Minggu, Mei 31, 2026
spot_img

Waspada! Kasus Penipuan Online di Bekasi Tinggi

BEKASI – Polres Metro Bekasi mencatat angka kasus penipuan online di Kabupaten Bekasi alami peningkatan.

Bahkan, jumlahnya mengalahkan laporan kasus kejahatan jalanan maupun pencurian sepeda motor (curanmor).

Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polres Metro Bekasi, AKP Perida Apriani Sisera, menjelaskan, data terakhir hingga September 2025, Polres Metro Bekasi mencatat angka tertinggi ada pada perkara kekerasan anak dan perempuan sebanyak 52 laporan masuk di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Kemudian, penipuan online sebanyak 41 kasus yang dilaporkan ke Unit Kriminal Khusus (Krimsus).

“Pertama kasus berkaitan PPA, kedua penipuan online dan tiga kejahatan jalanan Curanmor,” katanya belum lama ini saat diwawancarai.

Untuk penipuan online, ia menyebutkan meski kerugiannya tak selalu besar yakni berkisar Rp 3 – Rp 10 juta, namun jumlah korbannya cukup banyak.

Berita Lainnya  Terjatuh ke Septic Tank, Curanmor di Purwakarta Tewas Diamuk Massa

Pola penipuan pun relatif seragam, berawal dari ajakan di media sosial berupa tawaran pekerjaan atau investasi kecil-kecilan hingga terjebak meminta transfer maupun buka link yang dapat menguras isi ATM.

“Awalnya dari ngobrol-ngobrol di medsos. Disuruh buka link, like, share barang, lalu diminta setor modal dengan iming-iming keuntungan berlipat,” ucapnya.

“Semakin lama, modal makin ditambah. Modusnya sederhana, tapi banyak yang tergiur,” imbuh Perida.

Hal tersebut kata Perida menggeser trend sebelumnya, yakni tingginya angka kejahatan jalanan dan pencurian sepeda motor (curanmor).

Berdasarkan data laporan kasus curanmor sekitar 37 kasus hingga September 2025.

Perida mengatakan saat ini pihaknya fokus pada edukasi terhadap kedua kasus tersebut, terutama pada kejahatan penipuan online.

Berita Lainnya  Rebutan Pacar, Pelajar SMP di Bekasi Tewas Ditusuk Usai Saling Tantang di Medsos

Menurutnya, kondisi masyarakat di Kabupaten Bekasi berbeda dengan di Kota Bekasi.

“Mungkin karena kultur ya. Di kota, masyarakat lebih well educated, sehingga lebih sulit ditipu. Kalau di sini, masih banyak yang mudah percaya,” tambahnya.

Penanganan kasus penipuan online sendiri tak selalu mulus.

Polisi harus melalui proses panjang untuk melakukan pengungkapan, salah satunya dengan upaya memblokir rekening pelaku dari pengajuan ke bank hingga perizinan OJK.

“Bukan perkara mudah. Kita harus berhubungan dengan banyak pihak dulu,” ujarnya.

Di tengah kompleksitas kasus yang ditangani, AKP Perida menekankan pentingnya edukasi publik agar masyarakat tidak lagi menjadi korban.

Ia mengingatkan warga Bekasi untuk selalu menyalakan “mode waspada” saat berselancar di dunia maya.

Berita Lainnya  Polda Jabar Bongkar Sidikat Penipuan Titik Proyek SPPG

Waspadai setiap informasi keuangan yang masuk melalui media sosial, lakukan verifikasi dengan cek dan ricek, jangan mudah tergiur janji keuntungan besar, dan gunakan media sosial dengan bijak, karena tidak semua informasi benar.

“Kadang orang berpikir, ah coba saja. Padahal dari coba-coba itulah mereka akhirnya terjebak,” kata Perida.***

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Bahaya, Kasus Penipuan Online di Kabupaten Bekasi Sangat Tinggi, AKP Perida: Curanmor Sudah Kalah, https://wartakota.tribunnews.com/bekasi/871386/bahaya-kasus-penipuan-online-di-kabupaten-bekasi-sangat-tinggi-akp-perida-curanmor-sudah-kalah?page=2&s=paging_new.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

KPK Bongkar ‘Politik Outsourching’ Bupati Pekalongan

JAKARTA - Modus 'politik outsourcing' Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq diungkap KPK. Fadia disebut memanfaatkan ketergantungan pekerjaan dari pegawai outsourcing untuk kepentingan politiknya. "Dari penyidikan...

Seorang Ibu Ketahuan Selundupkan Sabu ke dalam Lapas Karawang, ‘Barang Haram’ Dikemas Kondom dan Dimasukan ke Kemaluan

KARAWANG - Petugas Lapas Karawang kembali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang dibawa oleh keluarga warga binaan, Sabtu (30/5/2026). Ironisnya, hal tersebut dilakukan oleh...

Kasusnya Asli Ditangani Polisi, Tapi Video Viral Klarifikasi Ibu Santriwati Ternyata Hanya Konten

KARAWANG - Terkait video viral klarifikasi seorang ibu dari santriwati yang menjelaskan anaknya hamil karena mimpi dan karunia Allah, ternyata video viral tersebut hanya...

Jangan Ada Calon Siswa Titipan, KPK Terbitkan SE Larangan Gratifikasi di SPMB

JAKARTA - KPK menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)....

Viral Video Klarifikasi Ibu Santriwati di Pekalongan : ‘Anak Saya Hamil karena Mimpi dan Karunia Allah’

PEKALONGAN - Sebuah video viral memperlihatkan seorang ibu salah satu santriwati di Kabupaten Pekalongan yang menyebut jika kehamilan anaknya lantaran mimpi dan karunia Allah. Video...

Hukum

KPK Bongkar ‘Politik Outsourching’ Bupati Pekalongan

JAKARTA - Modus 'politik outsourcing' Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq diungkap KPK. Fadia disebut memanfaatkan ketergantungan pekerjaan dari pegawai outsourcing untuk kepentingan politiknya. "Dari penyidikan...

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan