Selasa, Juni 9, 2026
spot_img

Warga Desak Dedi Mulyadi Cabut Izin Pertambangan, H. Jenal Arifin : Ada Mekanisme yang Harus Ditempuh Lewat Pengadilan

Aksi demonstrasi warga Karawang Selatan di depan gerbang PT. Jui Shin Indonesia pada Kamis (17/4/2025) tak menemukan titik temu. Pasalnya, tidak ada satu pun perwakilan manajemen perusahaan yang merespon kedatangan massa aksi.

Sementara, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Jenal Aripin yang sempat berada ditengah-tengah massa aksi menyampaikan, bahwa aksi ini dilakukan warga Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru, khususnya warga Desa Tamansari.

Adapun tuntutannya, warga mendesak Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi untuk berani mencabut izin yang sudah terbit terkait aktivitas pertambangan di Karawang Selatan.

Berita Lainnya  Setiap RW di Kabupaten Bekasi Diwajibkan Miliki Bank Sampah

“Tuntutan kedua perbaikan infrastruktur, khususnya perbaikan Jembatan Cicangor yang terputus (ambruk),” tutur H. Jenal Aripin, saat dikonfirmasi Opiniplus.com.

Sebagai wakil rakyat, H. Jenal Aripin mengaku memiliki kewajiban untuk mengawal jalannya aksi demonstrasi warga tersebut.

Tetapi persoalannya, persoalan ini pernah digelar rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi IV DPRD Jabar. Yaitu dimana PT. Mas Putih Belitung- anak perusahaan PT. Jui Shin Indonesia mampu menunjukan izin pertambangan lengkap.

Berita Lainnya  Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Komnas PPLH Sampaikan 'Surat Cinta' kepada Bupati Karawang

Oleh karenanya, sambung H. Jenal, rekomendasi Komisi IV DPRD Jabar saat itu, persoalannya harus ditempuh melalui mekanisme jalur hukum lewat pengadilan.

“Harus diuji lagi di pengadilan. Sehingga tuntutan masyarakat mendapatkan kepastian hukum,” tandasnya.***

Catatan Redaksi: Artikel ini ditayangkan secara otomatis. Validitas dan isi sepenuhnya tanggung jawab redaksi opiniplus.com dan dapat mengalami pembaruan..
Bagikan Artikel>>

Berita Lainnya

#Tag Populer

Top News

Studi PUSTAKA Sebut ‘Video Viral LGBT’ di THM Karawang Bisa Dijerat Pidana Kesusilaan

KARAWANG - Beredarnya video viral yang diduga memperlihatkan aktivitas komunitas LGBT di salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Karawang, perlu ditindaklanjuti secara...

Desak ‘THM Sarang Maksiat’ Ditutup Total, Santri Pondok Pesantren Bakal Kepung Kantor Bupati Karawang

KARAWANG - Jamiyyah Nahdatul Ulama (JNU) mendesak agar Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh segera menutup total Tempat Hiburan Malam (THM) yang diduga menjadi sarang...

Proyek SPPG Mandek, Investor di Sukabumi Merugi Rp 218 Miliar

SUKABUMI - Munjayin, investor asal Cikiray, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengaku rugi Rp 218 miliar dalam proyek pengambilalihan 97 dapur khusus Satuan...

Soal Kontroversi ‘Map Bertuliskan Bupati Karawang’ di Rumah Eks Kepala BGN, Ternyata Hanya Dokumen Pengajuan Kekurangan SPPG

KARAWANG - Terkait kontroversi keberadaan 'map bertuliskan Bupati Karawang' di rumah eks Kepala BGN, Dadan Hindayana, saat dilakukan penggeledahan oleh Kejagung, Bupati Karawang, H....

Nama Dani Ramdan dan Iin Farihin Jadi Sorotan di Sidang Kasus Suap Ijon Proyek Ade Kunang

BANDUNG - Bukan hanya mantan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang terseret pusaran kasus suap ijon proyek di Pemkab Bekasi,  nama a nggota DPRD...

Hukum

CAPTURE

Berita Pilihan

spot_img

Peristiwa

spot_img
spot_img

Kriminal

spot_img
spot_img

Politik

spot_img
spot_img
- Advertisement -spot_img
spot_img

INDEKS

Pemerintahan

Pendidikan