerjaan atau investasi kecil-kecilan hingga terjebak meminta transfer maupun buka link yang dapat menguras isi ATM.

“Awalnya dari ngobrol-ngobrol di medsos. Disuruh buka link, like, share barang, lalu diminta setor modal dengan iming-iming keuntungan berlipat,” ucapnya.

“Semakin lama, modal makin ditambah. Modusnya sederhana, tapi banyak yang tergiur,” imbuh Perida.

Hal tersebut kata Perida menggeser trend sebelumnya, yakni tingginya angka kejahatan jalanan dan pencurian sepeda motor (curanmor).

Berdasarkan data laporan kasus curanmor sekitar 37 kasus hingga September 2025.

Perida mengatakan saat ini pihaknya fokus pada edukasi terhadap kedua kasus tersebut, terutama pada kejahatan penipuan online.

Berita Lainnya  Dalam Pengaruh Alkohol, Pelaku Minta 'Jatprem' untuk Beli Miras, Polisi Amankan Tersangka Lain

Menurutnya, kondisi masyarakat di Kabupaten Bekasi berbeda dengan di Kota Bekasi.

“Mungkin karena kultur ya. Di kota, masyarakat lebih well educated, sehingga lebih sulit ditipu. Kalau di sini, masih banyak yang mudah percaya,” tambahnya.

Penanganan kasus penipuan online sendiri tak selalu mulus.

Polisi harus melalui proses panjang untuk melakukan pengungkapan, salah satunya dengan upaya memblokir rekening pelaku dari pengajuan ke bank hingga perizinan OJK.

“Bukan perkara mudah. Kita harus berhubungan dengan banyak pihak dulu,” ujarnya.

Di tengah kompleksitas kasus yang ditangani, AKP Perida menekankan pentingnya edukasi publik agar masyarakat tidak lagi menjadi korban.

Ia mengingatkan warga Bekasi untuk selalu menyalakan “mode waspada” saat berselancar di dunia maya.

Berita Lainnya  Pelaku Pembunuhan Pemilik Warem Ditangkap, Motif Sakit Hati karena Ditolak Bercinta

Waspadai setiap informasi keuangan yang masuk melalui media sosial, lakukan verifikasi dengan cek dan ricek, jangan mudah tergiur janji keuntungan besar, dan gunakan media sosial dengan bijak, karena tidak semua informasi benar.

“Kadang orang berpikir, ah coba saja. Padahal dari coba-coba itulah mereka akhirnya terjebak,” kata Perida.***

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Bahaya, Kasus Penipuan Online di Kabupaten Bekasi Sangat Tinggi, AKP Perida: Curanmor Sudah Kalah, https://wartakota.tribunnews.com/bekasi/871386/bahaya-kasus-penipuan-online-di-kabupaten-bekasi-sangat-tinggi-akp-perida-curanmor-sudah-kalah?page=2&s=paging_new.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Panggil Staf Legal Lippo Cikarang dan Pj Sekda Bekasi

JAKARTA - KPK kembali memanggil staf legal Lippo Cikarang, Ruri (RR), dalam perkara suap ijon proyek Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK). Ruri dipanggil...

Kasak-kusuk ke Kejati Jabar Soal Dugaan Ijon Pokir

KARAWANG - Kabar teranyar mengenai dugaan ijon pokir anggota DPRD Karawang mengerucut kepada informasi beberapa pihak yang sudah 'kasak-kusuk' berkomunikasi dengan penyidik Kejaksaan Tinggi...

Terima Uang Rp 2,94 Miliar, KPK Periksa Henri Lincoln

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi Henri Lincoln untuk mengonfirmasi penerimaan...

Pemborong Menjerit, Mau Nyari Untung Malah Buntung

KARAWANG - Mayoritas pengguna jasa (pemborong) yang mengerjakan proyek atau pekerjaan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang mulai menjerit. Hal ini...

Meski Sudah Jerat 2 Tersangka, Korupsi Ambulans RSUD Subang Kembali Dilaporkan

SUBANG – Langkah hukum baru diambil oleh dua praktisi hukum, Taufik H. Nasution, SH. MH. M.Kes dan Hugo S. Tambunan, SH.Mereka mendatangi Kejaksaan Negeri...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan